Berita

Breaking News

Ciptakan Rasa Aman, Polres Tulang Bawang Barat Terjunkan 42 Personel Amankan Ibadah Perayaan Kenaikan Isa Al-Masih

Tulang Bawang Barat, (Gnotif.com) – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani yang menjalankan ibadah Perayaan Kenaikan Isa Al-Masih tahun 2026, Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba) Polda Lampung bersama jajaran Polsek melaksanakan pengamanan secara menyeluruh di sejumlah gereja yang tersebar di wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Kamis (14/05/2026).

Pengamanan yang dilakukan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya pada momentum hari besar keagamaan. Sebanyak 42 personel diterjunkan untuk mengawal jalannya ibadah umat Kristiani agar berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif.

Perayaan Kenaikan Isa Al-Masih sendiri merupakan salah satu hari besar keagamaan umat Kristiani yang diperingati setiap tahun. Pada momen tersebut, umat Kristiani melaksanakan ibadah secara khidmat di gereja-gereja sebagai bentuk penghormatan dan penghayatan spiritual. Oleh sebab itu, kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan ibadah berjalan tanpa gangguan.

Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K., melalui Kabag Ops AKP Sainudin menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan pola pengamanan secara maksimal dengan menempatkan personel di berbagai titik strategis.

“Total ada 42 personel yang dilibatkan dalam pengamanan ibadah gereja Perayaan Kenaikan Isa Al-Masih tahun 2026. Pengamanan dilaksanakan secara terbuka maupun tertutup,” ujar AKP Sainudin.

Ia menjelaskan, puluhan personel tersebut disebar ke 26 titik gereja dan tempat ibadah yang melaksanakan rangkaian kegiatan Perayaan Kenaikan Isa Al-Masih di wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat. Mayoritas ibadah dilakukan pada pagi hari sehingga personel telah ditempatkan lebih awal sebelum kegiatan dimulai.

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan setiap jemaat dapat melaksanakan ibadah dengan aman dan nyaman tanpa adanya gangguan keamanan maupun potensi gangguan lainnya yang dapat menghambat jalannya kegiatan keagamaan.

Menurut AKP Sainudin, pengamanan yang dilakukan tidak hanya sekadar penjagaan di sekitar gereja, tetapi juga melibatkan berbagai tahapan pengamanan secara menyeluruh. Mulai dari sterilisasi lokasi sebelum ibadah berlangsung, patroli rutin di sekitar area gereja, penjagaan terbuka dan tertutup, hingga pengaturan arus lalu lintas.

“Pengamanan dilakukan secara maksimal, termasuk pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi ibadah agar kegiatan masyarakat tetap berjalan lancar dan tidak terjadi kemacetan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pola pengamanan berlapis tersebut merupakan bagian dari prosedur standar yang diterapkan kepolisian dalam setiap kegiatan masyarakat yang melibatkan banyak orang, terutama pada momentum hari besar keagamaan.

Selain menempatkan personel di lokasi gereja, aparat kepolisian juga melakukan patroli mobile di sejumlah ruas jalan dan kawasan permukiman guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa tenang bagi masyarakat sekaligus mencegah tindak kriminalitas.

Pengamanan ibadah hari besar keagamaan menjadi salah satu prioritas Polres Tulang Bawang Barat dalam menjaga kondusivitas wilayah. Kepolisian menyadari bahwa toleransi antarumat beragama harus dijaga dengan baik melalui sinergi bersama seluruh elemen masyarakat.

Selama pelaksanaan ibadah berlangsung, situasi di seluruh gereja terpantau aman dan kondusif. Para jemaat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk tanpa adanya gangguan berarti. Personel kepolisian yang bertugas tampak berjaga di pintu masuk gereja, mengatur arus kendaraan, hingga melakukan pemantauan di sekitar area ibadah.

Kehadiran aparat keamanan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat dan para jemaat gereja. Mereka mengaku merasa lebih tenang dan nyaman saat menjalankan ibadah karena adanya pengamanan dari pihak kepolisian.

Salah seorang jemaat mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada aparat kepolisian yang telah bekerja keras menjaga keamanan selama ibadah berlangsung.

“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya pengamanan dari polisi. Suasana ibadah menjadi lebih tenang dan nyaman. Terima kasih kepada Polres Tubaba yang sudah menjaga keamanan kami,” ujar salah satu jemaat usai mengikuti ibadah.

Selain fokus pada pengamanan fisik, personel kepolisian juga melakukan pendekatan humanis kepada masyarakat dan para jemaat. Sikap ramah dan humanis yang ditunjukkan aparat menjadi bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat.

AKP Sainudin juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing serta segera melapor apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

“Masyarakat dapat segera melapor melalui layanan kepolisian 110 atau petugas yang berjaga di lapangan. Sinergi antara aparat dan masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan pengamanan tidak hanya bergantung pada aparat keamanan semata, tetapi juga memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, kerja sama dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar sangat dibutuhkan.

Dalam momentum perayaan hari besar keagamaan seperti Kenaikan Isa Al-Masih, toleransi dan kerukunan antarumat beragama menjadi nilai penting yang harus terus dijaga bersama. Kabupaten Tulang Bawang Barat sendiri dikenal sebagai wilayah yang memiliki masyarakat majemuk dengan tingkat toleransi yang cukup baik.

Polres Tulang Bawang Barat berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik. Pengamanan kegiatan ibadah keagamaan merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri dalam menjaga keamanan masyarakat.

Selain melakukan pengamanan di gereja-gereja, jajaran Polres Tubaba juga melakukan koordinasi dengan pengurus gereja dan tokoh masyarakat setempat sebelum kegiatan berlangsung. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan sesuai rencana dan setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini.

Langkah preventif seperti sterilisasi area gereja juga menjadi bagian penting dalam sistem pengamanan. Personel melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi ibadah sebelum jemaat datang guna memastikan tidak ada benda mencurigakan maupun potensi ancaman lainnya.

Tak hanya itu, aparat kepolisian juga menempatkan personel lalu lintas di sejumlah titik guna mengatur kendaraan jemaat yang datang ke gereja. Dengan demikian, arus lalu lintas tetap berjalan tertib dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.

Pengamanan secara terbuka dilakukan melalui kehadiran personel berseragam di sekitar lokasi ibadah, sementara pengamanan tertutup dilakukan oleh petugas berpakaian sipil yang bertugas memantau situasi di lapangan. Pola pengamanan seperti ini dilakukan agar situasi keamanan dapat dipantau secara menyeluruh.

Kapolres Tubaba melalui Kabag Ops menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan wilayah, terutama pada kegiatan-kegiatan masyarakat yang melibatkan banyak orang.

“Kami ingin memastikan seluruh masyarakat dapat menjalankan aktivitas, termasuk kegiatan ibadah, dengan aman dan nyaman. Ini merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab kami sebagai aparat kepolisian,” ujar AKP Sainudin.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya suasana damai di tengah masyarakat. Menurutnya, keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan tanggung jawab bersama.

Momentum Perayaan Kenaikan Isa Al-Masih tahun ini di Kabupaten Tulang Bawang Barat berlangsung dengan penuh khidmat. Jemaat mengikuti ibadah dengan tertib, sementara aparat kepolisian terus bersiaga hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Dengan pengamanan yang optimal, situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat tetap terjaga aman dan kondusif. Keberhasilan pengamanan tersebut menjadi bukti sinergi yang baik antara aparat kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

Polres Tulang Bawang Barat berharap situasi harmonis dan kondusif seperti ini dapat terus dipertahankan dalam setiap momentum kegiatan masyarakat, khususnya perayaan hari besar keagamaan. Kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Di akhir keterangannya, AKP Sainudin kembali mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan kepedulian sosial demi terciptanya Kabupaten Tulang Bawang Barat yang aman, damai, dan harmonis.

“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan kerukunan di lingkungan masing-masing. Dengan kebersamaan, situasi kamtibmas yang aman dan kondusif akan terus terjaga,” pungkasnya.

(humas_tubaba)

Redaksi 

0 Komentar

© Copyright 2022 - Gnotif