Berita

Breaking News

Bupati Lampung Utara Melepas Jamaah Calon Haji, 398 Jamaah Berangkat ke Tanah Suci

Kotabumi, (Gnotif.com) – Suasana haru, khidmat, dan penuh doa menyelimuti Gedung Serba Guna Islamic Center Kotabumi pada Minggu, 3 Mei 2026. Ratusan masyarakat, keluarga jamaah, serta jajaran pemerintah daerah berkumpul untuk menyaksikan momen sakral pelepasan Jamaah Calon Haji asal Kabupaten Lampung Utara yang akan berangkat menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi.

Sebanyak 398 Jamaah Calon Haji bersama enam orang petugas pendamping resmi diberangkatkan dalam kelompok terbang (kloter) 15. Keberangkatan ini menjadi momen yang sangat dinantikan oleh para jamaah, mengingat perjalanan ibadah haji merupakan panggilan suci yang tidak semua umat Muslim dapatkan setiap tahunnya.

Dalam rombongan tersebut, terdapat keberagaman usia yang mencerminkan semangat ibadah lintas generasi. Jamaah tertua tercatat atas nama Mursinu Thoni Abdul Rahman yang berusia 88 tahun, sementara jamaah termuda adalah M. Multazam Nabil Assyaf yang masih berusia 16 tahun.

Perbedaan usia ini menunjukkan bahwa semangat untuk menunaikan ibadah haji tidak mengenal batas, baik usia lanjut maupun generasi muda memiliki kesempatan yang sama untuk memenuhi panggilan Allah SWT.

Pelepasan Langsung oleh Bupati Lampung Utara

Pelepasan jamaah dilakukan secara langsung oleh Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., yang dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga, haru, dan doa terbaik bagi seluruh jamaah yang akan menunaikan ibadah haji.

Dalam pidatonya, Bupati menekankan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang tidak hanya membutuhkan kesiapan fisik, tetapi juga mental dan keikhlasan hati. Ia mengingatkan para jamaah agar memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Bapak dan ibu sekalian adalah orang-orang pilihan yang mendapat panggilan langsung dari Allah SWT. Gunakan kesempatan ini untuk memperbanyak ibadah, memperbaiki diri, dan memperkuat keimanan,” ujar Bupati.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Pesan Moral dan Tanggung Jawab Jamaah

Pada kesempatan tersebut, Bupati Lampung Utara juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh jamaah agar senantiasa menjaga nama baik daerah selama berada di Tanah Suci.

Menurutnya, para jamaah tidak hanya membawa nama pribadi dan keluarga, tetapi juga membawa identitas Kabupaten Lampung Utara sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

“Saya berpesan agar seluruh jamaah menjaga sikap, perilaku, dan tutur kata. Tunjukkan bahwa masyarakat Lampung Utara adalah masyarakat yang santun, disiplin, dan saling menghormati,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan dan saling tolong-menolong antar jamaah, mengingat ibadah haji dilakukan secara berjamaah dengan kondisi yang menuntut kesabaran dan kekompakan.

Doa dan Harapan untuk Kelancaran Ibadah

Dalam suasana yang penuh haru, Bupati turut memanjatkan doa agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.

Ia berharap para jamaah dapat melaksanakan setiap tahapan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta memperoleh predikat haji yang mabrur dan hajjah yang mabruroh.

“Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” ucapnya.

Doa tersebut disambut dengan penuh khidmat oleh para jamaah dan keluarga yang hadir, menambah suasana emosional dalam prosesi pelepasan.

Dukungan Pemerintah Daerah

Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara kembali memberikan subsidi pembiayaan ongkos transit daerah kepada seluruh Jamaah Calon Haji pada tahun 2026 ini.

Kebijakan ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah daerah dalam meringankan beban biaya yang harus ditanggung oleh jamaah. Selain itu, langkah ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap kelancaran pelaksanaan ibadah haji.

Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, baik dari sisi administrasi, kesehatan, maupun fasilitas pendukung lainnya.

Kehadiran Pejabat dan Forkopimda

Acara pelepasan jamaah haji ini turut dihadiri oleh berbagai unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lampung Utara. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan penuh terhadap pelaksanaan ibadah haji bagi masyarakat.

Turut hadir Wakil Bupati Lampung Utara Romli S.Kom., S.H., M.H., Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Lampung Utara Feryza Agung, Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Utara drg. Meri Farida Hamartoni, serta Ketua I TP-PKK Kabupaten Lampung Utara Vivi Yanti Romli.

Selain itu, hadir pula Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Gunaido Uthama, S.IP., M.H., serta jajaran Pemerintah Daerah lainnya yang turut memberikan dukungan moral kepada para jamaah.

Persiapan Jamaah Sebelum Keberangkatan

Sebelum diberangkatkan, para jamaah telah mengikuti berbagai tahapan persiapan, mulai dari bimbingan manasik haji, pemeriksaan kesehatan, hingga penyelesaian administrasi keberangkatan.

Manasik haji menjadi salah satu tahap penting yang memberikan pemahaman kepada jamaah mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji secara benar sesuai syariat Islam.

Selain itu, pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh jamaah dalam kondisi fit dan siap menjalani rangkaian ibadah yang cukup berat secara fisik.

Petugas pendamping haji yang berjumlah enam orang juga telah disiapkan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada jamaah selama berada di Tanah Suci.

Makna Ibadah Haji

Ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim yang mampu. Ibadah ini memiliki makna yang sangat mendalam, tidak hanya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan.

Dalam ibadah haji, seluruh jamaah mengenakan pakaian ihram yang sama, tanpa membedakan status sosial, ekonomi, maupun latar belakang. Hal ini mencerminkan nilai kesetaraan dan persaudaraan dalam Islam.

Melalui ibadah haji, jamaah juga diajarkan untuk bersabar, ikhlas, dan saling membantu satu sama lain dalam menjalani setiap rangkaian ibadah.

Harapan dan Doa Keluarga

Di balik keberangkatan para jamaah, terdapat keluarga yang dengan penuh haru melepas kepergian orang-orang tercinta. Doa dan harapan terus dipanjatkan agar para jamaah diberikan kelancaran dan keselamatan selama menjalankan ibadah.

Banyak keluarga yang hadir tampak menitikkan air mata, namun tetap memberikan semangat dan dukungan penuh kepada para jamaah.

“Kami sangat bangga dan bahagia. Semoga mereka diberikan kesehatan dan kembali dengan selamat,” ujar salah satu anggota keluarga jamaah.

Perjalanan Menuju Tanah Suci

Setelah prosesi pelepasan, para jamaah kemudian diberangkatkan menuju embarkasi untuk selanjutnya diterbangkan ke Arab Saudi. Perjalanan ini menjadi awal dari rangkaian ibadah yang akan dijalani selama beberapa minggu ke depan.

Selama di Tanah Suci, jamaah akan melaksanakan berbagai rangkaian ibadah seperti tawaf, sa’i, wukuf di Arafah, hingga lempar jumrah di Mina.

Setiap tahapan memiliki makna spiritual yang mendalam dan menjadi bagian penting dalam penyempurnaan ibadah haji.

Penutup

Pelepasan Jamaah Calon Haji Kabupaten Lampung Utara tahun 2026 menjadi momen yang penuh makna dan kebanggaan. Dukungan dari pemerintah daerah, keluarga, serta masyarakat menjadi faktor penting dalam kelancaran pelaksanaan ibadah haji.

Diharapkan seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, menjaga kesehatan, serta kembali ke tanah air dengan membawa predikat haji yang mabrur dan hajjah yang mabruroh.

Gnotif akan terus mengikuti perkembangan dan memberikan informasi terbaru terkait perjalanan jamaah haji asal Lampung Utara di Tanah Suci. (*)

Redaksi 

0 Comments

© Copyright 2022 - Gnotif