Sragen, (Gnotif.com) – Suasana penuh kebahagiaan dan rasa syukur menyelimuti pelaksanaan acara Ngunduh Mantu pasangan Rosman Tantu, S.Pd dan Rahmawati, S.Pd yang digelar pada Selasa, 7 April 2026 di Dukuh Mororejo, RT 03 RW 01, Desa Jatibatur, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Acara yang berlangsung di kediaman mempelai laki-laki ini digelar dengan penuh khidmat, diawali dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim serta salam pembuka Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas terselenggaranya pernikahan kedua mempelai.
Ngunduh Mantu merupakan bagian penting dalam rangkaian adat pernikahan Jawa yang sarat akan nilai-nilai budaya, kekeluargaan, serta spiritualitas. Dalam kesempatan ini, keluarga besar mempelai laki-laki secara resmi menyambut dan menerima mempelai perempuan sebagai bagian dari keluarga mereka.
Momentum Sakral Penuh Makna
Rosman Tantu, S.Pd yang merupakan putra kedua dari Bapak Sugiyo dan Ibu Mulyati, S.Pd. AUD, resmi mempersunting Rahmawati, S.Pd, puteri kedua dari Bapak almarhum Sularyo dan Ibu Jaini.
Pernikahan ini tidak hanya menjadi momen penyatuan dua insan, tetapi juga penyatuan dua keluarga besar dalam ikatan silaturahmi yang semakin erat.
Keluarga besar kedua mempelai menyampaikan bahwa acara ini diselenggarakan dengan penuh rasa syukur serta harapan agar kedua mempelai dapat menjalani kehidupan rumah tangga yang harmonis, penuh cinta, serta keberkahan.
Doa-doa dipanjatkan agar pasangan ini dapat membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah serta menjadi teladan bagi masyarakat sekitar.
Tradisi Ngunduh Mantu dalam Budaya Jawa
Ngunduh Mantu merupakan tradisi yang memiliki makna mendalam dalam budaya Jawa. Tradisi ini biasanya dilaksanakan oleh pihak keluarga mempelai laki-laki sebagai bentuk penghormatan dan penerimaan terhadap mempelai perempuan.
Dalam tradisi ini, keluarga mempelai laki-laki mengundang kerabat, tetangga, serta masyarakat sekitar untuk hadir dan memberikan doa restu kepada kedua mempelai.
Selain sebagai ajang silaturahmi, Ngunduh Mantu juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan sosial antar masyarakat serta menjaga nilai-nilai kebersamaan.
Tradisi ini tetap dilestarikan hingga kini sebagai bagian dari warisan budaya yang memiliki nilai luhur.
Antusiasme dan Kehadiran Tamu
Acara Ngunduh Mantu ini dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari keluarga besar kedua mempelai, tetangga, sahabat, hingga tokoh masyarakat setempat.
Kehadiran para tamu undangan menjadi bentuk dukungan moral serta doa restu bagi kedua mempelai dalam memulai kehidupan baru mereka.
Para tamu disambut dengan penuh keramahan oleh keluarga mempelai laki-laki, menciptakan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan.
Tak sedikit tamu yang turut menyampaikan ucapan selamat serta harapan terbaik bagi pasangan pengantin.
Rangkaian Acara yang Khidmat dan Tertib
Rangkaian acara berlangsung dengan tertib dan penuh makna. Dimulai dari penyambutan tamu, dilanjutkan dengan doa bersama, hingga prosesi pemberian ucapan selamat kepada kedua mempelai.
Nuansa adat Jawa sangat terasa dalam setiap rangkaian acara, baik dari segi tata cara maupun dekorasi yang digunakan.
Hal ini memberikan kesan sakral sekaligus memperkaya nilai budaya dalam pelaksanaan acara tersebut.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti.
Peran Gotong Royong dalam Kesuksesan Acara
Kesuksesan acara ini tidak lepas dari peran serta masyarakat sekitar yang turut membantu dalam persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.
Semangat gotong royong terlihat jelas dalam setiap proses, mulai dari persiapan tempat, konsumsi, hingga penyambutan tamu.
Kebersamaan ini mencerminkan nilai luhur budaya Indonesia yang masih terjaga dengan baik di tengah masyarakat.
Melalui kerja sama yang solid, acara dapat berjalan dengan lancar dan sukses.
Suasana Aman dan Kondusif
Selama berlangsungnya acara, situasi tetap terjaga dengan aman dan kondusif. Hal ini menunjukkan kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban serta menghormati jalannya acara.
Kondisi yang aman ini memberikan kenyamanan bagi para tamu undangan dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Selain itu, koordinasi yang baik antara keluarga dan panitia turut berperan dalam menciptakan suasana yang tertib dan lancar.
Dengan demikian, acara Ngunduh Mantu ini dapat berlangsung dengan sukses dan meninggalkan kesan positif.
Harapan untuk Masa Depan
Keluarga besar kedua mempelai berharap agar Rosman Tantu dan Rahmawati dapat menjalani kehidupan rumah tangga dengan penuh kebahagiaan, saling pengertian, serta kasih sayang.
Doa dan harapan terus mengalir agar pasangan ini diberikan kesehatan, rezeki yang cukup, serta keturunan yang sholeh dan sholehah.
Pernikahan ini diharapkan menjadi awal dari perjalanan hidup yang penuh makna serta membawa kebaikan bagi keluarga dan lingkungan sekitar.
Keharmonisan dalam rumah tangga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.
Pelestarian Budaya Lokal
Pelaksanaan Ngunduh Mantu ini juga menjadi bentuk nyata pelestarian budaya lokal di tengah arus modernisasi.
Generasi muda diharapkan dapat terus menjaga dan melestarikan tradisi ini sebagai bagian dari identitas bangsa.
Budaya yang diwariskan oleh leluhur memiliki nilai-nilai luhur yang patut untuk terus dijaga dan dilestarikan.
Dengan demikian, tradisi Ngunduh Mantu dapat terus hidup dan berkembang di masa yang akan datang.
Penutup
Acara Ngunduh Mantu pasangan Rosman Tantu dan Rahmawati di Sragen ini berlangsung dengan sukses, khidmat, dan penuh kebahagiaan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen penting bagi kedua mempelai, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi bagi keluarga besar dan masyarakat.
Dengan suasana yang aman dan kondusif, acara ini meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh pihak yang hadir.
Semoga kebahagiaan yang dirasakan pada hari tersebut dapat terus berlanjut dalam kehidupan rumah tangga kedua mempelai.
#Gnotif.com #NgunduhMantu #Sragen #Pernikahan #BudayaJawa








