Lampung Utara, (Gnotif.com) — Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Polres Lampung Utara melaksanakan kegiatan pemotongan hewan kurban yang berlangsung di belakang rumah dinas Kapolres Lampung Utara pada Rabu (27/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari bentuk rasa syukur keluarga besar Polres Lampung Utara sekaligus upaya mempererat hubungan silaturahmi dengan masyarakat.
Pelaksanaan pemotongan hewan kurban dimulai sejak pukul 09.00 WIB dan dibuka langsung oleh Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si. Suasana penuh kebersamaan tampak mewarnai kegiatan yang diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Lampung Utara, para perwira staf, personel kepolisian, keluarga anggota, hingga masyarakat sekitar lingkungan Polres.
Pada momentum Hari Raya Idul Adha tahun ini, Polres Lampung Utara menyembelih sebanyak lima ekor sapi dan tiga ekor kambing. Hewan kurban tersebut nantinya akan dibagikan kepada personel kepolisian serta masyarakat yang membutuhkan di sekitar wilayah Kabupaten Lampung Utara.
Kegiatan pemotongan hewan kurban ini menjadi salah satu agenda rutin tahunan yang dilaksanakan Polres Lampung Utara setiap perayaan Idul Adha. Selain sebagai pelaksanaan ibadah dan bentuk ketaatan kepada Allah SWT, kegiatan tersebut juga memiliki makna sosial yang mendalam karena menjadi sarana berbagi kepada masyarakat.
Momentum Idul Adha Perkuat Kepedulian Sosial
Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyampaikan bahwa pelaksanaan kurban di lingkungan Polres Lampung Utara merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian sosial kepada masyarakat.
Menurutnya, Hari Raya Idul Adha mengandung nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, serta semangat berbagi yang harus terus ditanamkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
“Momentum Idul Adha ini menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar IPTU Herawati.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan kurban tidak hanya sebatas menyembelih hewan, tetapi juga mengajarkan pentingnya membantu sesama dan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Menurutnya, semangat berbagi yang diajarkan dalam Idul Adha harus menjadi budaya yang terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk terus peduli terhadap sesama dan memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat,” tambahnya.
Pererat Hubungan Polri dan Masyarakat
Pelaksanaan pemotongan hewan kurban juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, tampak personel kepolisian bersama warga sekitar saling bergotong royong membantu proses penyembelihan hingga pembagian daging kurban.
Suasana kekeluargaan dan kebersamaan terlihat begitu hangat sepanjang kegiatan berlangsung. Masyarakat yang hadir menyambut baik pelaksanaan kurban yang dilakukan oleh Polres Lampung Utara.
Bagi warga sekitar, kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap kondisi sosial di lingkungan sekitar.
IPTU Herawati mengatakan bahwa kegiatan sosial seperti ini diharapkan dapat memperkuat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan penuh rasa kekeluargaan.
“Pelaksanaan kurban di lingkungan Polres Lampung Utara diharapkan dapat memperkuat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Kami ingin terus menjalin kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan positif,” ujarnya.
Makna Pengorbanan dalam Idul Adha
Hari Raya Idul Adha merupakan salah satu hari besar umat Islam yang memiliki makna mendalam tentang keikhlasan dan pengorbanan. Peristiwa yang menjadi dasar pelaksanaan kurban berawal dari kisah Nabi Ibrahim AS yang mendapat perintah dari Allah SWT untuk mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS.
Dengan penuh keikhlasan dan ketakwaan, Nabi Ibrahim AS menjalankan perintah tersebut. Namun atas kuasa Allah SWT, Nabi Ismail AS kemudian digantikan dengan seekor hewan sembelihan.
Dari peristiwa tersebut, umat Islam diajarkan tentang arti ketaatan, keikhlasan, dan pengorbanan dalam menjalankan perintah Allah SWT.
Dalam kehidupan saat ini, nilai-nilai tersebut diwujudkan melalui kepedulian sosial, semangat berbagi, dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
Polres Lampung Utara menilai bahwa semangat Idul Adha sangat relevan diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam tugas kepolisian yang mengutamakan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Melalui kegiatan kurban, personel kepolisian diharapkan semakin meningkatkan rasa empati, kepedulian sosial, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
Distribusi Daging Kurban untuk Warga Membutuhkan
Setelah proses penyembelihan selesai dilakukan, panitia kurban Polres Lampung Utara langsung melakukan proses pemotongan dan pengemasan daging kurban.
Daging kurban kemudian dibagikan kepada personel kepolisian, keluarga anggota, masyarakat sekitar, kaum dhuafa, serta warga yang dinilai membutuhkan bantuan.
Pembagian dilakukan secara tertib dan terorganisir agar seluruh penerima dapat menerima manfaat dari pelaksanaan kurban tersebut.
Sejumlah warga yang menerima daging kurban mengaku bersyukur dan menyampaikan apresiasi kepada Polres Lampung Utara atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah kami merasa senang dan terbantu. Terima kasih kepada Polres Lampung Utara yang sudah berbagi dengan masyarakat,” ujar salah seorang warga penerima daging kurban.
Bagi masyarakat, kegiatan tersebut bukan hanya tentang pembagian daging kurban, tetapi juga menjadi simbol perhatian dan kepedulian aparat kepolisian terhadap kondisi sosial masyarakat.
Wujud Polri Humanis dan Presisi
Kegiatan pemotongan hewan kurban yang dilaksanakan Polres Lampung Utara juga menjadi bagian dari implementasi Polri Presisi yang humanis dan dekat dengan masyarakat.
Melalui kegiatan sosial dan keagamaan seperti ini, Polri ingin menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam kegiatan kemanusiaan dan sosial.
Dalam beberapa tahun terakhir, Polres Lampung Utara aktif melaksanakan berbagai kegiatan sosial seperti pembagian bantuan sosial, bakti kesehatan, kerja bakti, hingga kegiatan keagamaan bersama masyarakat.
Langkah tersebut dinilai penting untuk membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat.
“Kami ingin terus hadir di tengah masyarakat sebagai sahabat dan mitra masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap kepercayaan dan hubungan baik antara Polri dan masyarakat semakin kuat,” kata IPTU Herawati.
Semangat Gotong Royong dan Kebersamaan
Pelaksanaan kurban di lingkungan Polres Lampung Utara juga memperlihatkan semangat gotong royong yang masih terjaga dengan baik.
Seluruh personel terlihat kompak membantu proses pelaksanaan kegiatan mulai dari persiapan lokasi, penyembelihan hewan kurban, pemotongan daging, hingga pembagian kepada masyarakat.
Masyarakat sekitar juga tampak ikut membantu dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sehingga tercipta suasana kebersamaan yang penuh kekeluargaan.
Semangat gotong royong tersebut menjadi salah satu nilai penting yang ingin terus dijaga oleh Polres Lampung Utara dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat.
Menurut IPTU Herawati, kebersamaan seperti itu sangat penting untuk menciptakan lingkungan sosial yang aman, damai, dan saling mendukung.
“Kami percaya bahwa kebersamaan dan gotong royong menjadi modal penting dalam menjaga persatuan dan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di tengah masyarakat,” ujarnya.
Harapan untuk Idul Adha yang Penuh Makna
Melalui momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H, Polres Lampung Utara berharap nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.
Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat terus menjaga persatuan, mempererat tali persaudaraan, serta meningkatkan rasa empati terhadap sesama.
Di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi saat ini, semangat berbagi dan gotong royong dinilai menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.
Polres Lampung Utara juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap aman dan kondusif selama perayaan Hari Raya Idul Adha berlangsung.
“Semoga momentum Idul Adha ini membawa keberkahan bagi kita semua dan menjadi pengingat pentingnya kepedulian, kebersamaan, serta semangat berbagi kepada sesama,” tutup IPTU Herawati.
Dengan pelaksanaan kegiatan kurban tersebut, Polres Lampung Utara berharap dapat terus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekaligus memperkuat semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
(*)
Redaksi Gnotif







0 Komentar