Berita

Breaking News

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Hadiri Pelantikan DPD Apdesi Merah Putih, Dorong Desa Jadi Pilar Pembangunan Daerah

Bandar Lampung, (Gnotif.com) – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri secara langsung pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Merah Putih Provinsi Lampung periode 2026–2031 yang berlangsung di Balai Keratun Lantai III, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Selasa (5/5/2026).

Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah desa dalam mendorong percepatan pembangunan berbasis desa. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta para kepala desa dari berbagai kabupaten di Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, Gubernur yang akrab disapa Mirza itu menegaskan bahwa desa memiliki peran yang sangat strategis dalam pembangunan daerah. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan Lampung sangat bergantung pada kekuatan dan kemandirian desa.

“Desa adalah fondasi utama pembangunan. Jika desa kuat, maka daerah akan maju. Oleh karena itu, kita harus memastikan bahwa desa memiliki kapasitas dan dukungan yang memadai untuk berkembang,” ujar Gubernur Mirza.

Program Prioritas: Peningkatan Produktivitas Pertanian

Salah satu fokus utama yang disampaikan Gubernur Mirza dalam kesempatan tersebut adalah peningkatan produktivitas sektor pertanian. Pemerintah Provinsi Lampung, kata dia, akan meluncurkan program distribusi pupuk organik cair (POC) secara gratis kepada para petani.

Program ini ditargetkan mampu meningkatkan hasil panen secara signifikan, sekaligus mendorong penggunaan pupuk yang lebih ramah lingkungan. Menurutnya, ketergantungan terhadap pupuk kimia selama ini menjadi salah satu tantangan dalam sektor pertanian.

“Kami ingin membantu petani agar bisa meningkatkan hasil produksi dengan biaya yang lebih efisien. Pupuk organik cair ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk menjaga kesuburan tanah sekaligus meningkatkan produktivitas,” jelasnya.

Selain meningkatkan hasil panen, program ini juga diharapkan mampu memperbaiki kualitas tanah serta mendukung pertanian berkelanjutan di Lampung.

Distribusi 500 Unit Dryer hingga 2028

Tidak hanya fokus pada peningkatan produksi, Pemerintah Provinsi Lampung juga memberikan perhatian pada sektor pascapanen. Gubernur Mirza mengungkapkan bahwa pihaknya akan mendistribusikan sebanyak 500 unit alat pengering (dryer) hingga tahun 2028.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hasil panen, khususnya padi dan jagung, melalui proses pengeringan yang lebih baik. Dengan adanya alat pengering di tingkat desa, petani tidak lagi bergantung pada fasilitas di luar wilayah mereka.

“Selama ini, banyak petani yang mengalami kerugian karena hasil panen tidak ditangani dengan baik. Dengan adanya dryer di desa, proses pengeringan bisa dilakukan secara mandiri dan nilai tambah tetap berada di desa,” ungkapnya.

Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk pertanian Lampung di pasar nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat ekonomi lokal.

Kepala Desa sebagai Ujung Tombak Pemerintahan

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza juga menekankan pentingnya peran kepala desa sebagai ujung tombak pemerintahan. Ia menyebut bahwa kepala desa merupakan representasi pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat.

Menurutnya, kemajuan suatu daerah sangat bergantung pada kapasitas kepemimpinan di tingkat desa, termasuk kemampuan dalam mengelola potensi sumber daya yang ada.

“Kepala desa harus mampu menjadi pemimpin yang visioner, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Pelayanan publik di desa harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kepala desa harus memiliki integritas dan komitmen dalam menjalankan tugasnya, serta mampu membangun kepercayaan masyarakat.

Kebijakan Desa Harus Berpihak pada Rakyat

Gubernur Mirza mengingatkan bahwa setiap kebijakan yang diambil di tingkat desa harus benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat, khususnya kelompok kecil dan rentan.

Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga harus memperhatikan kesejahteraan sosial masyarakat.

“Jangan sampai ada masyarakat yang tertinggal. Semua kebijakan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama mereka yang paling membutuhkan,” ujarnya.

Ia juga mendorong kepala desa untuk terus berinovasi dalam menciptakan program-program yang sesuai dengan kebutuhan lokal.

Sinergi dengan Program Nasional

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza juga menyoroti pentingnya sinergi antara program pemerintah daerah dan program nasional. Ia menegaskan bahwa pembangunan desa harus sejalan dengan visi pembangunan nasional.

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah pengembangan kawasan desa mandiri yang akan terintegrasi dengan program makan bergizi gratis.

Menurutnya, desa memiliki potensi besar untuk menjadi penyedia bahan baku dalam program tersebut, sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat desa.

“Desa bisa menjadi pusat produksi bahan pangan untuk program makan bergizi gratis. Ini peluang besar untuk menggerakkan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Pelantikan DPD Apdesi Merah Putih

Pelantikan DPD Apdesi Merah Putih Provinsi Lampung periode 2026–2031 dilakukan oleh Ketua DPP Apdesi Merah Putih, Asep Anwar Sadat. Dalam pelantikan tersebut, Lekat Dulah Adi Putra resmi dilantik sebagai Ketua DPD Apdesi Merah Putih Provinsi Lampung.

Organisasi ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi para kepala desa untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan kapasitas dalam menjalankan pemerintahan desa.

Ketua DPP Apdesi dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa.

Peran Strategis Apdesi

Apdesi memiliki peran strategis dalam memperkuat pemerintahan desa. Melalui organisasi ini, para kepala desa dapat saling berbagi pengalaman, meningkatkan kompetensi, serta memperjuangkan kepentingan desa di tingkat yang lebih luas.

Selain itu, Apdesi juga menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah desa dengan pemerintah daerah maupun pusat.

Dengan koordinasi yang baik, diharapkan berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Harapan ke Depan

Gubernur Mirza berharap pelantikan ini menjadi awal yang baik untuk memperkuat peran desa dalam pembangunan daerah. Ia mengajak seluruh kepala desa untuk bekerja sama dan saling mendukung dalam mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera.

“Mari kita bangun desa dengan semangat kebersamaan. Desa yang kuat akan menjadi fondasi bagi kemajuan Lampung,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.

Kesimpulan

Pelantikan DPD Apdesi Merah Putih Provinsi Lampung periode 2026–2031 menjadi momentum penting dalam memperkuat peran desa sebagai pilar pembangunan. Dengan dukungan program prioritas dari pemerintah provinsi serta sinergi dengan program nasional, desa-desa di Lampung diharapkan mampu berkembang menjadi lebih mandiri dan berdaya saing.

Kepala desa sebagai ujung tombak pemerintahan memiliki tanggung jawab besar dalam mewujudkan pelayanan publik yang optimal serta pembangunan yang merata. Dengan kepemimpinan yang kuat dan kebijakan yang berpihak pada masyarakat, desa dapat menjadi motor penggerak kemajuan daerah.

#apdesi #kepaladesa #kades #perangkatdesa #PemerintahanDesa

(*)

Redaksi 

0 Comments

© Copyright 2022 - Gnotif