Polda Lampung Gelar Bakti Kesehatan Operasi Katarak dan Pterigium Gratis, Ini Jadwal Lengkapnya

LAMPUNG, (Gnotif.com) — Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polda Lampung melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) menggelar kegiatan bakti kesehatan berupa pelayanan operasi mata katarak dan pterigium secara gratis bagi masyarakat. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas penglihatan warga di Provinsi Lampung.

Kegiatan ini disampaikan dalam Press Release Nomor: 101/ IV / HUM.6.1.1./ 2026/ Bidhumas yang dirilis pada Kamis, 9 April 2026. Dalam rilis tersebut dijelaskan bahwa program ini terbuka untuk umum dan ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan mata namun mengalami keterbatasan biaya.

Pelaksanaan kegiatan akan dipusatkan di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Biddokkes Polda Lampung. Fasilitas kesehatan ini dipilih karena memiliki tenaga medis yang kompeten serta peralatan yang memadai untuk mendukung pelaksanaan operasi mata secara optimal dan aman.

Kabid Humas Polda Lampung, Yuni Iswandari, menyampaikan bahwa kegiatan bakti kesehatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Momentum ini dimanfaatkan oleh Polri untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat secara langsung.

“Melalui bakti kesehatan ini, Polda Lampung ingin memberikan akses layanan operasi mata secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan, sebagai wujud pengabdian Polri dalam momentum Hari Bhayangkara,” ujar Yuni Iswandari.

Ia menambahkan bahwa kesehatan mata merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang kualitas hidup seseorang. Gangguan penglihatan seperti katarak dan pterigium dapat berdampak signifikan terhadap aktivitas sehari-hari, baik dalam bekerja maupun dalam menjalani kehidupan sosial.

Katarak merupakan kondisi di mana lensa mata mengalami kekeruhan yang menyebabkan penglihatan menjadi kabur. Penyakit ini umumnya terjadi pada usia lanjut, namun juga dapat dialami oleh masyarakat usia produktif. Jika tidak segera ditangani, katarak dapat menyebabkan kebutaan permanen.

Sementara itu, pterigium adalah kondisi di mana terjadi pertumbuhan jaringan pada bagian putih mata yang dapat meluas hingga menutupi kornea. Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan penglihatan, iritasi, hingga rasa tidak nyaman pada mata.

Yuni menjelaskan bahwa masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan penanganan medis yang memadai akibat keterbatasan ekonomi. Oleh karena itu, melalui program ini, Polda Lampung berupaya memberikan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kami memahami bahwa tidak semua masyarakat memiliki kemampuan untuk menjalani operasi mata. Oleh karena itu, program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat,” katanya.

Adapun rangkaian kegiatan telah disusun secara terstruktur guna memastikan pelaksanaan berjalan dengan baik. Tahapan pertama adalah pendaftaran yang telah dibuka sejak 10 Februari 2026 dan akan berlangsung hingga 21 Mei 2026.

Pada tahap ini, masyarakat yang berminat dapat mendaftarkan diri melalui panitia yang telah ditunjuk. Pendaftaran ini bertujuan untuk mendata calon pasien serta mempersiapkan proses seleksi selanjutnya.

Tahapan berikutnya adalah skrining atau seleksi pasien yang akan dilaksanakan pada 21 hingga 22 Mei 2026. Dalam proses ini, tim medis akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi mata calon pasien untuk menentukan kelayakan tindakan operasi.

Skrining ini sangat penting untuk memastikan bahwa pasien dalam kondisi yang memungkinkan untuk menjalani operasi serta untuk menentukan jenis penanganan yang paling tepat sesuai dengan kondisi medis masing-masing pasien.

Puncak kegiatan akan dilaksanakan pada 6 Juni 2026, di mana operasi katarak dan pterigium akan dilakukan oleh tenaga medis profesional dari Biddokkes Polda Lampung. Seluruh proses operasi akan dilaksanakan sesuai dengan standar medis yang berlaku guna menjamin keselamatan pasien.

Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dipusatkan di RS Bhayangkara TK III Biddokkes Polda Lampung, sehingga memudahkan koordinasi dan pengawasan selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

Untuk mempermudah akses informasi dan pendaftaran, panitia telah menyediakan sejumlah kontak yang dapat dihubungi oleh masyarakat. Di antaranya adalah Romauli di nomor 081379201596, Endang Suhendra di nomor 081532403372, serta Ranty di nomor 082289781101.

Selain melalui kontak langsung, masyarakat juga dapat memperoleh informasi melalui media sosial resmi RS Bhayangkara Ruwajurai dan Biddokkes Polda Lampung. Informasi yang disampaikan melalui media sosial diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Yuni Iswandari juga mengimbau masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak maupun pterigium untuk segera memanfaatkan kesempatan ini. Ia menekankan bahwa program ini sepenuhnya gratis dan tidak dipungut biaya apapun.

“Kami mengajak masyarakat untuk segera mendaftar dan mengikuti tahapan skrining, sehingga bisa mendapatkan pelayanan operasi secara gratis,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tidak hanya dalam bidang keamanan, tetapi juga dalam bidang sosial dan kesehatan.

Program bakti kesehatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat. Dengan penglihatan yang lebih baik, masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih optimal, sehingga produktivitas dan kualitas hidup meningkat.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan mata. Deteksi dini terhadap gangguan penglihatan sangat penting untuk mencegah kondisi yang lebih serius di kemudian hari.

Polda Lampung melalui Biddokkes berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program kesehatan lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi kesempatan bagi Polri untuk menunjukkan dedikasi dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui berbagai kegiatan sosial, Polri berupaya memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan operasi katarak dan pterigium gratis ini menjadi salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut. Diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari program ini.

Polda Lampung juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan kegiatan ini agar dapat berjalan dengan lancar. Dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk memastikan keberhasilan program ini.

Pada akhirnya, keberhasilan kegiatan ini tidak hanya diukur dari jumlah pasien yang berhasil dioperasi, tetapi juga dari dampak positif yang dirasakan oleh masyarakat secara keseluruhan.

Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat yang sebelumnya mengalami keterbatasan dalam mengakses layanan kesehatan kini memiliki kesempatan untuk mendapatkan pengobatan yang layak.

Polri melalui Polda Lampung akan terus berupaya menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai institusi yang peduli dan responsif terhadap kebutuhan warga.

(*)

Redaksi