Berita

Breaking News

Walikota Bandar Lampung Terima Audiensi YAKESMA Bahas Program Kurban 1447 H dan Bantuan 20 Ekor Sapi dari Turki

Bandar Lampung, (Gnotif.com) – Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menerima audiensi Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) YAKESMA di ruang rapat Walikota Bandar Lampung, Senin (18/05/2026). Pertemuan tersebut membahas persiapan pelaksanaan Program Kurban 1447 Hijriah Tahun 2026 sekaligus koordinasi penyaluran bantuan hewan kurban dari Pemerintah Turki untuk masyarakat di Provinsi Lampung.

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan. Dalam kesempatan itu, pihak YAKESMA menyampaikan bahwa Pemerintah Turki melalui program bantuan kemanusiaan internasional mengirimkan sebanyak 50 ekor sapi kurban untuk Provinsi Lampung. Dari total bantuan tersebut, sebanyak 20 ekor sapi dialokasikan secara khusus untuk masyarakat Kota Bandar Lampung.

Bantuan tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Kehadiran bantuan hewan kurban dari luar negeri dinilai sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas internasional kepada masyarakat Indonesia, khususnya warga di Provinsi Lampung.

Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menyambut baik program tersebut dan mengapresiasi peran YAKESMA yang selama ini aktif menjadi jembatan kebaikan antara para donatur internasional dengan masyarakat yang membutuhkan di daerah.

Menurut Eva Dwiana, program kurban memiliki nilai ibadah sekaligus nilai sosial yang sangat besar. Selain menjadi bagian dari syariat Islam, kurban juga menjadi momentum memperkuat rasa kebersamaan, solidaritas sosial, dan kepedulian terhadap sesama.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada YAKESMA atas sinergi yang telah dibangun bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung. Bantuan hewan kurban ini tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama warga kurang mampu yang membutuhkan perhatian,” ujar Eva Dwiana.

Ia mengatakan bahwa Pemerintah Kota Bandar Lampung siap mendukung pelaksanaan program kurban agar berjalan dengan baik, tertib, aman, dan tepat sasaran. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dan masyarakat sangat penting untuk memastikan distribusi bantuan dapat dirasakan secara merata.

Dalam arahannya, Walikota Bandar Lampung meminta pihak YAKESMA untuk melakukan koordinasi dengan Dinas Peternakan, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), serta pihak kelurahan setempat dalam proses pendataan penerima manfaat.

Pendataan tersebut dinilai penting agar penyaluran daging kurban benar-benar diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan, seperti kaum dhuafa, warga kurang mampu, anak yatim, panti asuhan, lansia, serta masyarakat di wilayah yang selama ini jarang tersentuh program kurban.

“Kami ingin bantuan ini benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, koordinasi dan pendataan harus dilakukan dengan baik bersama aparat di tingkat bawah,” katanya.

Selain memastikan distribusi tepat sasaran, Walikota juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan hewan kurban sebelum dilakukan penyembelihan. Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Peternakan akan melakukan pengawasan terhadap kondisi hewan kurban agar seluruh sapi dalam keadaan sehat dan layak konsumsi.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga keamanan pangan dan kesehatan masyarakat. Pemeriksaan kesehatan hewan menjadi bagian penting agar pelaksanaan kurban berjalan sesuai standar kesehatan yang berlaku.

Pemerintah Kota Bandar Lampung juga berharap proses penyembelihan hewan kurban dapat dilakukan secara higienis dan sesuai syariat Islam. Kebersihan area pemotongan hingga proses pengemasan daging menjadi perhatian penting demi menjaga kualitas daging yang akan diterima masyarakat.

Sementara itu, perwakilan YAKESMA menyampaikan komitmennya untuk memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan kurban berjalan aman, tertib, dan transparan. Mulai dari proses pemotongan hingga distribusi daging kurban akan dilakukan sesuai prosedur dan standar yang berlaku.

“Kami berkomitmen memastikan proses pemotongan dan penyaluran daging kurban berjalan higienis, aman, dan transparan. Amanah dari para donatur harus dijalankan dengan sebaik-baiknya sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar perwakilan YAKESMA.

Menurut pihak YAKESMA, program bantuan hewan kurban dari Pemerintah Turki merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan yang diharapkan mampu membantu masyarakat Indonesia dalam menyambut Hari Raya Idul Adha.

Program tersebut juga menjadi simbol persaudaraan antarnegara yang terjalin melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan. Bantuan dari luar negeri menunjukkan bahwa nilai kepedulian dan solidaritas tidak mengenal batas wilayah.

Di tengah kondisi ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat, bantuan daging kurban tentu menjadi berkah tersendiri bagi warga kurang mampu. Banyak keluarga yang mungkin jarang menikmati daging sapi dapat merasakan kebahagiaan Idul Adha melalui program tersebut.

Program kurban juga dinilai memiliki dampak sosial yang besar karena mampu memperkuat hubungan antarwarga. Momentum Idul Adha menjadi saat yang tepat untuk berbagi, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Pemerintah Kota Bandar Lampung sendiri selama ini terus berupaya memperkuat berbagai program sosial guna membantu masyarakat. Kolaborasi dengan lembaga zakat dan organisasi kemanusiaan menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas jangkauan bantuan sosial.

Eva Dwiana menilai keberadaan lembaga seperti YAKESMA sangat membantu pemerintah dalam mendukung program kesejahteraan masyarakat. Dengan jaringan yang luas dan dukungan para donatur, berbagai program sosial dapat dijalankan secara maksimal.

Selain program kurban, YAKESMA diketahui aktif melaksanakan berbagai kegiatan sosial lainnya seperti penyaluran zakat, santunan anak yatim, bantuan pendidikan, bantuan pangan, hingga program kemanusiaan untuk masyarakat terdampak bencana.

Sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga sosial dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Dengan kerja sama yang baik, bantuan dapat disalurkan lebih cepat, tepat sasaran, dan memberikan dampak yang lebih luas.

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan biasanya mengalami peningkatan. Oleh sebab itu, program pembagian daging kurban diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu.

Daging kurban yang dibagikan nantinya diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat sekaligus menghadirkan kebahagiaan dalam suasana hari raya. Banyak warga yang menantikan momentum Idul Adha sebagai kesempatan untuk menikmati hidangan berbahan daging bersama keluarga.

Dalam pelaksanaannya nanti, distribusi daging kurban akan dilakukan secara bertahap melalui koordinasi dengan aparat kelurahan dan tokoh masyarakat setempat. Hal tersebut dilakukan agar pembagian berjalan tertib dan merata.

Pemerintah Kota Bandar Lampung juga mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban selama proses pembagian berlangsung. Warga diminta mengikuti aturan dan jadwal yang telah ditetapkan agar kegiatan berjalan lancar dan tidak menimbulkan kerumunan berlebihan.

Sementara itu, Dinas Peternakan Kota Bandar Lampung akan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan secara berkala sebelum proses penyembelihan dilakukan. Pemeriksaan meliputi kondisi fisik hewan, kesehatan organ, serta kelayakan konsumsi sesuai standar kesehatan hewan.

Pemeriksaan tersebut menjadi langkah penting guna memastikan seluruh hewan kurban bebas dari penyakit dan aman dikonsumsi masyarakat. Pemerintah tidak ingin ada hewan yang tidak memenuhi standar kesehatan masuk dalam proses distribusi.

Selain pengawasan kesehatan hewan, aspek kebersihan lokasi penyembelihan juga menjadi perhatian utama. Pemerintah bersama YAKESMA akan memastikan area pemotongan memenuhi standar kebersihan dan sanitasi agar kualitas daging tetap terjaga.

Bantuan sebanyak 20 ekor sapi untuk Kota Bandar Lampung diperkirakan mampu menjangkau ribuan penerima manfaat di berbagai wilayah. Dengan jumlah tersebut, masyarakat yang selama ini jarang mendapatkan bantuan kurban diharapkan dapat ikut merasakan kebahagiaan Idul Adha.

Walikota Eva Dwiana berharap bantuan dari Pemerintah Turki tersebut dapat memperkuat hubungan persaudaraan antarumat dan antarbangsa. Ia juga berharap semangat kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat.

“Bantuan ini bukan hanya tentang hewan kurban, tetapi juga tentang kepedulian dan rasa persaudaraan. Semoga semangat berbagi seperti ini terus berkembang dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Momentum Idul Adha memang selalu menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan. Melalui pembagian daging kurban, masyarakat diajak untuk saling peduli dan berbagi kebahagiaan dengan sesama.

Di sisi lain, program kurban juga memberikan dampak ekonomi bagi peternak lokal. Kebutuhan hewan kurban yang meningkat menjelang Idul Adha menjadi peluang bagi para peternak untuk meningkatkan pendapatan mereka.

Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap pelaksanaan Program Kurban 1447 Hijriah Tahun 2026 dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Seluruh pihak diharapkan dapat bekerja sama untuk menjaga kelancaran program tersebut.

Dengan adanya bantuan hewan kurban dari Pemerintah Turki melalui YAKESMA, diharapkan masyarakat kurang mampu, anak yatim, panti asuhan, serta warga di wilayah yang minim distribusi kurban dapat merasakan kebahagiaan Hari Raya Idul Adha secara merata.

Program tersebut juga diharapkan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus meningkatkan kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama. Nilai-nilai kemanusiaan dan gotong royong menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang harmonis dan sejahtera.

Pemerintah Kota Bandar Lampung optimistis bahwa sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat akan mampu menciptakan pelaksanaan kurban yang aman, tertib, transparan, dan penuh keberkahan.

Dengan persiapan yang matang dan dukungan semua pihak, Program Kurban 1447 Hijriah Tahun 2026 di Kota Bandar Lampung diharapkan menjadi momentum memperkuat solidaritas sosial sekaligus meringankan beban masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha.

#pemkotbandarlampung #kurban #iduladha

Redaksi Gnotif 

0 Komentar

© Copyright 2022 - Gnotif