GNOTIF.COM. Bandar Lampung – Menyambut bulan suci Ramadan hingga momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, Kepolisian Daerah (Polda) Lampung mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan hotline Polri 110 sebagai saluran cepat pelaporan dan permintaan bantuan kepolisian.
Imbauan tersebut disampaikan dalam Press Release Nomor: 67/II/HUM.6.1.1./2026/Bidhumas tertanggal Senin, 2 Maret 2026. Polda Lampung menegaskan, layanan hotline 110 dapat diakses secara gratis selama 24 jam penuh dan menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Ramadan dan Lebaran.
Layanan Gratis 24 Jam untuk Masyarakat
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, mengatakan bahwa layanan 110 disiapkan sebagai bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.
“Layanan 110 ini kami siapkan sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Jika membutuhkan bantuan kepolisian atau melihat potensi gangguan keamanan, jangan ragu segera hubungi 110,” ujar Yuni, Senin (2/3/2026).
Menurutnya, hotline 110 dapat diakses secara gratis dari telepon seluler maupun telepon rumah tanpa dipungut biaya. Layanan ini aktif selama 24 jam dan terintegrasi dengan satuan kepolisian terdekat di seluruh wilayah hukum Polda Lampung.
Dengan sistem yang terhubung langsung ke pusat kendali, setiap laporan yang masuk akan segera diteruskan ke personel di lapangan untuk ditindaklanjuti secara cepat dan terukur.
Siap Tindak Laporan Gangguan Kamtibmas
Yuni menjelaskan, layanan hotline 110 dapat digunakan untuk melaporkan berbagai kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Beberapa jenis laporan yang dapat disampaikan melalui hotline 110 antara lain:
- Tindak kriminal seperti pencurian, perampokan, dan penjambretan
- Balap liar dan aksi ugal-ugalan di jalan raya
- Tawuran atau perkelahian antar kelompok
- Kecelakaan lalu lintas
- Bencana alam dan situasi darurat lainnya
- Gangguan keamanan lingkungan
“Keamanan dan keselamatan masyarakat menjadi prioritas kami. Melalui layanan 110, kami berharap masyarakat bisa lebih aktif berpartisipasi menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif,” tegas Yuni.
Ia memastikan, seluruh personel kepolisian di wilayah Lampung telah disiagakan guna memberikan respons maksimal terhadap setiap laporan masyarakat, khususnya selama Ramadan dan menjelang arus mudik Lebaran.
Antisipasi Lonjakan Aktivitas Ramadan dan Lebaran
Ramadan dan Lebaran identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat, baik dalam kegiatan ibadah, sosial, maupun ekonomi. Peningkatan aktivitas tersebut juga berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas apabila tidak diantisipasi dengan baik.
Polda Lampung memprediksi adanya lonjakan mobilitas masyarakat menjelang Lebaran 2026, terutama pada masa arus mudik dan arus balik. Oleh karena itu, optimalisasi layanan hotline 110 menjadi bagian dari strategi pengamanan terpadu.
Layanan ini diharapkan mampu mempercepat koordinasi antara masyarakat dan aparat kepolisian, sehingga setiap potensi gangguan dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Respons Cepat dan Terukur
Menurut Yuni, setiap laporan yang masuk melalui hotline 110 akan diproses melalui sistem terintegrasi. Operator akan mencatat detail kejadian, lokasi, serta jenis bantuan yang dibutuhkan, kemudian meneruskannya ke satuan atau Polsek terdekat.
“Kami pastikan setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti. Personel di lapangan siap bergerak cepat sesuai prosedur yang berlaku,” ujarnya.
Respons cepat menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Dengan sistem pelaporan yang mudah diakses, masyarakat tidak perlu lagi datang langsung ke kantor polisi untuk melaporkan kejadian darurat.
Imbauan Gunakan Secara Bijak
Meski layanan 110 terbuka untuk umum, Yuni mengingatkan agar masyarakat menggunakan fasilitas tersebut secara bijak dan bertanggung jawab.
Ia menegaskan bahwa penyalahgunaan layanan, seperti laporan palsu atau iseng, dapat menghambat penanganan laporan yang benar-benar membutuhkan tindakan cepat.
“Kami mengimbau agar masyarakat tidak menyalahgunakan layanan ini untuk laporan palsu. Gunakan dengan bijak demi kepentingan bersama,” ucapnya.
Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menciptakan situasi yang aman dan tertib.
Kolaborasi Polisi dan Masyarakat
Yuni menekankan bahwa polisi tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Sinergi antara aparat keamanan dan warga menjadi kunci utama terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.
“Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh peran serta masyarakat. Dengan melapor melalui 110, masyarakat sudah ikut membantu tugas kepolisian,” katanya.
Ia berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pelaporan dini terhadap potensi gangguan keamanan. Semakin cepat laporan diterima, semakin cepat pula tindakan dapat dilakukan.
Meningkatkan Rasa Aman di Provinsi Lampung
Optimalisasi layanan hotline 110 diharapkan mampu meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di seluruh wilayah hukum Provinsi Lampung.
Polda Lampung berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, termasuk dalam hal penanganan laporan masyarakat.
“Layanan ini harus bisa mempercepat penanganan setiap kejadian yang membutuhkan kehadiran aparat kepolisian di lapangan,” tandas mantan Kapolres Metro tersebut.
Dengan adanya hotline 110 yang aktif selama 24 jam, masyarakat memiliki akses langsung untuk mendapatkan bantuan kepolisian kapan pun dibutuhkan. Hal ini menjadi langkah konkret Polda Lampung dalam memastikan keamanan tetap terjaga selama Ramadan dan Lebaran 2026.
Ajakan Bersama Jaga Kondusivitas
Menutup pernyataannya, Yuni kembali mengajak seluruh masyarakat Lampung untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah selama bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri.
Ia berharap Ramadan 1447 Hijriah dapat berlangsung dengan aman, damai, dan penuh keberkahan bagi seluruh warga.
“Mari kita jadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Jika ada hal yang mencurigakan atau membutuhkan bantuan, segera hubungi 110,” pungkasnya.
Dengan kolaborasi yang baik antara masyarakat dan aparat kepolisian, Polda Lampung optimistis situasi kamtibmas selama Ramadan dan Lebaran 2026 akan tetap aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah Provinsi Lampung.
(*)
Redaksi

