Afkrem, (Gnotif .com) – Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 763/SBA Pos Afkrem melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial dengan membantu masyarakat membersihkan kebun serta menanam bibit tanaman di Kampung Afkrem, Papua Barat. Kegiatan ini berlangsung penuh semangat kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat setempat.
Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Satgas Pamtas Yonif 763/SBA terhadap masyarakat yang berada di wilayah perbatasan Indonesia dan Papua Nugini. Selain menjalankan tugas utama menjaga keamanan wilayah perbatasan, prajurit TNI juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk dalam sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Melalui kegiatan pembersihan kebun dan penanaman bibit tanaman ini, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan lahan yang ada secara maksimal sehingga mampu menghasilkan sumber pangan yang bermanfaat bagi kebutuhan sehari-hari.
Kegiatan Dilaksanakan di Bulan Suci Ramadan
Kegiatan pembinaan teritorial ini dilaksanakan di tengah bulan suci Ramadan, yang merupakan bulan penuh berkah bagi umat Muslim. Meskipun para prajurit sedang menjalankan ibadah puasa, semangat untuk membantu masyarakat tidak sedikit pun berkurang.
Bagi prajurit Satgas Yonif 763/SBA, menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab yang harus dilaksanakan kapan pun dan dalam kondisi apa pun.
Para prajurit menegaskan bahwa puasa bukanlah alasan untuk berhenti melakukan kegiatan positif bersama masyarakat. Justru di bulan yang penuh berkah ini mereka ingin semakin mendekatkan diri dengan warga melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata.
“Di bulan Ramadan yang indah ini, puasa bukanlah sebuah alasan bagi prajurit untuk tidak melaksanakan kegiatan. Kami selalu hadir untuk masyarakat dimanapun, kapanpun, dalam keadaan apapun,” ujar salah satu personel Satgas Yonif 763/SBA Pos Afkrem.
Membersihkan Kebun Warga
Kegiatan pembinaan teritorial diawali dengan kerja bakti membersihkan kebun milik salah satu warga Kampung Afkrem. Kebun tersebut sebelumnya dipenuhi oleh rumput liar dan semak belukar sehingga perlu dibersihkan terlebih dahulu sebelum dapat ditanami berbagai tanaman.
Para prajurit bersama masyarakat setempat bekerja sama membersihkan lahan dengan menggunakan alat-alat sederhana seperti parang, cangkul, dan sabit.
Suasana gotong royong terlihat sangat kental selama kegiatan berlangsung. Prajurit TNI dan warga saling bahu membahu membersihkan kebun dengan penuh semangat dan kebersamaan.
Kerja sama seperti ini menjadi bukti nyata bahwa hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah perbatasan terjalin dengan baik dan harmonis.
Penanaman Bibit Tanaman
Setelah proses pembersihan kebun selesai dilakukan, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman berbagai bibit tanaman yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bibit yang ditanam merupakan tanaman yang nantinya dapat dipanen dan dijadikan bahan pangan bagi warga Kampung Afkrem. Tanaman tersebut dipilih karena mudah tumbuh serta memiliki nilai gizi yang baik untuk dikonsumsi.
Selain dimanfaatkan oleh masyarakat, hasil panen dari tanaman tersebut juga dapat digunakan oleh para prajurit yang bertugas di Pos Afkrem.
Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat tetapi juga memperkuat hubungan kebersamaan antara prajurit dan warga di wilayah tersebut.
Meningkatkan Ketahanan Pangan Masyarakat
Kegiatan penanaman bibit tanaman ini juga bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat di wilayah Kampung Afkrem.
Di daerah perbatasan, masyarakat sering menghadapi berbagai tantangan dalam memperoleh bahan pangan karena keterbatasan akses transportasi maupun sarana distribusi.
Oleh karena itu, pemanfaatan lahan kebun secara optimal menjadi salah satu solusi untuk memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat setempat.
Dengan menanam berbagai tanaman pangan di kebun warga, diharapkan masyarakat dapat memperoleh hasil panen yang dapat memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga.
Mempererat Hubungan TNI dan Masyarakat
Kegiatan pembinaan teritorial yang dilakukan oleh Satgas Yonif 763/SBA ini juga memiliki tujuan untuk mempererat hubungan antara prajurit TNI dengan masyarakat di wilayah perbatasan.
Kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra bagi warga dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Melalui kegiatan seperti kerja bakti, penanaman bibit, serta berbagai kegiatan sosial lainnya, prajurit TNI berupaya membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.
Hubungan yang baik antara TNI dan masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan lingkungan yang aman dan damai.
Antusiasme Warga Kampung Afkrem
Kegiatan yang dilakukan oleh Satgas Yonif 763/SBA mendapat sambutan positif dari masyarakat Kampung Afkrem.
Warga merasa sangat terbantu dengan kehadiran para prajurit yang secara sukarela membantu membersihkan kebun serta memberikan bibit tanaman.
Salah satu warga yang kebunnya menjadi lokasi kegiatan menyampaikan rasa terima kasih kepada para prajurit yang telah membantu mengolah lahannya.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat karena dapat meningkatkan hasil pertanian sekaligus mempererat hubungan antara warga dan aparat keamanan.
“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membantu membersihkan kebun dan menanam bibit. Semoga tanaman ini nantinya bisa memberikan hasil yang baik bagi kami,” ungkap salah satu warga.
Peran Satgas Pamtas dalam Pembinaan Teritorial
Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 763/SBA memiliki berbagai tugas selain menjaga keamanan wilayah perbatasan negara.
Salah satu tugas penting yang dijalankan oleh para prajurit adalah melaksanakan pembinaan teritorial yang bertujuan membantu masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan.
Pembinaan teritorial ini mencakup berbagai kegiatan seperti pembangunan infrastruktur sederhana, pelayanan kesehatan, pendidikan masyarakat, hingga kegiatan pertanian dan ketahanan pangan.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari kehadiran prajurit TNI di wilayah perbatasan.
Menjaga Keamanan dan Kedamaian di Papua Barat
Kegiatan sosial yang dilakukan oleh Satgas Yonif 763/SBA juga menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan kedamaian di wilayah Papua Barat.
Dengan menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat, potensi konflik maupun gangguan keamanan dapat diminimalisir.
Kehadiran prajurit yang aktif membantu masyarakat juga dapat meningkatkan rasa kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan.
Hal ini menjadi faktor penting dalam menciptakan stabilitas keamanan di wilayah perbatasan.
Komitmen Satgas Yonif 763/SBA
Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 763/SBA menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam berbagai situasi.
Prajurit tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan wilayah negara, tetapi juga berperan sebagai pelindung serta pengayom masyarakat.
Melalui berbagai kegiatan sosial dan pembinaan teritorial, para prajurit berupaya memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.
Harapan ke Depan
Dengan adanya kegiatan pembersihan kebun dan penanaman bibit tanaman ini, diharapkan masyarakat Kampung Afkrem dapat merasakan manfaat jangka panjang dari hasil panen yang diperoleh.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk lebih aktif memanfaatkan lahan pertanian yang tersedia di sekitar tempat tinggal mereka.
Selain itu, hubungan baik antara prajurit TNI dan masyarakat diharapkan dapat terus terjaga sehingga tercipta lingkungan yang aman dan harmonis.
Pengabdian Tanpa Batas
Kegiatan yang dilakukan oleh Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 763/SBA Pos Afkrem ini menjadi bukti nyata bahwa prajurit TNI selalu hadir untuk masyarakat di mana pun mereka bertugas.
Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi di wilayah perbatasan, para prajurit tetap menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan semangat pengabdian.
Melalui kerja sama dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat, diharapkan wilayah Papua Barat dapat terus berkembang menjadi daerah yang aman, damai, dan sejahtera.
Kegiatan pembinaan teritorial seperti ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini menjadi kekuatan utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Redaksi



