Danrem 051/Wkt Didampingi Dandim 0507/Bekasi Meninjau Lokasi Pengolahan Sampah Bantargebang

Bekasi, (Gnotif.com) – Komandan Korem 051/Wijayakarta (Danrem 051/Wkt) Brigjen TNI Nugroho Imam Santoso, S.E., M.M., didampingi Komandan Kodim 0507/Bekasi Kolonel Arm Krisrantau Hermawan, S.H., M.I.Pol., melaksanakan peninjauan langsung ke lokasi pengolahan sampah di Unit Pengolahan Sampah Terpadu (UPST) Bantargebang yang berlokasi di RT 001/005, Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan peninjauan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah di bidang lingkungan hidup, khususnya dalam mengatasi persoalan sampah yang hingga kini masih menjadi tantangan besar di berbagai wilayah, terutama kawasan perkotaan seperti Bekasi dan DKI Jakarta.

Dalam kunjungannya, Danrem 051/Wkt bersama Dandim 0507/Bekasi meninjau langsung sejumlah titik pengolahan sampah di kawasan UPST Bantargebang. Mereka melihat secara langsung proses pengelolaan sampah mulai dari tahap pengumpulan, pemilahan, hingga pengolahan akhir yang dilakukan oleh para petugas di lapangan.

Peninjauan ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran nyata mengenai kondisi sistem pengelolaan sampah di lapangan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi serta merumuskan langkah-langkah strategis guna meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di kawasan tersebut.

Brigjen TNI Nugroho Imam Santoso dalam keterangannya menegaskan bahwa permasalahan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kerja sama lintas sektor. Ia menilai bahwa tanpa adanya sinergi antara berbagai pihak, upaya penanganan sampah tidak akan berjalan optimal.

“Permasalahan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita semua. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan solusi pengelolaan sampah yang berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi yang baik antara berbagai pihak akan menjadi kunci utama dalam mengatasi persoalan sampah yang semakin kompleks. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah konkret yang melibatkan semua elemen, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, hingga masyarakat.

Danrem juga menekankan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup bersih dan sehat, termasuk dengan tidak membuang sampah sembarangan serta melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah.

Sementara itu, Dandim 0507/Bekasi Kolonel Arm Krisrantau Hermawan menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung berbagai upaya dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia menegaskan bahwa Kodim 0507/Bekasi akan terus berperan aktif melalui kegiatan teritorial yang melibatkan masyarakat secara langsung.

“Kami siap mendukung setiap upaya yang dilakukan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Melalui kegiatan teritorial, kami akan terus mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, baik melalui kerja bakti, sosialisasi, maupun kegiatan lainnya,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengelolaan sampah. Tanpa adanya partisipasi aktif dari masyarakat, berbagai program yang telah dirancang tidak akan berjalan secara maksimal.

UPST Bantargebang merupakan salah satu fasilitas pengolahan sampah terbesar di Indonesia yang memiliki peran vital dalam menangani sampah dari wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Setiap harinya, ribuan ton sampah diangkut ke lokasi ini untuk diolah.

Besarnya volume sampah yang masuk ke UPST Bantargebang menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaannya. Oleh karena itu, diperlukan sistem yang efektif dan efisien agar dampak negatif terhadap lingkungan dapat diminimalisir.

Dalam peninjauan tersebut, Danrem dan Dandim juga berdialog dengan para petugas di lapangan untuk mendengarkan secara langsung berbagai permasalahan yang dihadapi. Mereka mendapatkan berbagai masukan terkait kondisi fasilitas, kebutuhan alat, serta tantangan operasional sehari-hari.

Selain itu, mereka juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan sampah. Dengan penerapan teknologi yang tepat, proses pengolahan sampah dapat dilakukan dengan lebih cepat, efisien, dan ramah lingkungan.

Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk memperkuat koordinasi antara TNI dan instansi terkait, termasuk pemerintah daerah dan pengelola UPST Bantargebang. Dengan komunikasi yang baik, diharapkan berbagai permasalahan dapat diselesaikan secara bersama-sama.

Danrem 051/Wkt menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen untuk mendukung program-program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan lingkungan hidup. Ia berharap, melalui sinergi yang kuat, permasalahan sampah dapat diatasi secara bertahap.

“Kami dari TNI siap membantu pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Ini merupakan bagian dari tanggung jawab kita bersama untuk menjaga keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang,” tambahnya.

Kegiatan peninjauan ini juga menjadi bukti nyata bahwa TNI tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara, tetapi juga turut berkontribusi dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk dalam bidang lingkungan hidup.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan akan terbangun kerja sama yang lebih kuat antara Korem 051/Wijayakarta, Kodim 0507/Bekasi, serta instansi terkait lainnya dalam mengatasi persoalan sampah, khususnya di wilayah Bantargebang.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan permasalahan sampah dapat ditangani secara lebih efektif.

Dalam jangka panjang, upaya pengelolaan sampah yang baik akan memberikan dampak positif bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Lingkungan yang bersih akan menciptakan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat.

Oleh karena itu, diperlukan komitmen yang kuat dari seluruh pihak untuk terus menjaga kebersihan lingkungan. Setiap individu memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.

Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam mengatasi persoalan sampah. Dengan kerja sama yang baik, berbagai tantangan yang ada dapat diatasi secara bersama-sama.

Danrem 051/Wkt bersama Dandim 0507/Bekasi berharap, melalui kegiatan ini, akan muncul berbagai inovasi dan solusi baru dalam pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Ke depan, berbagai program kolaboratif diharapkan dapat terus dikembangkan, baik dalam bentuk edukasi, aksi nyata di lapangan, maupun pengembangan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan, diharapkan wilayah Bantargebang dapat menjadi contoh dalam pengelolaan sampah yang baik di Indonesia.

Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Dengan langkah kecil yang dilakukan secara konsisten, perubahan besar dapat terwujud.

Melalui komitmen yang kuat dan kerja sama yang solid, diharapkan Indonesia dapat menjadi negara yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan di masa depan.

(Penrem 051/WKT)

Redaksi