Berita

Breaking News

Polsek Gunung Agung Laksanakan Pengamanan Minggu Kasih Ibadah Gereja, Berikan Rasa Aman Saat Ibadah

Tulang Bawang Barat, (Gnotif.com) — Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, jajaran personel Polsek Gunung Agung, Polres Tulang Bawang Barat, Polda Lampung melaksanakan kegiatan pengamanan ibadah gereja dalam program “Minggu Kasih” di Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) yang berlokasi di Tiyuh Tunas Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Minggu (19/04/2026) pagi.

Kegiatan pengamanan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan rasa aman kepada umat Kristiani yang sedang melaksanakan ibadah Minggu. Dengan adanya pengamanan ini, diharapkan seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan dengan lancar, khusyuk, dan tanpa gangguan.

Sejak pagi hari, personel Polsek Gunung Agung telah hadir di lokasi untuk melakukan pengamanan di sekitar area gereja. Mereka melakukan penjagaan di pintu masuk, pengaturan parkir kendaraan jemaat, serta patroli di lingkungan sekitar guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Kehadiran aparat kepolisian ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga keamanan secara fisik, tetapi juga sebagai bentuk pendekatan humanis kepada masyarakat. Personel yang bertugas turut berinteraksi dengan jemaat, menyapa, serta membangun komunikasi yang baik guna menciptakan suasana yang lebih akrab dan harmonis.

Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K melalui Kapolsek Gunung Agung Iptu Amirudin, S.H menyampaikan bahwa kegiatan “Minggu Kasih” merupakan salah satu program strategis Polri yang bertujuan untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Menurutnya, program ini tidak hanya berfungsi sebagai upaya preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai sarana untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat serta memberikan pelayanan yang lebih responsif.

“Program Minggu Kasih ini adalah bagian dari upaya Polri untuk lebih dekat dengan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa setiap warga dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Selain itu, melalui kegiatan ini kami juga dapat menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung kepada masyarakat,” ujar Iptu Amirudin.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, personel Polsek Gunung Agung juga menyampaikan berbagai imbauan kamtibmas kepada jemaat gereja. Pesan-pesan yang disampaikan meliputi pentingnya menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan, serta menjaga kerukunan antarwarga.

Selain itu, jemaat juga diingatkan untuk tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar. Peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dinilai sangat penting untuk menciptakan situasi yang kondusif.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi juga tanggung jawab kita bersama. Dengan kerja sama yang baik, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” tambahnya.

Kegiatan “Minggu Kasih” ini juga menjadi wadah untuk memperkuat nilai-nilai toleransi antarumat beragama. Dalam masyarakat yang majemuk seperti di Kabupaten Tulang Bawang Barat, sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan menjadi kunci utama dalam menjaga keharmonisan.

Polsek Gunung Agung berkomitmen untuk terus menjaga keberagaman tersebut dengan memberikan pelayanan yang adil dan merata kepada seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang agama, suku, maupun budaya.

Kehadiran polisi dalam kegiatan ibadah ini mendapat sambutan positif dari jemaat GKMI Tunas Jaya. Mereka merasa lebih aman dan tenang dalam menjalankan ibadah karena adanya pengamanan dari pihak kepolisian.

Salah satu jemaat menyampaikan bahwa kehadiran polisi memberikan rasa nyaman dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum. “Kami sangat berterima kasih kepada pihak kepolisian yang telah menjaga keamanan selama ibadah. Dengan adanya pengamanan ini, kami merasa lebih tenang,” ungkapnya.

Program “Minggu Kasih” sendiri merupakan salah satu inovasi Polri dalam membangun komunikasi yang lebih efektif dengan masyarakat. Melalui program ini, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan keluhan, saran, maupun masukan secara langsung kepada pihak kepolisian.

Dengan komunikasi yang terbuka, diharapkan berbagai permasalahan yang ada di masyarakat dapat segera ditangani dengan cepat dan tepat. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kapolsek Gunung Agung menambahkan bahwa pihaknya akan terus melaksanakan kegiatan pengamanan seperti ini secara rutin, tidak hanya di gereja, tetapi juga di tempat-tempat ibadah lainnya.

“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat, baik dalam kegiatan keagamaan maupun kegiatan sosial lainnya. Ini adalah bentuk komitmen kami sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tegasnya.

Selain melakukan pengamanan, Polsek Gunung Agung juga terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) personelnya melalui berbagai pelatihan dan pembinaan. Hal ini bertujuan agar setiap anggota mampu menjalankan tugasnya secara profesional dan humanis.

Dalam era modern saat ini, Polri juga mulai memanfaatkan teknologi dalam mendukung tugas pengamanan, seperti penggunaan sistem pemantauan berbasis CCTV dan aplikasi pelaporan digital. Dengan teknologi tersebut, diharapkan respon terhadap kejadian dapat dilakukan dengan lebih cepat dan tepat.

Kegiatan pengamanan “Minggu Kasih” di GKMI Tunas Jaya ini berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga ibadah selesai. Tidak ditemukan adanya gangguan keamanan yang berarti selama kegiatan berlangsung.

Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari kerja sama yang baik antara pihak kepolisian, pengurus gereja, dan seluruh jemaat yang turut menjaga ketertiban selama ibadah berlangsung.

Situasi yang aman dan kondusif seperti ini diharapkan dapat terus dipertahankan, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan nyaman tanpa rasa khawatir.

Dalam jangka panjang, kondisi kamtibmas yang stabil juga akan memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah, baik di bidang ekonomi, sosial, maupun budaya.

Kapolsek Gunung Agung juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, serta menghindari segala bentuk konflik yang dapat merusak keharmonisan.

“Mari kita jaga bersama keamanan dan ketertiban di lingkungan kita. Dengan kebersamaan, kita dapat menciptakan suasana yang damai, harmonis, dan ia kondusif,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Polsek Gunung Agung akan terus meningkatkan patroli dan kegiatan preventif lainnya guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Selain itu, pihaknya juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan.

Program “Minggu Kasih” diharapkan dapat menjadi jembatan antara Polri dan masyarakat dalam membangun kepercayaan serta menciptakan sinergi yang kuat.

Dengan terjalinnya hubungan yang baik antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan setiap permasalahan dapat diselesaikan secara bersama-sama dengan pendekatan yang humanis.

Di akhir keterangannya, Kapolsek Gunung Agung menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.

“Kami berharap masyarakat merasa lebih didengar dan dilayani. Dengan adanya program ini, kami ingin membangun hubungan yang lebih erat dengan masyarakat, sehingga tercipta rasa saling percaya dalam menjaga keamanan bersama,” pungkasnya.

(humas_tubaba)

Redaksi Gnotif 

0 Comments

© Copyright 2022 - Gnotif