Berita

Breaking News

Sumpah Warga Binaan dan Pegawai Lapas Kotabumi Menggema, Teguhkan Komitmen Tanpa Narkoba, HP, dan Pungli

KOTABUMI, LAMPUNG UTARA, (Gnotif.com) – Komitmen kuat dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, tertib, dan berintegritas kembali ditegaskan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabumi dalam sebuah apel deklarasi yang berlangsung khidmat pada Kamis, 23 April 2026. Dalam momentum tersebut, sumpah dan ikrar bersama antara pegawai dan warga binaan menggema dengan penuh semangat, menandai tekad bersama untuk menolak segala bentuk penyimpangan di dalam lapas.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Kotabumi, Tomi Elyus, yang dengan tegas membacakan ikrar komitmen tanpa narkoba, handphone ilegal, dan pungutan liar (pungli). Seluruh peserta apel, baik petugas maupun warga binaan, mengikuti pembacaan ikrar dengan penuh kesadaran dan kesungguhan.

Apel deklarasi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari langkah konkret dalam memperkuat integritas dan profesionalisme di lingkungan pemasyarakatan, sekaligus mendukung program reformasi birokrasi yang terus digaungkan oleh pemerintah.

Ikrar Tegas dari Seluruh Petugas

Dalam suasana yang penuh khidmat, seluruh petugas pemasyarakatan dengan lantang mengucapkan ikrar untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di dalam lapas. Mereka juga menyatakan komitmen untuk menolak segala bentuk pungutan liar serta tidak memfasilitasi masuknya handphone ilegal.

Ikrar ini menjadi bentuk tanggung jawab moral sekaligus profesional sebagai aparatur negara yang memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lembaga pemasyarakatan.

Tidak hanya itu, para petugas juga menyatakan kesiapan untuk menerima sanksi apabila terbukti melanggar komitmen yang telah diucapkan. Hal ini menunjukkan bahwa integritas benar-benar dijadikan sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas.

Kalapas Tomi Elyus dalam arahannya menegaskan bahwa komitmen ini harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar ucapan. Ia juga mengingatkan bahwa setiap pelanggaran akan ditindak tegas sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sumpah Warga Binaan yang Menggetarkan

Momen paling mengharukan dalam kegiatan ini terjadi ketika warga binaan turut mengucapkan sumpah mereka. Dengan penuh kesadaran, mereka menyatakan komitmen untuk berperan aktif dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba di dalam lapas.

Suara lantang yang menggema di lapangan apel mencerminkan tekad yang kuat dari dalam diri mereka untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Mereka berjanji untuk tidak menggunakan handphone ilegal serta menolak segala bentuk pungutan liar, baik sebagai pemberi maupun penerima.

Lebih dari itu, warga binaan juga berkomitmen untuk mendukung seluruh program pembinaan yang diselenggarakan oleh pihak lapas. Mereka siap menaati tata tertib yang berlaku serta menerima konsekuensi apabila melanggar.

Sumpah ini menjadi simbol bahwa perubahan tidak hanya datang dari pihak petugas, tetapi juga tumbuh dari kesadaran individu warga binaan itu sendiri.

Simbol Perubahan dari Dalam

Sumpah yang diucapkan secara bersama-sama antara petugas dan warga binaan menjadi simbol perubahan yang diharapkan terjadi di dalam lingkungan lapas. Dalam sistem pemasyarakatan modern, warga binaan dipandang sebagai subjek yang memiliki peran aktif dalam proses pembinaan.

Perubahan yang berasal dari dalam diri dinilai lebih efektif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, keterlibatan warga binaan dalam deklarasi ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang lebih baik.

Suasana penuh semangat yang tercipta dalam apel deklarasi ini menunjukkan adanya tekad bersama untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dari praktik-praktik ilegal.

Lapas Kelas IIA Kotabumi pun membuktikan bahwa perubahan dapat dimulai dari komitmen bersama yang kuat.


Penandatanganan Komitmen Bersama

Setelah pembacaan ikrar, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama oleh Kalapas, seluruh pegawai, serta perwakilan warga binaan. Penandatanganan ini menjadi bukti nyata bahwa komitmen yang telah diucapkan akan dilaksanakan secara konsisten.

Dokumen komitmen tersebut diharapkan menjadi pengingat sekaligus pengikat moral bagi seluruh pihak untuk tetap menjaga integritas dalam setiap tindakan.

Penandatanganan ini juga mencerminkan kesatuan tekad antara petugas dan warga binaan dalam menciptakan lingkungan lapas yang lebih baik.

Rangkaian Kegiatan dalam HUT Pemasyarakatan ke-62

Kegiatan deklarasi ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemasyarakatan ke-62 yang diperingati dengan berbagai kegiatan positif dan bermanfaat.

Setelah apel deklarasi dan penandatanganan komitmen, kegiatan dilanjutkan dengan aksi donor darah yang melibatkan pegawai sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Donor darah ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan stok darah di fasilitas kesehatan.

Selain itu, pihak lapas juga membagikan perlengkapan kebersihan kepada warga binaan, seperti sabun mandi, sampo, dan deterjen. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan lapas.

Kegiatan juga dimeriahkan dengan pembagian hadiah lomba yang sebelumnya telah diselenggarakan dalam rangka HUT Pemasyarakatan. Berbagai perlombaan tersebut menjadi sarana hiburan sekaligus pembinaan mental bagi warga binaan.

Mewujudkan Lapas yang Humanis dan Berintegritas

Seluruh rangkaian kegiatan ini mencerminkan upaya Lapas Kelas IIA Kotabumi dalam membangun lingkungan pemasyarakatan yang tidak hanya aman dan tertib, tetapi juga humanis dan berorientasi pada pembinaan.

Pendekatan humanis menjadi kunci dalam menciptakan perubahan perilaku yang positif bagi warga binaan. Dengan memperhatikan kebutuhan dasar serta memberikan pembinaan yang tepat, diharapkan mereka dapat kembali ke masyarakat sebagai individu yang lebih baik.

Lingkungan yang bersih dari narkoba, handphone ilegal, dan pungutan liar akan mendukung terciptanya suasana yang kondusif bagi proses pembinaan.

Komitmen Berkelanjutan Menuju Perubahan

Lapas Kelas IIA Kotabumi terus menunjukkan komitmennya untuk melakukan pembenahan secara berkelanjutan. Deklarasi ini menjadi langkah awal yang harus dijaga dan ditingkatkan ke depannya.

Pihak lapas berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi serta meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan bagi warga binaan.

Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat, juga sangat dibutuhkan dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih baik.

Dengan kerja sama yang kuat, diharapkan berbagai program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan optimal.

Penutup

Sumpah yang menggema di Lapas Kelas IIA Kotabumi menjadi simbol harapan baru dalam dunia pemasyarakatan. Komitmen yang diucapkan bersama antara petugas dan warga binaan menunjukkan bahwa perubahan adalah sesuatu yang nyata dan dapat diwujudkan.

Melalui integritas, kedisiplinan, serta kebersamaan, Lapas Kotabumi membuktikan bahwa lingkungan pemasyarakatan yang bersih, tertib, dan berintegritas bukan sekadar wacana, tetapi sedang dibangun secara nyata.

Semangat ini diharapkan terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi lembaga pemasyarakatan lainnya dalam menciptakan sistem yang lebih baik di masa depan.

Reporter: Pariyo Saputra 

Redaksi Gnotif 

0 Comments

© Copyright 2022 - Gnotif