Lampung Utara, (Gnotif.com) — Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, personel Polsek Sungkai Selatan melaksanakan kegiatan himbauan serta silaturahmi pada acara resepsi pernikahan warga di Desa Way Isem, Kecamatan Sungkai Barat, Kabupaten Lampung Utara, Jumat (10/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, khususnya yang berkaitan dengan pelaksanaan hiburan orgen tunggal yang seringkali berlangsung hingga malam hari dan berpotensi menimbulkan kerawanan.
Dengan mengedepankan pendekatan humanis, aparat kepolisian hadir langsung di tengah masyarakat untuk memberikan pemahaman serta mengajak warga bersama-sama menjaga ketertiban selama berlangsungnya acara.
Pendekatan Persuasif di Tengah Masyarakat
Petugas yang terdiri dari Bhabinkamtibmas bersama personel Polsek Sungkai Selatan mendatangi langsung lokasi acara pernikahan anak dari Bapak Amir Mahmut.
Kehadiran aparat kepolisian ini tidak semata-mata untuk melakukan pengawasan, tetapi juga sebagai bentuk silaturahmi dan pendekatan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, petugas memberikan himbauan secara persuasif kepada sohibul hajat agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah dan pihak kepolisian.
Pendekatan yang dilakukan secara santun dan komunikatif ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tanpa menimbulkan kesan intimidatif.
Penegasan Aturan Batas Waktu Hiburan
Salah satu poin penting dalam himbauan yang disampaikan adalah terkait batas waktu pelaksanaan hiburan orgen tunggal. Petugas menegaskan bahwa hiburan hanya diperbolehkan hingga pukul 17.00 WIB.
Ketentuan ini mengacu pada Surat Edaran Bupati Lampung Utara serta rekomendasi izin keramaian yang dikeluarkan oleh pihak kepolisian.
Penegasan ini bertujuan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas yang sering terjadi pada malam hari, seperti keributan antar warga, gangguan kenyamanan lingkungan, hingga kemungkinan terjadinya tindak kriminal.
Dengan adanya batas waktu yang jelas, diharapkan masyarakat dapat tetap melaksanakan kegiatan dengan tertib tanpa mengganggu lingkungan sekitar.
Upaya Preventif untuk Menjaga Ketertiban
Kegiatan himbauan ini merupakan bentuk nyata dari upaya preventif yang dilakukan oleh Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Melalui pendekatan ini, diharapkan masyarakat dapat memahami pentingnya mematuhi aturan serta berperan aktif dalam menjaga lingkungan tetap aman.
Langkah preventif dinilai lebih efektif dalam mencegah terjadinya gangguan dibandingkan dengan tindakan penegakan hukum setelah pelanggaran terjadi.
Oleh karena itu, Polsek Sungkai Selatan terus mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap kegiatan yang dilakukan di tengah masyarakat.
Penyampaian Pesan Kamtibmas
Selain menegaskan batas waktu hiburan, petugas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat dan tokoh setempat.
Masyarakat diimbau untuk menjaga ketertiban selama acara berlangsung, menghindari konsumsi minuman keras yang dapat memicu keributan, serta menjaga hubungan baik antar warga.
Petugas juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu keamanan.
Dengan adanya kesadaran bersama, diharapkan situasi kamtibmas dapat tetap terjaga dengan baik.
Komitmen Polri dalam Pendekatan Humanis
Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Herawati menegaskan bahwa Polri terus mengedepankan langkah preventif dan humanis dalam menjaga keamanan di tengah masyarakat.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan, khususnya terkait batas waktu hiburan malam. Hal ini penting untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas seperti keributan, gangguan kenyamanan warga, hingga potensi tindak kriminal,” ujar IPTU Herawati.
Ia juga menambahkan bahwa jajaran Polres Lampung Utara akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap setiap kegiatan masyarakat guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Monitoring dan Pengawasan Berkelanjutan
Dalam menjaga stabilitas keamanan, kepolisian tidak hanya memberikan himbauan, tetapi juga melakukan monitoring secara langsung di lapangan.
Petugas tetap siaga untuk memantau perkembangan situasi selama berlangsungnya acara, sehingga apabila terjadi potensi gangguan dapat segera diantisipasi.
Monitoring ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Dengan pengawasan yang intensif, diharapkan setiap kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala.
Situasi Kondusif Selama Kegiatan
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi resepsi pernikahan terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Pihak keluarga serta masyarakat setempat menerima himbauan yang disampaikan oleh petugas dengan baik dan menunjukkan komitmen untuk mematuhi aturan yang berlaku.
Kondisi ini menunjukkan bahwa pendekatan persuasif yang dilakukan oleh kepolisian mampu membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ketertiban.
Sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat menjadi faktor utama dalam terciptanya situasi yang kondusif.
Peran Masyarakat dalam Menjaga Kamtibmas
Keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran aktif dari masyarakat.
Dengan adanya kesadaran bersama untuk mematuhi aturan, berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat diminimalisir.
Masyarakat diharapkan dapat terus bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan, termasuk dalam setiap kegiatan sosial.
Kolaborasi yang baik antara masyarakat dan aparat kepolisian menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
Penutup
Kegiatan himbauan yang dilakukan oleh Polsek Sungkai Selatan di Desa Way Isem merupakan langkah nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan persuasif.
Dengan penegasan batas waktu hiburan serta penyampaian pesan kamtibmas, diharapkan masyarakat dapat melaksanakan kegiatan dengan tertib tanpa mengganggu lingkungan sekitar.
Ke depan, diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif.
Melalui sinergi antara Polri dan masyarakat, keamanan dan ketertiban di wilayah Lampung Utara diharapkan dapat terus terjaga dengan baik demi terciptanya kehidupan yang harmonis dan damai.
(*)
Redaksi



0 Komentar