LAMPUNG, (Gnotif.com) – Upaya memperkuat integritas dan profesionalisme aparat penegak hukum terus dilakukan oleh institusi TNI dan Polri. Salah satunya melalui kegiatan sinergitas yang digelar oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Lampung bersama Polisi Militer (POM) TNI Raden Inten dalam suasana halal bihalal di bulan Syawal.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 10 April 2026 ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara kedua institusi, sekaligus memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan fungsi pengawasan internal. Tidak hanya sekadar silaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menyamakan persepsi terkait penegakan disiplin dan kode etik di lingkungan TNI-Polri.
Dalam keterangannya, Kabid Propam Polda Lampung, Kombes Pol Didik Priyo Sambodo, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam membangun sinergi yang lebih kuat antara TNI dan Polri.
“Pada siang menjelang sore ini, kami melaksanakan kegiatan sinergitas antara TNI dan Polri, sekaligus halal bihalal dalam suasana bulan Syawal untuk mempererat hubungan kedua institusi,” ujarnya.
Mempererat Hubungan dan Menyamakan Persepsi
Momentum halal bihalal yang identik dengan saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi dimanfaatkan secara maksimal oleh kedua institusi untuk memperkuat hubungan kerja. Dalam suasana penuh keakraban tersebut, dibangun komunikasi yang lebih terbuka dan konstruktif.
Menurut Kombes Didik, sinergi antara Propam Polri dan POM TNI sangat penting dalam menjaga disiplin internal. Kedua institusi memiliki peran yang sama dalam memastikan setiap personel menjalankan tugas sesuai dengan aturan dan kode etik yang berlaku.
Dengan adanya kesamaan persepsi, diharapkan tidak terjadi perbedaan pandangan dalam menangani pelanggaran yang melibatkan oknum dari kedua institusi.
Fokus pada Profesionalisme dan Integritas
Lebih lanjut, Kombes Didik menjelaskan bahwa sinergi yang dibangun difokuskan pada peningkatan profesionalisme dan integritas personel. Hal ini menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap TNI dan Polri.
Ia menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi pelanggaran disiplin maupun penyalahgunaan kewenangan. Setiap tindakan yang melanggar aturan harus ditindak secara tegas dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
“POM TNI dan Propam Polri berkomitmen menjaga soliditas. Penanganan pelanggaran akan dilakukan secara profesional dan proporsional sesuai kewenangan masing-masing,” tegasnya.
Komitmen ini menjadi bentuk keseriusan kedua institusi dalam menjaga citra serta wibawa aparat penegak hukum di mata masyarakat.
Keterlibatan Lintas Matra TNI
Kegiatan ini juga melibatkan perwakilan dari tiga matra TNI, yaitu TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara. Kehadiran perwakilan dari masing-masing matra menunjukkan bahwa sinergi yang dibangun bersifat menyeluruh dan tidak terbatas pada satu sektor saja.
Keterlibatan lintas matra ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam berbagai aspek, termasuk dalam penanganan kasus yang melibatkan personel TNI-Polri.
Dengan adanya kerja sama yang luas, setiap potensi pelanggaran dapat ditangani secara lebih efektif dan efisien.
Bentuk Kerja Sama yang Diperkuat
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah bentuk kerja sama konkret juga dibahas dan diperkuat. Di antaranya adalah pertukaran informasi terkait pelanggaran disiplin, koordinasi dalam penanganan kasus, serta pelaksanaan patroli dan razia gabungan.
Pertukaran informasi menjadi aspek penting dalam mendukung proses pengawasan. Dengan adanya akses informasi yang lebih luas, setiap indikasi pelanggaran dapat segera ditindaklanjuti.
Sementara itu, patroli dan razia gabungan menjadi langkah preventif yang efektif dalam mencegah terjadinya pelanggaran. Kegiatan ini juga memberikan pesan kuat bahwa TNI dan Polri bersatu dalam menjaga disiplin dan ketertiban.
Dukungan dari POM TNI
Danpomdam Raden Inten XXI, Kolonel CPM David Medion, menyambut baik kegiatan sinergitas tersebut. Ia menilai bahwa kegiatan ini memberikan manfaat besar dalam meningkatkan koordinasi serta efektivitas pelaksanaan tugas di lapangan.
“Kami dari TNI sangat mendukung kegiatan ini. Manfaatnya dapat mempererat hubungan, meningkatkan koordinasi, serta menyamakan persepsi langkah-langkah yang dilakukan di lapangan,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi yang kuat antara TNI dan Polri merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan di masyarakat.
Program Nasional yang Terintegrasi
Kolonel David juga mengungkapkan bahwa kegiatan serupa tidak hanya dilaksanakan di Lampung, tetapi juga dilakukan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia.
Program ini melibatkan berbagai institusi, seperti Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI, Divisi Propam Mabes Polri, Oditurat Jenderal, serta Kejaksaan Agung. Keterlibatan lintas lembaga ini menunjukkan adanya komitmen bersama dalam menjaga disiplin dan integritas aparat.
“Ini dilakukan secara serentak dan masif di berbagai daerah dengan tujuan menjaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban masyarakat agar dapat beraktivitas dengan baik,” jelasnya.
Dengan adanya program nasional ini, diharapkan tercipta standar yang sama dalam penegakan disiplin di seluruh wilayah Indonesia.
Dampak Positif bagi Masyarakat
Sinergi antara Propam Polri dan POM TNI tidak hanya berdampak pada internal institusi, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Dengan adanya pengawasan yang ketat, diharapkan setiap personel dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan profesional.
Masyarakat pun akan merasa lebih aman dan nyaman karena mengetahui bahwa aparat yang bertugas memiliki integritas yang tinggi.
Kepercayaan publik terhadap TNI dan Polri juga akan meningkat seiring dengan konsistensi dalam menegakkan disiplin dan hukum.
Menjaga Soliditas dan Kepercayaan Publik
Soliditas antara TNI dan Polri menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan nasional. Dengan adanya kerja sama yang baik, setiap potensi gangguan dapat diantisipasi dengan lebih cepat dan efektif.
Selain itu, soliditas juga menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik. Masyarakat akan lebih percaya kepada aparat yang menunjukkan kekompakan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Oleh karena itu, kegiatan seperti ini perlu terus dilakukan secara berkelanjutan.
Penutup
Kegiatan sinergitas antara Propam Polda Lampung dan POM TNI Raden Inten menjadi bukti nyata komitmen kedua institusi dalam menjaga disiplin dan integritas personel. Melalui kerja sama yang erat, diharapkan tidak ada lagi ruang bagi pelanggaran yang dapat merusak citra institusi.
Momentum halal bihalal di bulan Syawal ini tidak hanya mempererat hubungan, tetapi juga memperkuat tekad bersama untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Dengan sinergi yang solid antara TNI dan Polri, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dapat terus terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman dan nyaman.
Press Release Nomor: 104 / IV / HUM.6.1.1./ 2026/ Bidhumas.
Redaksi




