Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang penuh makna spiritual dan sosial, Polres Lampung Utara menggelar kegiatan peringatan Nuzulul Quran yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama serta pemberian santunan kepada anak yatim. Kegiatan yang sarat nilai religius tersebut berlangsung khidmat di rumah dinas Kapolres Lampung Utara pada Jumat (13/3/2026).
Momentum peringatan turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW ini dimanfaatkan oleh jajaran Polres Lampung Utara sebagai sarana memperkuat nilai keimanan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., bersama para pejabat utama Polres Lampung Utara, personel kepolisian, Bhayangkari Polres Lampung Utara, serta puluhan anak yatim dari berbagai wilayah di Kabupaten Lampung Utara.
Momentum Ramadan Perkuat Nilai Keimanan
Peringatan Nuzulul Quran merupakan salah satu momen penting bagi umat Islam, khususnya di bulan Ramadan. Dalam tradisi keagamaan, Nuzulul Quran diperingati sebagai hari turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril di Gua Hira, yang kemudian menjadi awal dari diturunkannya kitab suci Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat manusia.
Melalui kegiatan ini, jajaran Polres Lampung Utara berharap agar nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dapat semakin tertanam dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya bagi anggota kepolisian tetapi juga masyarakat luas.
Suasana religius sangat terasa sejak awal acara dimulai. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan dengan penuh kekhusyukan oleh qari yang hadir dalam kegiatan tersebut. Lantunan ayat suci Al-Qur’an tersebut menciptakan suasana yang penuh ketenangan dan keharuan bagi seluruh peserta yang hadir.
Setelah pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan yang membahas makna dan hikmah Nuzulul Quran dalam kehidupan umat Islam, khususnya dalam membangun karakter yang jujur, disiplin, serta penuh kepedulian terhadap sesama.
Tausiyah Keagamaan Berisi Pesan Moral
Dalam tausiyah yang disampaikan pada kegiatan tersebut, penceramah mengingatkan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa Al-Qur’an tidak hanya dibaca, tetapi juga harus dipahami serta diamalkan dalam setiap aspek kehidupan.
Pesan tersebut dinilai sangat relevan dengan tugas dan tanggung jawab aparat kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Dengan menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman, diharapkan setiap personel kepolisian dapat menjalankan tugas dengan penuh kejujuran, tanggung jawab, serta menjunjung tinggi keadilan.
Tausiyah tersebut juga menekankan bahwa bulan Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi diri serta memperbaiki hubungan dengan Allah SWT maupun dengan sesama manusia.
Dalam kesempatan tersebut, para peserta diingatkan bahwa kepedulian sosial merupakan salah satu nilai penting dalam ajaran Islam. Melalui kepedulian terhadap anak yatim dan kaum yang membutuhkan, seseorang dapat memperoleh keberkahan serta meningkatkan kualitas keimanan.
Santunan Anak Yatim Wujud Kepedulian Sosial
Salah satu rangkaian utama dalam kegiatan tersebut adalah pemberian santunan kepada puluhan anak yatim yang hadir dalam acara tersebut. Santunan diberikan secara langsung oleh Kapolres Lampung Utara bersama jajaran pejabat utama serta Bhayangkari Polres Lampung Utara.
Anak-anak yatim yang hadir tampak bahagia menerima perhatian dan bantuan yang diberikan oleh jajaran kepolisian. Bagi mereka, kegiatan tersebut bukan hanya sekadar menerima santunan, tetapi juga merasakan kehangatan kebersamaan dan kasih sayang dari berbagai pihak.
Pemberian santunan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial Polres Lampung Utara terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian lebih.
Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, berbagai kegiatan berbagi memang kerap dilakukan oleh banyak pihak. Namun, bagi jajaran Polres Lampung Utara, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari komitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat.
Kepedulian sosial tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, sehingga tercipta sinergi yang baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Lampung Utara.
Pesan Kapolres Lampung Utara
Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan melalui Kasi Humas Polres Lampung Utara IPTU Herawati menyampaikan bahwa kegiatan peringatan Nuzulul Quran ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan seluruh personel kepolisian.
Menurutnya, bulan Ramadan merupakan waktu yang sangat tepat untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
“Melalui momentum Nuzulul Quran ini, kami berharap seluruh personel dapat semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta mempererat silaturahmi baik di lingkungan internal Polri maupun dengan masyarakat,” ujar IPTU Herawati mewakili Kapolres Lampung Utara.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan berbagi dengan anak yatim merupakan bentuk kepedulian sosial yang harus terus ditanamkan dalam setiap kegiatan kepolisian.
Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial.
“Semoga kegiatan ini dapat memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yatim serta membawa keberkahan bagi kita semua,” tambahnya.
Pererat Kebersamaan Internal Polres
Selain memiliki nilai religius dan sosial, kegiatan buka puasa bersama juga menjadi sarana mempererat kebersamaan di lingkungan internal Polres Lampung Utara.
Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, para personel kepolisian dapat saling berinteraksi dan memperkuat hubungan kerja yang harmonis. Hal ini dinilai penting untuk menjaga kekompakan dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian yang semakin kompleks.
Kebersamaan tersebut terlihat dari interaksi hangat antara para pejabat utama, personel kepolisian, serta anggota Bhayangkari yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Momentum Ramadan memang sering dimanfaatkan oleh berbagai instansi untuk meningkatkan solidaritas dan kebersamaan di lingkungan kerja. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan tercipta suasana kerja yang lebih harmonis serta penuh semangat kebersamaan.
Menanti Waktu Berbuka dengan Doa Bersama
Menjelang waktu berbuka puasa, seluruh peserta yang hadir mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama. Doa tersebut dipanjatkan sebagai ungkapan rasa syukur atas berbagai nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT.
Selain itu, doa juga dipanjatkan agar seluruh anggota Polri diberikan kekuatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Doa bersama tersebut juga menjadi momen refleksi bagi seluruh peserta untuk meningkatkan kualitas ibadah serta memperkuat keimanan di bulan Ramadan.
Ketika azan Magrib berkumandang, seluruh peserta kemudian berbuka puasa bersama dengan hidangan sederhana namun penuh makna kebersamaan.
Suasana Hangat dan Penuh Kebersamaan
Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa sepanjang kegiatan berlangsung. Anak-anak yatim yang hadir tampak menikmati kebersamaan bersama para anggota kepolisian dan Bhayangkari.
Kegiatan makan bersama setelah berbuka puasa semakin menambah suasana kekeluargaan dalam acara tersebut. Para peserta duduk bersama sambil menikmati hidangan yang telah disiapkan.
Bagi anak-anak yatim yang hadir, kegiatan tersebut menjadi pengalaman yang berkesan. Mereka tidak hanya menerima santunan, tetapi juga merasakan kebersamaan dengan keluarga besar Polres Lampung Utara.
Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa kepolisian tidak hanya hadir sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki kepedulian sosial tinggi.
Harapan untuk Masa Depan
Melalui kegiatan peringatan Nuzulul Quran yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama dan santunan anak yatim ini, Polres Lampung Utara berharap dapat terus menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta nilai-nilai religius di tengah masyarakat.
Kegiatan semacam ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menebarkan kebaikan, khususnya di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.
Bulan Ramadan memang menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat hubungan antara manusia dengan Tuhan, sekaligus mempererat hubungan antarsesama manusia.
Dengan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta nilai-nilai religius yang terus dijaga, diharapkan tercipta masyarakat yang lebih harmonis, damai, dan sejahtera.
Kegiatan peringatan Nuzulul Quran yang digelar oleh Polres Lampung Utara ini pun berlangsung dengan lancar hingga akhir acara. Seluruh peserta meninggalkan lokasi kegiatan dengan perasaan bahagia dan penuh rasa syukur.
Melalui kegiatan yang penuh makna ini, Polres Lampung Utara kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan tetapi juga dalam menebarkan nilai-nilai kebaikan dan kemanusiaan.
(Bidhumas Polres Lampung Utara / Gnotif






