Pesisir Barat, Gnotif.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya serta adat istiadat kembali ditunjukkan melalui kehadiran Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, dalam prosesi pengukuhan Raja Pekon Tanjung Rejo dengan gelar adat Raja Setia Muda. Prosesi adat yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Pekon Tanjung Rejo, Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat, pada Ahad (21/6/2026).
Dalam prosesi tersebut, Arlin Agus Saputra secara resmi dikukuhkan sebagai Raja Pekon Tanjung Rejo dan menerima adok atau gelar adat Raja Setia Muda. Pengukuhan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan kepemimpinan adat Sai Batin yang telah diwariskan secara turun-temurun sebagai salah satu identitas budaya masyarakat Lampung, khususnya di wilayah Pesisir Barat.
Acara pengukuhan turut dihadiri oleh Wakil Bupati Pesisir Barat Irawan Topani, para camat, peratin, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang datang untuk menyaksikan langsung prosesi adat tersebut. Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat menjadi bukti bahwa adat Sai Batin masih memiliki tempat yang sangat penting dalam kehidupan sosial masyarakat setempat.
Prosesi pengukuhan berlangsung sesuai tata cara adat Sai Batin yang sarat dengan makna filosofis. Seluruh rangkaian acara dilaksanakan dengan penuh khidmat, mencerminkan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya dan tradisi yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sejak dahulu kala.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Saibatin Marga Bangkunat, Andi Indrawara, yang menyandang gelar adat Suntan Indra Pemuka Pesirah Alam ke-18. Sebagai salah satu tokoh adat yang memiliki peran penting dalam struktur Kedaloman Sai Batin Bangkunat, kehadirannya memberikan makna tersendiri dalam prosesi pengukuhan Raja Setia Muda.
Kedaloman Sai Batin Bangkunat selama ini dikenal sebagai salah satu pilar utama dalam menjaga eksistensi adat Sai Batin di Kabupaten Pesisir Barat. Melalui kepemimpinan adat yang terus berlanjut dari generasi ke generasi, nilai-nilai budaya, tata krama, serta kearifan lokal tetap terpelihara di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.
Dalam sambutannya, Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan menegaskan bahwa adat dan budaya merupakan warisan leluhur yang memiliki nilai sangat tinggi dan harus terus dijaga bersama. Menurutnya, pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab para tokoh adat, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah.
"Pelestarian adat dan budaya merupakan tanggung jawab bersama. Nilai-nilai adat Sai Batin menjadi kekuatan dalam menjaga kebersamaan, persatuan, serta keharmonisan masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat," ujar Dedi Irawan di hadapan para tamu undangan.
Ia juga menilai bahwa lembaga adat memiliki posisi yang sangat strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial, menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat, serta mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal. Menurutnya, pembangunan yang memperhatikan budaya lokal akan menghasilkan masyarakat yang tetap maju tanpa kehilangan identitasnya.
Bupati berharap Raja Setia Muda yang baru dikukuhkan dapat menjalankan amanah adat dengan penuh tanggung jawab serta mampu menjadi teladan bagi masyarakat. Kepemimpinan adat diharapkan mampu memperkuat persatuan, menjaga keharmonisan, sekaligus menjadi jembatan antara masyarakat adat dengan pemerintah dalam berbagai program pembangunan.
Sementara itu, masyarakat yang hadir menyambut baik pelaksanaan prosesi pengukuhan tersebut. Mereka berharap keberadaan Raja Setia Muda dapat semakin memperkuat eksistensi adat Sai Batin sekaligus menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya daerah yang menjadi identitas masyarakat Lampung.
Pengukuhan Raja Setia Muda di Pekon Tanjung Rejo menjadi momentum penting dalam menjaga keberlangsungan adat Sai Batin di Kabupaten Pesisir Barat. Selain sebagai simbol regenerasi kepemimpinan adat, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mempertahankan warisan budaya di tengah arus modernisasi.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berharap sinergi antara pemerintah, lembaga adat, tokoh masyarakat, dan generasi muda terus terjalin erat sehingga adat Sai Batin tetap lestari dan menjadi kekuatan dalam membangun daerah yang berbudaya, harmonis, dan berlandaskan kearifan lokal. Dengan demikian, nilai-nilai luhur peninggalan para leluhur akan terus hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang sebagai bagian dari identitas masyarakat Lampung.
Kobiro: Pesisir Barat: Aprian
Redaksi Gnotif
```
0 Komentar