Bandarlampung, (Gnotif.com) – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah. Untuk keenam kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2020, Kabupaten Lampung Utara berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Lampung atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Predikat WTP tersebut diberikan berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan BPK RI terhadap laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara. Opini ini menjadi indikator bahwa laporan keuangan daerah telah disusun dan disajikan secara wajar sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), memiliki sistem pengendalian internal yang memadai, serta mematuhi berbagai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD Tahun Anggaran 2025 dilakukan secara resmi oleh Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung, Nugroho Heru Wibowo, kepada Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., di Auditorium BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung pada Jumat, 29 Mei 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lampung Utara hadir didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara Dra. Intji Indriati, M.H., Inspektur Kabupaten Lampung Utara Martahan Samosir, S.STP., serta Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Iskandar Helmi, SE., MM.
Acara penyerahan LHP berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh para kepala daerah, pimpinan DPRD, serta jajaran pejabat pemerintah kabupaten dan kota se-Provinsi Lampung. Selain menerima laporan hasil pemeriksaan, para kepala daerah juga melakukan penandatanganan berita acara serah terima sebagai bentuk komitmen dalam menindaklanjuti rekomendasi yang diberikan oleh BPK RI.
Keberhasilan mempertahankan opini WTP untuk keenam kalinya secara berturut-turut menjadi pencapaian yang sangat berarti bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Utara. Capaian tersebut menunjukkan konsistensi pemerintah daerah dalam menerapkan prinsip-prinsip tata kelola keuangan yang baik, transparan, akuntabel, efektif, dan efisien.
Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., menyampaikan rasa syukur atas capaian yang kembali diraih oleh daerah yang dipimpinnya. Menurutnya, opini WTP yang diperoleh bukan hanya sekadar penghargaan administratif, melainkan hasil dari kerja keras seluruh elemen pemerintahan yang telah berkomitmen menjaga kualitas pengelolaan keuangan daerah.
“Alhamdulillah, Kabupaten Lampung Utara kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian. Ini merupakan pencapaian yang membanggakan sekaligus menjadi bukti bahwa seluruh jajaran pemerintah daerah memiliki komitmen yang kuat dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang baik, transparan, dan akuntabel,” ujar Hamartoni Ahadis.
Bupati menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja sama dan sinergi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dukungan DPRD Kabupaten Lampung Utara, serta peran aktif seluruh aparatur sipil negara yang bekerja secara profesional dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Menurutnya, pengelolaan keuangan daerah yang baik merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan pembangunan daerah. Dengan tata kelola keuangan yang tertib dan sesuai aturan, program-program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Capaian ini merupakan hasil kerja keras bersama. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Utara yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Keberhasilan ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Hamartoni Ahadis mengingatkan seluruh perangkat daerah agar tidak cepat merasa puas dengan capaian yang telah diraih. Menurutnya, opini WTP harus dijadikan sebagai pemacu semangat untuk terus memperbaiki kinerja dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan di berbagai sektor.
“Predikat WTP bukan tujuan akhir. Yang lebih penting adalah bagaimana pengelolaan keuangan yang baik tersebut mampu mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah harus terus berinovasi dan menjaga integritas dalam bekerja,” tegasnya.
Keberhasilan mempertahankan opini WTP selama enam tahun berturut-turut tentu bukan hal yang mudah. Diperlukan komitmen yang kuat, pengawasan yang ketat, serta koordinasi yang baik antar perangkat daerah untuk memastikan setiap proses pengelolaan anggaran berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara terus melakukan berbagai upaya pembenahan sistem pengelolaan keuangan daerah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperkuat sistem pengendalian internal guna meminimalisasi potensi kesalahan maupun penyimpangan dalam penggunaan anggaran.
Selain itu, pemerintah daerah juga terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang menangani pengelolaan keuangan melalui berbagai kegiatan pelatihan, bimbingan teknis, serta pendampingan dari instansi terkait.
Penggunaan teknologi informasi dalam pengelolaan keuangan daerah juga menjadi salah satu fokus perhatian Pemerintah Kabupaten Lampung Utara. Digitalisasi berbagai sistem administrasi keuangan dinilai mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, serta akurasi dalam penyusunan laporan keuangan.
Langkah-langkah tersebut terbukti mampu meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah sehingga Kabupaten Lampung Utara mampu mempertahankan opini WTP secara konsisten dari tahun ke tahun.
Sementara itu, Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung Nugroho Heru Wibowo menjelaskan bahwa opini WTP diberikan berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap laporan keuangan pemerintah daerah dengan mempertimbangkan sejumlah aspek penting.
Aspek-aspek tersebut meliputi kesesuaian laporan keuangan dengan Standar Akuntansi Pemerintahan, kecukupan pengungkapan informasi, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta efektivitas sistem pengendalian internal.
Menurut Nugroho, opini WTP menunjukkan bahwa laporan keuangan pemerintah daerah telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang material. Namun demikian, pemerintah daerah tetap diharapkan menindaklanjuti berbagai rekomendasi yang diberikan guna meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
“Kami berharap seluruh pemerintah daerah yang menerima opini WTP dapat terus menjaga kualitas pengelolaan keuangan dan menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil pemeriksaan dengan baik. Hal ini penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin efektif dan akuntabel,” ujarnya.
Prestasi yang diraih Kabupaten Lampung Utara juga mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Banyak pihak menilai bahwa keberhasilan mempertahankan opini WTP selama enam tahun berturut-turut merupakan bukti nyata adanya komitmen kuat pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan profesional.
Pengamat pemerintahan dan kebijakan publik menilai bahwa opini WTP memiliki arti penting karena mencerminkan tingkat kepatuhan pemerintah daerah terhadap prinsip-prinsip pengelolaan keuangan negara yang baik.
Namun demikian, mereka juga mengingatkan bahwa keberhasilan memperoleh opini WTP harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah. Sebab, tujuan utama pengelolaan keuangan daerah bukan hanya memperoleh opini yang baik, melainkan memastikan bahwa anggaran yang dikelola benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Di tengah berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi daerah, tata kelola keuangan yang baik menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program-program pemerintah. Dengan pengelolaan anggaran yang efektif dan tepat sasaran, pemerintah daerah dapat mengoptimalkan berbagai program pembangunan di sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian, ekonomi kerakyatan, dan pelayanan publik lainnya.
Keberhasilan mempertahankan opini WTP juga memberikan dampak positif terhadap tingkat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah daerah. Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan menjadi modal penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat.
Selain itu, capaian tersebut dapat meningkatkan kepercayaan investor dan pelaku usaha terhadap iklim pemerintahan di Kabupaten Lampung Utara. Dengan tata kelola yang baik, daerah akan lebih menarik bagi investasi yang pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menyadari bahwa tantangan ke depan akan semakin kompleks. Oleh karena itu, berbagai upaya perbaikan akan terus dilakukan guna mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
Penguatan sistem pengawasan internal, peningkatan kompetensi aparatur, optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi, serta penegakan disiplin dalam pengelolaan anggaran akan menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam beberapa tahun mendatang.
Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi dalam pengelolaan keuangan melalui penyediaan informasi yang mudah diakses oleh masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat turut berpartisipasi dalam mengawasi pelaksanaan pembangunan dan penggunaan anggaran daerah.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berharap capaian opini WTP dapat terus dipertahankan sekaligus menjadi pendorong untuk meningkatkan kualitas pembangunan di berbagai sektor. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap rupiah anggaran yang dikelola benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah.
“Kami akan terus menjaga komitmen dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Opini WTP ini menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih baik lagi demi kemajuan Kabupaten Lampung Utara dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Hamartoni Ahadis.
Dengan diraihnya opini WTP untuk keenam kalinya secara berturut-turut, Kabupaten Lampung Utara kembali membuktikan bahwa pengelolaan keuangan daerah yang baik dapat diwujudkan melalui kerja sama, integritas, profesionalisme, serta komitmen seluruh unsur pemerintahan.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Lampung Utara sekaligus menjadi modal penting dalam mendukung percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Diharapkan keberhasilan ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Redaksi Gnotif



0 Komentar