LAMPUNG UTARA, (GNOTIF.COM) – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polres Lampung Utara meningkatkan kegiatan patroli malam dan razia di sejumlah titik rawan yang berada di wilayah hukumnya, Kamis malam (28/5/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, tindak kriminalitas jalanan, hingga aktivitas yang dapat meresahkan masyarakat, khususnya pada malam hingga dini hari.
Patroli dan razia malam itu melibatkan personel gabungan dari berbagai satuan di lingkungan Polres Lampung Utara. Petugas menyasar sejumlah lokasi yang dianggap rawan terjadinya gangguan kamtibmas, seperti pusat keramaian, jalur lintas utama, tempat berkumpulnya masyarakat, kawasan rawan kriminalitas, hingga titik yang sering dijadikan lokasi balap liar.
Selain melakukan patroli dialogis, personel kepolisian juga melaksanakan pemeriksaan kendaraan bermotor guna mengantisipasi peredaran senjata tajam, minuman keras, narkoba, serta tindak kejahatan jalanan lainnya.
Kegiatan patroli dilakukan dengan pendekatan humanis namun tetap tegas terhadap berbagai bentuk pelanggaran hukum yang ditemukan di lapangan. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus menekan potensi tindak kriminalitas.
Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Herawati mengatakan bahwa kegiatan patroli malam dan razia rutin dilakukan sebagai bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
“Patroli malam dan razia ini merupakan upaya Polres Lampung Utara dalam mencegah terjadinya gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya pada malam hari,” ujar IPTU Herawati.
Menurut IPTU Herawati, patroli malam memiliki peran penting dalam menjaga situasi keamanan tetap kondusif, terutama pada jam-jam rawan yang kerap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk menjalankan aksinya.
Ia menjelaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian di lapangan bukan hanya bertujuan melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan rasa tenang dan perlindungan kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman saat beraktivitas maupun beristirahat pada malam hari. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat mencegah niat pelaku kriminalitas,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan patroli secara mobile maupun stasioner di sejumlah titik strategis. Beberapa kendaraan yang melintas juga dihentikan untuk dilakukan pemeriksaan secara selektif.
Pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan tidak adanya senjata tajam, narkoba, minuman keras, maupun barang-barang berbahaya lainnya yang berpotensi digunakan untuk tindak kriminal.
Selain itu, razia kendaraan juga difokuskan untuk mengantisipasi aksi balap liar yang kerap meresahkan masyarakat dan membahayakan pengguna jalan lainnya.
“Balap liar sering menjadi keluhan masyarakat karena mengganggu ketertiban dan membahayakan keselamatan. Karena itu kami melakukan pengawasan dan penindakan secara rutin,” ujar IPTU Herawati.
Selama patroli berlangsung, personel kepolisian juga melakukan patroli dialogis dengan masyarakat. Polisi menyempatkan berdialog dengan warga, pedagang, pengendara, hingga kelompok masyarakat yang ditemui di lapangan.
Melalui pendekatan dialogis tersebut, aparat kepolisian dapat menyampaikan imbauan kamtibmas sekaligus mendengarkan berbagai aspirasi maupun keluhan masyarakat terkait situasi keamanan di lingkungan mereka.
“Kami ingin membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Dengan hubungan yang harmonis, masyarakat akan lebih mudah berkoordinasi dengan polisi apabila terjadi gangguan keamanan,” jelasnya.
Patroli dialogis juga menjadi sarana bagi kepolisian untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.
Masyarakat diimbau agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi tindak kriminalitas seperti pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan pemberatan, penyalahgunaan narkoba, hingga aksi premanisme.
IPTU Herawati mengajak masyarakat agar tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan ataupun gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” katanya.
Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian semata, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.
Sinergi antara masyarakat dan kepolisian dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Jika masyarakat aktif menjaga lingkungan dan berkomunikasi dengan polisi, maka potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini,” tambah IPTU Herawati.
Dalam beberapa waktu terakhir, Polres Lampung Utara memang terus meningkatkan berbagai kegiatan preventif guna menekan angka kriminalitas di wilayah hukumnya.
Selain patroli malam dan razia, kepolisian juga aktif melaksanakan patroli dialogis, sambang warga, pembinaan masyarakat, hingga operasi cipta kondisi untuk menjaga stabilitas keamanan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kehadiran polisi di tengah masyarakat pada malam hari mendapat sambutan positif dari warga. Banyak masyarakat yang mengaku merasa lebih aman dan nyaman dengan adanya patroli rutin yang dilakukan aparat kepolisian.
Salah seorang warga mengaku kehadiran polisi di lapangan sangat membantu menciptakan rasa aman, terutama di malam hari ketika aktivitas masyarakat mulai berkurang.
“Kalau ada patroli polisi, kami merasa lebih tenang. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan secara rutin,” ujar seorang warga.
Hal senada juga disampaikan sejumlah pedagang dan pengguna jalan yang mengapresiasi langkah Polres Lampung Utara dalam meningkatkan patroli malam dan razia.
Mereka berharap kegiatan tersebut dapat terus dilakukan untuk menekan angka kriminalitas serta mencegah aksi-aksi yang meresahkan masyarakat.
“Dengan adanya patroli, kami merasa lebih aman saat berjualan maupun saat melintas pada malam hari,” kata seorang pedagang.
Pengamat keamanan menilai patroli malam yang dilakukan secara konsisten merupakan salah satu langkah efektif dalam mencegah tindak kriminalitas.
Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian secara langsung di lapangan dapat memberikan efek pencegahan terhadap pelaku kejahatan.
“Patroli rutin akan menciptakan efek deterrent atau efek cegah bagi pelaku kriminal. Ini langkah penting dalam menjaga keamanan wilayah,” ujar seorang pengamat keamanan.
Ia juga menilai pendekatan humanis yang dilakukan kepolisian melalui patroli dialogis dapat memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat.
“Ketika komunikasi antara masyarakat dan polisi berjalan baik, maka informasi terkait gangguan keamanan akan lebih cepat diterima dan ditindaklanjuti,” katanya.
Selain mengantisipasi tindak kriminalitas, patroli malam juga menjadi bagian dari upaya kepolisian menjaga ketertiban umum di wilayah Lampung Utara.
Polisi memastikan berbagai aktivitas masyarakat pada malam hari tetap berjalan aman dan tertib tanpa adanya gangguan yang dapat meresahkan warga.
Petugas juga melakukan pemantauan terhadap sejumlah lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul kelompok remaja untuk mengantisipasi potensi tawuran maupun gangguan ketertiban lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian tetap mengedepankan sikap persuasif dan humanis kepada masyarakat. Polisi mengutamakan pendekatan dialog dan edukasi sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan lingkungan.
“Kami ingin masyarakat merasa nyaman dengan kehadiran polisi. Pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” ujar IPTU Herawati.
Kegiatan patroli malam dan razia tersebut berlangsung hingga dini hari dengan menyisir sejumlah titik strategis di wilayah hukum Polres Lampung Utara.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan kamtibmas yang menonjol selama pelaksanaan patroli dan razia berlangsung.
Polres Lampung Utara memastikan kegiatan patroli malam dan razia akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan sebagai langkah menjaga keamanan wilayah.
“Kami akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Lampung Utara,” tegas IPTU Herawati.
Ia berharap melalui kegiatan tersebut, masyarakat semakin merasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Selain itu, kepolisian juga berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan terus meningkat sehingga tercipta situasi kamtibmas yang kondusif.
“Kami berharap kerja sama antara masyarakat dan kepolisian terus terjalin dengan baik demi menciptakan Lampung Utara yang aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.
Dengan patroli malam yang intensif serta razia rutin yang dilakukan secara berkelanjutan, Polres Lampung Utara menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Kehadiran aparat kepolisian di lapangan diharapkan tidak hanya mampu mencegah tindak kriminalitas, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
(*)
Redaksi Gnotif





0 Komentar