Kotabumi, (Gnotif.com) – Upaya meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Utara. Salah satunya melalui penjajakan kerja sama dengan pihak perbankan dalam pengembangan sistem keuangan yang lebih modern, transparan, dan akuntabel. Hal ini terlihat saat Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara, Dra. Intji Indriati, M.H., menerima kunjungan dari Bank Nasional Indonesia (BNI) Cabang Kotabumi, Selasa (5/5/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Pimpinan Cabang BNI Kotabumi, Hendro Budiantoro, yang datang bersama jajaran untuk melakukan silaturahmi sekaligus menawarkan kerja sama strategis dalam pengembangan layanan sistem keuangan daerah. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Sekretaris Daerah dengan suasana hangat, penuh diskusi, dan semangat kolaborasi.
Dalam kesempatan tersebut, pihak BNI Kotabumi menyampaikan kesiapan mereka untuk mendukung pemerintah daerah dalam mengembangkan berbagai inovasi di bidang layanan keuangan. Salah satu yang menjadi fokus pembahasan adalah aplikasi sistem penerimaan retribusi daerah berbasis digital yang dinilai dapat membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hendro Budiantoro menjelaskan bahwa digitalisasi sistem keuangan menjadi kebutuhan mendesak di era modern saat ini. Dengan sistem yang terintegrasi dan berbasis teknologi, proses penerimaan retribusi dapat dilakukan secara lebih efisien, transparan, dan meminimalisir potensi kebocoran.
“Kami dari BNI siap memberikan dukungan penuh dalam pengembangan sistem keuangan daerah, khususnya melalui aplikasi penerimaan retribusi yang dapat diterapkan di berbagai organisasi perangkat daerah. Dengan sistem ini, diharapkan pengelolaan keuangan menjadi lebih tertata dan akuntabel,” ujar Hendro.
Ia menambahkan, aplikasi tersebut dirancang untuk mempermudah proses transaksi, baik bagi pemerintah maupun masyarakat. Selain itu, sistem ini juga dapat memberikan laporan secara real-time yang dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dan pengambilan kebijakan.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Lampung Utara, Dra. Intji Indriati, M.H., menyambut baik inisiatif yang disampaikan oleh pihak BNI. Namun demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan melakukan kajian mendalam sebelum memutuskan untuk mengimplementasikan sistem tersebut.
“Pada prinsipnya kami sangat terbuka terhadap inovasi, apalagi yang berkaitan dengan peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah. Namun tentu saja, setiap program harus melalui proses kajian yang matang agar sesuai dengan kebutuhan dan regulasi yang berlaku,” ujar Intji Indriati.
Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Utara memiliki mekanisme dan prosedur dalam melakukan mitigasi risiko terhadap setiap program yang akan dijalankan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa sistem yang diterapkan benar-benar aman, efektif, dan memberikan manfaat maksimal bagi daerah.
“Kalau memang program ini baik untuk keuangan daerah, kenapa tidak dilaksanakan. Tapi kami harus memastikan terlebih dahulu aspek keamanan, kesiapan sumber daya manusia, serta kesesuaian dengan regulasi yang ada,” tambahnya.
Pertemuan tersebut juga menjadi ajang diskusi terkait tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan keuangan daerah, termasuk keterbatasan anggaran, peningkatan kebutuhan pelayanan publik, serta tuntutan transparansi dari masyarakat.
Dalam konteks tersebut, digitalisasi dinilai menjadi salah satu solusi strategis untuk menjawab berbagai tantangan tersebut. Dengan sistem yang terintegrasi, pemerintah dapat melakukan pengawasan secara lebih efektif serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah.
Selain itu, penerapan sistem digital juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja aparatur pemerintah. Proses yang sebelumnya dilakukan secara manual dapat dipercepat melalui sistem otomatis, sehingga waktu dan tenaga dapat dialihkan untuk kegiatan yang lebih produktif.
Dalam diskusi yang berlangsung, kedua pihak juga membahas kemungkinan implementasi sistem secara bertahap. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap tahap berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang optimal sebelum diterapkan secara menyeluruh.
BNI Kotabumi juga menyatakan kesiapannya untuk memberikan pendampingan teknis serta pelatihan kepada aparatur pemerintah daerah dalam penggunaan sistem tersebut. Hal ini penting untuk memastikan bahwa seluruh pengguna dapat memahami dan mengoperasikan sistem dengan baik.
“Kami tidak hanya menyediakan sistem, tetapi juga siap mendampingi dalam proses implementasi, termasuk pelatihan bagi operator di masing-masing dinas,” jelas Hendro.
Sementara itu, Sekretaris Daerah menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pihak perbankan dalam menciptakan sistem keuangan yang modern dan terpercaya. Ia berharap kerja sama ini dapat menjadi langkah awal menuju transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan transparansi keuangan daerah,” ujarnya.
Pertemuan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara yang turut memberikan masukan dan pandangan terkait rencana kerja sama tersebut. Diskusi berjalan dinamis dengan berbagai perspektif yang disampaikan untuk memperkaya kajian yang akan dilakukan.
Di akhir pertemuan, kedua pihak sepakat untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi guna membahas lebih lanjut rencana kerja sama tersebut. Pemerintah daerah akan melakukan evaluasi internal sebelum mengambil keputusan terkait implementasi sistem.
Langkah ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah melalui pemanfaatan teknologi. Di tengah era digital saat ini, inovasi menjadi kunci untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan pihak perbankan, diharapkan tercipta sistem keuangan yang tidak hanya efisien, tetapi juga transparan dan akuntabel. Hal ini pada akhirnya akan berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, baik dari sektor perbankan, swasta, maupun lembaga lainnya, guna mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Transformasi digital di bidang keuangan daerah bukan hanya menjadi kebutuhan, tetapi juga sebuah keharusan untuk menghadapi tantangan zaman. Dengan langkah yang tepat dan kolaborasi yang kuat, Lampung Utara optimis dapat menjadi daerah yang maju, transparan, dan berdaya saing tinggi.
Melalui pertemuan ini, harapan besar pun disematkan agar kerja sama yang terjalin dapat segera diwujudkan dalam bentuk program nyata yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Pemerintah daerah dan BNI Kotabumi diharapkan dapat menjadi mitra strategis dalam membangun sistem keuangan daerah yang lebih baik.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, masa depan pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Lampung Utara diharapkan akan semakin cerah, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara efektif. (*)
Redaksi Gnotif




0 Comments