LAMPUNG UTARA, (Gnotif.com) – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di daerah, Polres Lampung Utara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) penerimaan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Kamis (21/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Lampung Utara tersebut menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, sektor perbankan, dan Perum Bulog guna menciptakan sistem pertanian yang lebih sehat, produktif, dan berkelanjutan.
Rakor dipimpin langsung oleh Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan dan dihadiri oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH), Kepala Bank Rakyat Indonesia (BRI), Kepala Perum Bulog, para Pejabat Utama (PJU) Polres Lampung Utara, Kapolsek jajaran, Kanit Binmas, serta perwakilan kepala desa di wilayah Kabupaten Lampung Utara.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh peserta membahas langkah-langkah strategis dalam memberikan perlindungan kepada para petani jagung melalui akses pembiayaan yang mudah, aman, dan terjangkau dari perbankan Himbara.
Selain itu, rakor juga menitikberatkan pada upaya memastikan hasil panen para petani dapat terserap oleh Perum Bulog dengan harga yang layak sehingga kesejahteraan petani dapat terus meningkat.
Rakor tersebut mengusung tema “Melindungi Jagung Dari Jebakan Tengkulak Melalui Pembiayaan Oleh Himbara dan Penyerapan Jagung ke Perum Bulog.”
Tema tersebut menjadi cerminan keseriusan seluruh pihak dalam melindungi petani dari praktik ekonomi yang merugikan sekaligus memperkuat sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan nasional.
Petani Jagung Jadi Fokus Perhatian
Komoditas jagung menjadi salah satu sektor pertanian yang memiliki peranan penting dalam menjaga stabilitas pangan dan ekonomi masyarakat di Kabupaten Lampung Utara.
Selain menjadi bahan pangan, jagung juga menjadi kebutuhan utama dalam industri peternakan serta berbagai sektor industri lainnya.
Karena itu, keberlangsungan produksi jagung sangat menentukan stabilitas pasokan pangan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah.
Namun dalam praktiknya, banyak petani jagung masih menghadapi berbagai persoalan, terutama terkait akses permodalan dan pemasaran hasil panen.
Keterbatasan modal sering membuat petani bergantung pada tengkulak atau pihak tertentu yang memberikan pinjaman dengan sistem yang kurang menguntungkan.
Akibatnya, para petani kerap terjebak dalam sistem yang membuat hasil panen mereka harus dijual dengan harga rendah.
Kondisi tersebut tentunya berdampak terhadap kesejahteraan petani dan keberlangsungan usaha pertanian mereka.
Melalui rakor penerimaan bantuan KUR Himbara ini, Polres Lampung Utara bersama seluruh pihak terkait berupaya menciptakan solusi nyata agar petani memiliki akses modal yang lebih baik dan tidak lagi bergantung kepada tengkulak.
Perbankan Himbara Beri Akses Permodalan Mudah
Dalam rakor tersebut, peran perbankan Himbara menjadi salah satu fokus utama pembahasan. Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dinilai menjadi solusi penting dalam membantu para petani memperoleh modal usaha dengan sistem yang lebih ringan dan aman.
Melalui program KUR, petani dapat memperoleh pembiayaan untuk berbagai kebutuhan pertanian, mulai dari pembelian bibit, pupuk, alat pertanian, hingga biaya operasional lainnya.
Skema pembiayaan resmi dari perbankan dinilai jauh lebih aman dibandingkan pinjaman informal dari tengkulak yang sering memberatkan petani.
Dengan bunga yang lebih ringan serta mekanisme pembayaran yang jelas, petani diharapkan mampu mengembangkan usaha pertanian mereka secara lebih maksimal.
Selain membantu permodalan, keterlibatan perbankan juga diharapkan mampu meningkatkan literasi keuangan masyarakat, khususnya para petani di pedesaan.
Petani tidak hanya mendapatkan bantuan modal, tetapi juga memperoleh pemahaman mengenai pengelolaan keuangan usaha tani yang lebih baik.
Dengan pengelolaan usaha yang sehat, hasil pertanian diharapkan dapat memberikan keuntungan yang lebih optimal bagi masyarakat.
Bulog Pastikan Penyerapan Hasil Panen
Salah satu poin penting dalam rakor tersebut adalah kepastian penyerapan hasil panen jagung oleh Perum Bulog.
Selama ini, persoalan harga hasil panen menjadi tantangan besar bagi para petani, terutama saat musim panen raya ketika harga komoditas sering mengalami penurunan drastis.
Dalam kondisi seperti itu, para tengkulak biasanya memanfaatkan situasi dengan membeli hasil panen petani dengan harga murah.
Karena itu, keterlibatan Bulog menjadi sangat penting untuk menjaga stabilitas harga dan melindungi petani dari kerugian.
Melalui kerja sama penyerapan hasil panen oleh Bulog, para petani diharapkan memiliki kepastian pasar sehingga hasil pertanian mereka dapat dihargai secara layak.
Kepastian tersebut tentunya akan memberikan rasa aman bagi petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian mereka.
Selain itu, langkah ini juga mendukung program pemerintah dalam menjaga stok pangan nasional agar tetap stabil.
Dengan penyerapan hasil panen yang baik, distribusi jagung sebagai salah satu komoditas strategis dapat berjalan lebih optimal.
Kapolres Lampung Utara Tekankan Pentingnya Kolaborasi
Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan dalam sambutannya menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, perbankan, dan Bulog sangat penting dalam mendukung kesejahteraan petani serta menjaga stabilitas ketahanan pangan.
Menurutnya, persoalan pertanian tidak bisa diselesaikan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh pihak agar solusi yang dihasilkan benar-benar efektif dan berkelanjutan.
“Melalui rakor ini diharapkan para petani jagung tidak lagi bergantung kepada tengkulak, karena sudah ada dukungan pembiayaan dari Himbara dan kepastian penyerapan hasil panen oleh Bulog,” ujar AKBP Deddy Kurniawan.
Kapolres juga menegaskan bahwa Polri siap mendukung berbagai program pemerintah yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan nasional.
Menurutnya, sektor pertanian memiliki hubungan erat dengan stabilitas sosial dan keamanan masyarakat.
Jika ekonomi masyarakat kuat dan sektor pertanian berkembang baik, maka kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat juga akan lebih terjaga.
Karena itu, Polres Lampung Utara berkomitmen untuk terus hadir mendukung berbagai program yang berpihak kepada masyarakat, khususnya para petani.
Dukung Produktivitas Pertanian di Lampung Utara
Selain memberikan solusi terkait pembiayaan dan pemasaran hasil panen, rakor tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Lampung Utara.
Pemerintah daerah melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura diharapkan terus melakukan pembinaan dan pendampingan kepada para petani agar hasil produksi pertanian semakin meningkat.
Peningkatan produktivitas menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah maupun nasional.
Dengan dukungan teknologi pertanian, distribusi pupuk yang tepat, serta akses permodalan yang memadai, sektor pertanian di Lampung Utara diyakini dapat berkembang lebih maju.
Selain itu, peningkatan produktivitas pertanian juga akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di pedesaan.
Karena sebagian besar masyarakat Lampung Utara masih menggantungkan hidup dari sektor pertanian, maka penguatan sektor ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Peran Kepala Desa dan Bhabinkamtibmas
Kehadiran para kepala desa dan jajaran Binmas dalam rakor tersebut menunjukkan pentingnya keterlibatan pemerintah desa dan aparat kepolisian di tingkat bawah dalam mendukung program ketahanan pangan.
Kepala desa memiliki peran strategis dalam memberikan informasi dan pendampingan kepada masyarakat terkait program bantuan KUR maupun penyerapan hasil panen.
Sementara itu, jajaran Bhabinkamtibmas dan Kanit Binmas diharapkan dapat menjadi penghubung antara masyarakat dengan pihak kepolisian maupun instansi terkait.
Melalui pendekatan yang humanis dan komunikatif, aparat di lapangan dapat membantu memastikan program berjalan sesuai tujuan dan tepat sasaran.
Sinergi hingga tingkat desa menjadi faktor penting dalam keberhasilan program pemberdayaan petani di daerah.
Dengan koordinasi yang baik, berbagai kendala yang dihadapi petani dapat lebih cepat diatasi.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Bersama
Ketahanan pangan saat ini menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Produksi pangan yang kuat akan membantu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus meningkatkan daya tahan ekonomi masyarakat.
Karena itu, sektor pertanian harus mendapatkan perhatian serius dari seluruh pihak.
Melalui rakor penerimaan bantuan KUR Himbara ini, Polres Lampung Utara menunjukkan komitmennya untuk ikut terlibat aktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Kepolisian tidak hanya berperan menjaga keamanan, tetapi juga turut hadir membantu masyarakat melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi.
Langkah tersebut menjadi bukti bahwa keamanan dan kesejahteraan masyarakat merupakan dua hal yang saling berkaitan.
Jika masyarakat sejahtera, maka stabilitas sosial dan keamanan daerah juga akan lebih terjaga.
Harapan untuk Masa Depan Petani Lampung Utara
Melalui rakor tersebut, diharapkan para petani jagung di Kabupaten Lampung Utara dapat memperoleh perlindungan ekonomi yang lebih baik.
Akses pembiayaan yang mudah dari perbankan serta kepastian pasar dari Bulog diharapkan mampu meningkatkan semangat petani dalam mengembangkan usaha pertanian mereka.
Selain itu, program ini juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan petani terhadap tengkulak yang selama ini menjadi salah satu persoalan utama di sektor pertanian.
Dengan sistem yang lebih sehat dan terstruktur, petani akan memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka.
Polres Lampung Utara bersama seluruh pihak terkait optimistis bahwa kolaborasi seperti ini dapat menjadi solusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat.
Ke depan, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, perbankan, dan Bulog diharapkan terus diperkuat agar sektor pertanian di Lampung Utara semakin maju dan mampu memberikan kontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional.
Melalui semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kesejahteraan petani, Kabupaten Lampung Utara diharapkan dapat terus berkembang menjadi salah satu daerah pertanian unggulan yang mampu menopang kebutuhan pangan masyarakat sekaligus meningkatkan taraf hidup para petaninya. (*)
Redaksi Gnotif






0 Komentar