Kotabumi, Lampung Utara, (Gnotif.com) – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun pemerintahan yang terbuka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Hal tersebut terlihat saat Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si. menerima kunjungan Aliansi Masyarakat Pedagang Pasar di Rumah Jabatan Bupati Lampung Utara, Senin 11 Mei 2026.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh dialog tersebut menjadi wadah komunikasi langsung antara masyarakat dengan pemerintah daerah. Dalam kesempatan itu, para pedagang pasar menyampaikan berbagai aspirasi terkait kebijakan harga sewa kios pasar yang dinilai perlu dilakukan peninjauan kembali agar lebih sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat saat ini.
Kegiatan audiensi tersebut turut didampingi Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara Hendri, S.H., M.H. Kehadiran pemerintah daerah secara langsung dalam dialog tersebut menunjukkan keseriusan Pemkab Lampung Utara dalam mendengarkan keluhan serta masukan dari masyarakat, khususnya para pelaku usaha kecil yang menggantungkan kehidupan ekonomi mereka dari aktivitas perdagangan di pasar rakyat.
Aliansi Masyarakat yang hadir dalam pertemuan itu menyampaikan bahwa pasar rakyat memiliki peran penting dalam kehidupan ekonomi masyarakat. Selain menjadi pusat aktivitas perdagangan tradisional, pasar juga menjadi sumber penghasilan bagi banyak keluarga di Kabupaten Lampung Utara.
Dalam audiensi tersebut, para pedagang berharap pemerintah daerah dapat mengkaji ulang kebijakan harga sewa kios pasar agar lebih mempertimbangkan kemampuan ekonomi para pedagang kecil. Mereka menilai kondisi ekonomi yang masih mengalami berbagai tantangan membuat sebagian pedagang kesulitan memenuhi berbagai kebutuhan usaha, termasuk biaya operasional dan kewajiban sewa kios.
Salah satu perwakilan Aliansi Masyarakat menyampaikan bahwa para pedagang bukan menolak aturan pemerintah, melainkan berharap adanya kebijakan yang lebih bijaksana dan berpihak kepada masyarakat kecil.
“Kami memahami bahwa pemerintah memiliki aturan dalam pengelolaan pasar daerah. Namun kami berharap ada kebijakan yang dapat menyesuaikan dengan kondisi ekonomi para pedagang saat ini. Pasar rakyat adalah tempat kami mencari nafkah untuk keluarga,” ujar salah satu perwakilan pedagang dalam dialog tersebut.
Pertemuan berlangsung secara terbuka dan penuh rasa kekeluargaan. Para pedagang diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi di lapangan. Selain membahas persoalan harga sewa kios, para pedagang juga menyampaikan harapan terkait peningkatan fasilitas pasar, kebersihan lingkungan pasar, hingga penataan area perdagangan agar aktivitas jual beli semakin nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.
Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si. dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Utara selalu membuka ruang dialog bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
Menurut Bupati, komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat merupakan salah satu kunci penting dalam menciptakan kebijakan yang tepat sasaran dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
“Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menerima seluruh masukan yang disampaikan masyarakat. Semua aspirasi ini akan menjadi bahan evaluasi dan kajian lebih lanjut bersama dinas terkait,” kata Bupati Hamartoni Ahadis.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha kecil dan menengah yang menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah.
Namun demikian, Bupati juga menjelaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil harus tetap memperhatikan aturan yang berlaku serta mempertimbangkan keberlangsungan pengelolaan pasar daerah secara baik dan berkelanjutan.
“Pemerintah tentu ingin kebijakan yang diambil nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Tetapi di sisi lain, pengelolaan pasar daerah juga harus tetap berjalan dengan baik, tertib, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, semua akan dikaji secara matang,” lanjutnya.
Bupati Hamartoni Ahadis juga menilai bahwa pasar rakyat memiliki posisi strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Keberadaan pasar tradisional tidak hanya menjadi pusat transaksi ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi tempat tumbuhnya usaha kecil dan menengah yang berperan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi lokal.
Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya menjaga keberlangsungan pasar rakyat melalui berbagai program pembenahan dan peningkatan kualitas pengelolaan pasar.
Menurutnya, pasar tradisional harus mampu berkembang mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan fungsi utamanya sebagai pusat ekonomi kerakyatan. Pemerintah daerah ingin pasar rakyat tetap menjadi pilihan masyarakat karena mampu memberikan kenyamanan, keamanan, serta harga kebutuhan pokok yang terjangkau.
Dalam audiensi tersebut, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara Hendri, S.H., M.H. juga memberikan penjelasan terkait mekanisme pengelolaan pasar daerah serta kebijakan yang selama ini diterapkan pemerintah.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus melakukan evaluasi terhadap berbagai kebijakan yang berkaitan dengan pengelolaan pasar rakyat. Menurutnya, masukan dari para pedagang sangat penting sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan langkah kebijakan ke depan.
“Kami memahami apa yang menjadi harapan para pedagang. Pemerintah daerah tentu akan melakukan kajian dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kondisi ekonomi masyarakat dan keberlangsungan pengelolaan pasar daerah,” jelas Hendri.
Ia juga mengatakan bahwa Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara terus berupaya melakukan pembenahan di berbagai pasar daerah agar aktivitas perdagangan dapat berjalan lebih baik.
Beberapa program yang dilakukan antara lain peningkatan kebersihan lingkungan pasar, penataan area pedagang, pengawasan harga kebutuhan pokok, hingga upaya meningkatkan kenyamanan fasilitas umum di pasar rakyat.
Pasar rakyat sendiri hingga kini masih menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi terbesar di Kabupaten Lampung Utara. Setiap harinya, ribuan masyarakat datang ke pasar tradisional untuk melakukan transaksi jual beli berbagai kebutuhan pokok dan kebutuhan rumah tangga lainnya.
Selain menjadi pusat perdagangan, pasar rakyat juga memiliki nilai sosial yang tinggi karena menjadi tempat interaksi masyarakat dari berbagai kalangan.
Oleh sebab itu, menjaga keberadaan dan keberlangsungan pasar rakyat merupakan bagian penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat secara luas.
Dalam dialog tersebut, sejumlah pedagang juga mengungkapkan harapan agar pemerintah daerah dapat terus memperhatikan kondisi pedagang kecil di tengah perkembangan pasar modern dan perdagangan digital yang semakin berkembang.
Mereka berharap pasar tradisional tetap mendapatkan perhatian serius dari pemerintah agar mampu bersaing dan tetap menjadi pilihan utama masyarakat.
Para pedagang juga mengapresiasi langkah Bupati Lampung Utara yang bersedia menerima mereka secara langsung dan membuka ruang dialog secara terbuka.
Menurut mereka, sikap pemerintah yang mau mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung menjadi bentuk perhatian dan kepedulian terhadap kondisi masyarakat kecil.
“Kami merasa diperhatikan karena pemerintah mau mendengarkan langsung apa yang kami sampaikan. Kami berharap hasil dari pertemuan ini nantinya dapat memberikan solusi terbaik bagi para pedagang,” ujar salah satu pedagang yang hadir dalam audiensi tersebut.
Pertemuan itu menjadi salah satu contoh pendekatan dialogis yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat. Pemerintah memilih membuka ruang komunikasi dan musyawarah agar setiap kebijakan yang diambil dapat mempertimbangkan kepentingan seluruh pihak.
Langkah tersebut sejalan dengan semangat pemerintahan yang partisipatif, di mana masyarakat diberikan ruang untuk ikut menyampaikan pendapat dan masukan dalam proses pembangunan daerah.
Bupati Hamartoni Ahadis juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga suasana kondusif dan mendukung upaya pembangunan daerah, khususnya dalam sektor perdagangan dan ekonomi kerakyatan.
Ia menekankan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat.
“Pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat dalam membangun daerah. Aspirasi yang disampaikan masyarakat tentu menjadi bagian penting dalam proses pembangunan itu sendiri,” katanya.
Selain itu, Bupati juga berharap para pedagang dapat terus menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan pasar agar suasana pasar rakyat menjadi lebih nyaman bagi masyarakat.
Menurutnya, pasar yang bersih, tertata, dan aman akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan jumlah pengunjung serta pertumbuhan aktivitas ekonomi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara sendiri terus berkomitmen melakukan berbagai langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor ekonomi kerakyatan.
Pasar tradisional menjadi salah satu fokus perhatian pemerintah daerah karena memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat kecil dan menengah.
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan kualitas fasilitas pasar, penataan lingkungan perdagangan, serta penguatan sistem pengelolaan pasar agar lebih profesional dan berkelanjutan.
Melalui berbagai program tersebut, diharapkan pasar rakyat di Kabupaten Lampung Utara dapat berkembang menjadi pusat perdagangan yang lebih modern tanpa meninggalkan nilai-nilai ekonomi kerakyatan.
Audiensi antara Bupati Lampung Utara dan Aliansi Masyarakat Pedagang Pasar tersebut akhirnya ditutup dengan suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan.
Pemerintah daerah dan masyarakat sepakat untuk terus menjaga komunikasi serta koordinasi dalam mencari solusi terbaik terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya di sektor perdagangan pasar rakyat.
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Utara terus berupaya membangun pemerintahan yang terbuka, responsif, dan dekat dengan masyarakat.
Dengan adanya komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan setiap persoalan dapat diselesaikan secara musyawarah demi terciptanya pembangunan daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Lampung Utara.
Ke depan, masyarakat berharap sinergi antara pemerintah daerah dan para pedagang pasar dapat terus terjalin dengan baik sehingga pasar rakyat tetap menjadi pusat ekonomi masyarakat yang kuat, hidup, dan mampu berkembang di tengah tantangan zaman.
Melalui semangat kebersamaan dan dialog yang konstruktif, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara optimistis dapat terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat tanpa mengabaikan tata kelola pemerintahan yang baik dan berkelanjutan. (*)
Redaksi




0 Komentar