Bandar Lampung, (Gnotif.com) – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, jajaran Kepolisian Republik Indonesia terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam penyebarluasan informasi kepada publik. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pers Gathering yang diselenggarakan oleh Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Lampung bersama awak media di kawasan wisata Lembah Hijau, Bandar Lampung, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan tersebut dihadiri oleh Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, S.I.K., M.H., para pejabat utama Bidhumas Polda Lampung, seluruh Kasi Humas Polres jajaran Polda Lampung, serta puluhan awak media dari berbagai platform, mulai dari media cetak, media elektronik, televisi, radio hingga media online yang selama ini aktif menjadi mitra Polri dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Hadir mewakili Polres Lampung Utara, Kasi Humas IPTU Herawati mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang mengusung tema “Sinergi Humas Polri dan Insan Media untuk Mewujudkan Informasi yang Akurat, Konstruktif dan Menebar Optimisme”. Tema tersebut dinilai sangat relevan dengan perkembangan era digital saat ini, di mana arus informasi bergerak sangat cepat dan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara lembaga pemerintah dan media massa agar masyarakat memperoleh informasi yang benar, terpercaya, dan bermanfaat.
Pers Gathering bukan sekadar agenda rutin menjelang Hari Bhayangkara, melainkan juga menjadi sarana mempererat hubungan emosional dan profesional antara Polri dan insan pers. Melalui kegiatan tersebut, kedua pihak dapat saling bertukar gagasan, berdiskusi mengenai tantangan komunikasi publik, serta membangun komitmen bersama dalam menjaga kualitas informasi yang beredar di tengah masyarakat.
Momentum Memperkuat Kemitraan Strategis
Dalam beberapa tahun terakhir, peran media massa semakin penting dalam kehidupan masyarakat. Informasi yang disampaikan media tidak hanya menjadi sumber pengetahuan, tetapi juga dapat memengaruhi opini publik dan membentuk persepsi terhadap berbagai kebijakan maupun program pemerintah, termasuk program-program yang dijalankan oleh institusi Polri.
Oleh karena itu, keberadaan media sebagai mitra strategis Polri menjadi faktor yang sangat penting dalam mendukung terciptanya komunikasi publik yang efektif. Melalui kerja sama yang baik antara Humas Polri dan insan pers, berbagai kegiatan kepolisian dapat diketahui masyarakat secara luas, mulai dari pelayanan publik, pengamanan kegiatan masyarakat, penegakan hukum, hingga program sosial kemasyarakatan.
Pers Gathering yang dilaksanakan Bidhumas Polda Lampung menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Polri dalam membangun hubungan yang harmonis dengan insan media. Selain memperkuat silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menyamakan persepsi terkait pentingnya penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.
Dalam suasana yang santai namun produktif, para peserta mendapatkan kesempatan untuk berdialog secara langsung mengenai berbagai isu komunikasi publik yang berkembang saat ini. Diskusi yang berlangsung juga membahas strategi menghadapi tantangan penyebaran informasi di era digital, termasuk maraknya berita palsu atau hoaks yang berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat.
Peran Humas Polri dalam Era Keterbukaan Informasi
Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam pola komunikasi masyarakat. Jika dahulu informasi hanya disebarkan melalui media konvensional, kini masyarakat dapat mengakses berbagai informasi secara cepat melalui internet dan media sosial.
Di satu sisi, perkembangan tersebut memberikan kemudahan dalam penyebaran informasi. Namun di sisi lain, muncul tantangan baru berupa penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, berita bohong, serta konten-konten provokatif yang dapat memicu konflik sosial.
Dalam kondisi seperti itu, Humas Polri memiliki peran strategis sebagai penghubung antara institusi kepolisian dengan masyarakat. Humas bertugas menyampaikan informasi yang benar, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan terkait berbagai kegiatan maupun kebijakan Polri.
Melalui kemitraan yang kuat dengan media massa, Humas Polri dapat memastikan bahwa informasi yang diterima masyarakat berasal dari sumber yang terpercaya. Hal ini menjadi penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian sekaligus menciptakan ruang informasi yang sehat.
Kegiatan Pers Gathering yang digelar menjelang Hari Bhayangkara ke-80 menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas komunikasi publik tersebut. Kehadiran para Kasi Humas dari seluruh Polres jajaran Polda Lampung menunjukkan komitmen yang kuat untuk terus memperkuat sinergitas dengan media dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat.
IPTU Herawati: Media Mitra Strategis Polri
Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyampaikan bahwa hubungan yang harmonis antara Polri dan media memiliki peranan yang sangat penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Menurut IPTU Herawati, media bukan hanya sarana penyampaian informasi, tetapi juga mitra strategis yang membantu Polri dalam mengedukasi masyarakat mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Media merupakan mitra strategis Polri dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Melalui hubungan yang harmonis dan kolaboratif, Polri dan insan pers dapat bersama-sama menghadirkan informasi yang akurat, konstruktif, serta mampu menumbuhkan optimisme di tengah masyarakat,” ujar IPTU Herawati.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan komunikasi publik tidak hanya bergantung pada kemampuan institusi dalam menyampaikan informasi, tetapi juga pada dukungan media dalam mengemas dan menyebarluaskan informasi tersebut secara profesional dan bertanggung jawab.
IPTU Herawati juga mengapresiasi penyelenggaraan Pers Gathering yang dinilai mampu mempererat hubungan antara Humas Polri dan awak media. Melalui forum seperti ini, komunikasi dapat terjalin lebih baik sehingga berbagai program kepolisian dapat tersampaikan secara efektif kepada masyarakat.
Hari Bhayangkara ke-80 Menjadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Pelayanan
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 memiliki makna yang sangat penting bagi institusi Polri. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang perayaan hari lahir Kepolisian Republik Indonesia, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai program dan pelayanan yang telah diberikan kepada masyarakat.
Selama delapan dekade pengabdiannya kepada bangsa dan negara, Polri terus berupaya melakukan transformasi menuju institusi yang semakin profesional, modern, dan terpercaya. Berbagai inovasi pelayanan publik terus dikembangkan guna menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.
Di bidang komunikasi publik, Polri juga terus melakukan pembenahan agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat lebih cepat, transparan, dan mudah diakses. Peran Humas menjadi sangat penting dalam mendukung tujuan tersebut.
Melalui kegiatan Pers Gathering, Polri menunjukkan keseriusannya dalam membangun komunikasi yang terbuka dengan media dan masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan menjelang Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung semangat pelayanan, pengabdian, dan profesionalisme.
Menangkal Hoaks dan Menjaga Kondusivitas Kamtibmas
Salah satu tantangan terbesar dalam era digital saat ini adalah maraknya penyebaran hoaks dan informasi yang belum terverifikasi. Berita palsu yang beredar melalui media sosial sering kali menimbulkan keresahan, memecah belah masyarakat, bahkan berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban.
Dalam konteks tersebut, kolaborasi antara Polri dan media menjadi sangat penting. Media yang profesional memiliki peran sebagai penjaga kualitas informasi dengan mengedepankan prinsip verifikasi dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan.
Sementara itu, Polri melalui jajaran Humas berperan menyediakan informasi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga masyarakat memperoleh gambaran yang utuh mengenai suatu peristiwa atau kebijakan.
Melalui sinergi yang kuat, kedua pihak dapat bersama-sama menangkal penyebaran hoaks serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memilah informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.
Kondusivitas kamtibmas tidak hanya ditentukan oleh keberhasilan penegakan hukum, tetapi juga oleh kualitas komunikasi publik yang mampu menciptakan rasa aman dan kepercayaan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, hubungan yang harmonis antara Polri dan media harus terus dijaga dan ditingkatkan.
Membangun Optimisme Melalui Informasi Positif
Tema yang diangkat dalam Pers Gathering tahun ini menekankan pentingnya menghadirkan informasi yang tidak hanya akurat dan konstruktif, tetapi juga mampu menebarkan optimisme. Hal ini menjadi penting mengingat masyarakat saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan sosial, ekonomi, maupun perkembangan global yang memengaruhi kehidupan sehari-hari.
Informasi yang positif bukan berarti menutupi fakta atau mengabaikan permasalahan yang ada. Sebaliknya, informasi positif adalah informasi yang memberikan solusi, edukasi, inspirasi, serta mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan dan menjaga persatuan.
Polri dan media memiliki tanggung jawab yang sama dalam menghadirkan narasi yang membangun semangat kebersamaan serta memperkuat rasa percaya masyarakat terhadap institusi negara.
Melalui berbagai pemberitaan mengenai keberhasilan program pelayanan publik, kegiatan sosial, upaya menjaga keamanan, hingga kisah-kisah inspiratif di tengah masyarakat, optimisme dapat terus ditumbuhkan sehingga masyarakat semakin percaya diri menghadapi berbagai tantangan.
Komitmen Memperkuat Sinergitas di Masa Mendatang
Kegiatan Pers Gathering yang berlangsung di Lembah Hijau Bandar Lampung tersebut menjadi bukti nyata bahwa hubungan antara Polri dan media terus berjalan dengan baik. Suasana penuh keakraban yang tercipta selama kegiatan menunjukkan bahwa komunikasi yang sehat dapat dibangun melalui dialog, keterbukaan, dan saling menghormati peran masing-masing.
Ke depan, sinergitas antara Humas Polri dan insan pers diharapkan semakin kuat dan produktif. Berbagai tantangan komunikasi yang muncul seiring perkembangan teknologi harus dihadapi secara bersama-sama melalui kolaborasi yang positif.
Polri membutuhkan media untuk menyampaikan informasi secara luas kepada masyarakat, sementara media membutuhkan akses informasi yang akurat dan cepat dari institusi kepolisian. Hubungan yang saling mendukung tersebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan ruang publik yang sehat dan kondusif.
Menjelang Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, semangat kolaborasi yang terbangun melalui Pers Gathering ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri serta mendukung terwujudnya keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan di Provinsi Lampung.
Dengan terjalinnya hubungan yang semakin erat antara Humas Polri dan insan media, berbagai program pelayanan publik, edukasi kamtibmas, serta informasi strategis lainnya dapat tersampaikan secara optimal kepada masyarakat. Pada akhirnya, sinergi tersebut akan menjadi kekuatan besar dalam menghadirkan informasi yang akurat, konstruktif, menebarkan optimisme, serta menjaga situasi keamanan yang aman, damai, dan kondusif menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 dan seterusnya.
(*)
Redaksi Gnotif




0 Komentar