Lampung Utara, (Gnotif.com) — Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus dilakukan oleh jajaran Kepolisian Resor Lampung Utara melalui pendekatan humanis di tengah masyarakat. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan sambang yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Sungkai Utara di Desa Negeri Sakti, Kecamatan Sungkai Utara, Jumat (10/4/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh AIPTU Joni Barponi yang secara langsung menyambangi warga yang tengah menggelar resepsi pernikahan anak dari Alimin selaku penanggung jawab acara. Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya preventif guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.
Dalam suasana penuh keakraban, AIPTU Joni Barponi berinteraksi dengan warga serta memberikan pembinaan terkait pentingnya menjaga keamanan lingkungan. Ia menegaskan bahwa setiap kegiatan masyarakat, khususnya yang melibatkan banyak orang, harus tetap memperhatikan aspek keamanan dan mematuhi aturan yang berlaku.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan himbauan kepada sohibul hajat agar melengkapi izin keramaian sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal ini dinilai penting untuk memastikan kegiatan dapat berlangsung dengan tertib serta mendapatkan pengawasan yang memadai dari pihak berwenang.
“Kami mengingatkan kepada masyarakat, khususnya yang menggelar acara besar seperti pernikahan, agar melengkapi izin keramaian. Ini penting untuk menjaga ketertiban serta mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Selain itu, Bhabinkamtibmas juga menekankan pentingnya mematuhi peraturan terkait pelaksanaan hiburan dalam acara tersebut. Ia menegaskan bahwa hiburan seperti elektone atau orgen tunggal tidak diperbolehkan berlangsung hingga malam hari.
Menurutnya, pelaksanaan hiburan harus dibatasi hanya sampai pukul 17.00 WIB sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pembatasan ini bertujuan untuk menjaga kenyamanan masyarakat sekitar serta mencegah potensi gangguan kamtibmas.
“Kami juga mengingatkan bahwa hiburan orgen tunggal hanya diperbolehkan sampai pukul 17.00 WIB. Hal ini untuk menjaga ketertiban dan menghindari gangguan terhadap warga sekitar,” tambahnya.
Lebih lanjut, AIPTU Joni Barponi juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Ia menegaskan bahwa keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.
Dengan adanya kerja sama yang baik antara masyarakat dan kepolisian, diharapkan situasi kamtibmas dapat terus terjaga. Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar.
Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat mendapat sambutan positif dari warga. Mereka merasa lebih tenang dan terbantu dengan adanya arahan serta pembinaan yang diberikan.
Salah satu warga yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasinya kepada pihak kepolisian. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan.
“Kami merasa senang dengan kehadiran Bhabinkamtibmas. Selain memberikan rasa aman, beliau juga memberikan arahan yang sangat berguna bagi kami,” ungkapnya.
Kegiatan sambang ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari program Polri yang mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan cara ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat dapat semakin erat.
Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyampaikan bahwa kegiatan sambang yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas merupakan langkah strategis dalam menjaga situasi kamtibmas.
“Kami terus mengedepankan pendekatan humanis melalui kegiatan sambang dan himbauan kepada masyarakat. Hal ini penting untuk memastikan setiap kegiatan masyarakat berjalan sesuai aturan serta mencegah potensi gangguan kamtibmas,” ujar IPTU Herawati.
Ia menambahkan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang memberikan solusi dan pembinaan.
“Kami berharap kehadiran Bhabinkamtibmas dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, kita dapat menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” tambahnya.
Lebih lanjut, IPTU Herawati menjelaskan bahwa kegiatan sambang juga menjadi sarana untuk menyerap aspirasi masyarakat. Melalui interaksi langsung, Bhabinkamtibmas dapat mengetahui berbagai permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat.
Dengan demikian, setiap permasalahan dapat segera ditangani secara cepat dan tepat. Hal ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.
Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa Polri tidak hanya berperan dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam memberikan pembinaan dan pelayanan kepada masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan yang berarti selama pelaksanaan acara.
Hal ini menunjukkan bahwa dengan adanya kerja sama yang baik antara masyarakat dan aparat kepolisian, setiap kegiatan dapat berjalan dengan lancar.
Polres Lampung Utara menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan preventif. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Ke depan, kegiatan sambang seperti ini akan terus ditingkatkan dan dilakukan secara rutin di berbagai wilayah. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat.
Dengan pendekatan yang humanis dan komunikatif, diharapkan masyarakat semakin terbuka dan mau bekerja sama dengan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan.
Kegiatan ini juga menjadi contoh bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Melalui kebersamaan dan kepedulian, diharapkan wilayah Lampung Utara dapat terus menjadi daerah yang aman, nyaman, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat.
Dengan komitmen yang kuat dari semua pihak, keamanan dan ketertiban bukan lagi menjadi hal yang sulit untuk diwujudkan, melainkan menjadi budaya yang terus dijaga bersama.
(*)
Redaksi


