PRINGSEWU, (Gnotif.com) – Pemerintah Kabupaten Pringsewu terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui kegiatan Pencanangan Zona Integritas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pringsewu yang dilaksanakan dalam rangkaian Apel Pagi pada Senin, 15 Juni 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran RSUD Pringsewu dalam memperkuat tekad dan komitmen untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, berkualitas, berintegritas, serta mampu memenuhi harapan masyarakat. Pencanangan Zona Integritas bukan hanya menjadi agenda seremonial, tetapi merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, serta pelayanan prima.
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas, jajaran manajemen RSUD Pringsewu, tenaga medis dan paramedis, aparatur sipil negara di lingkungan rumah sakit, serta berbagai unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan di Kabupaten Pringsewu.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pringsewu menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan salah satu bidang pelayanan publik yang memiliki peran sangat strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, seluruh institusi kesehatan, khususnya rumah sakit milik pemerintah, harus mampu menghadirkan pelayanan yang tidak hanya cepat dan tepat, tetapi juga berlandaskan integritas dan profesionalisme.
Zona Integritas Sebagai Wujud Reformasi Birokrasi
Dalam amanatnya, Bupati Riyanto Pamungkas menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran RSUD Pringsewu yang selama ini telah menunjukkan dedikasi dan kerja keras dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Menurutnya, pencanangan Zona Integritas merupakan bagian penting dari upaya reformasi birokrasi yang saat ini terus didorong oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
Zona Integritas merupakan predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya memiliki komitmen kuat untuk mewujudkan wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi yang bersih serta melayani melalui reformasi birokrasi yang menyeluruh.
Bupati menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas tidak boleh dipahami hanya sebagai pemenuhan dokumen administratif atau target penilaian semata. Lebih dari itu, Zona Integritas harus menjadi gerakan perubahan budaya kerja yang menyentuh seluruh aspek pelayanan dan tata kelola organisasi.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan Zona Integritas sangat ditentukan oleh komitmen bersama seluruh unsur organisasi. Mulai dari pimpinan hingga staf pelaksana harus memiliki pemahaman yang sama bahwa pelayanan publik yang berkualitas hanya dapat diwujudkan apabila seluruh proses kerja berjalan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik-praktik penyimpangan.
“Pencanangan Zona Integritas ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan birokrasi yang bersih, transparan, akuntabel, dan mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas kepada masyarakat,” tegas Bupati.
Tanggung Jawab Besar RSUD sebagai Garda Terdepan Pelayanan Kesehatan
Sebagai rumah sakit milik pemerintah daerah, RSUD Pringsewu memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Rumah sakit tidak hanya menjadi tempat pengobatan, tetapi juga menjadi simbol kehadiran negara dalam menjamin hak masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan yang layak.
Bupati menjelaskan bahwa masyarakat saat ini memiliki harapan yang semakin tinggi terhadap kualitas pelayanan publik, termasuk pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, rumah sakit dituntut untuk terus berbenah dan melakukan berbagai inovasi guna menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Masyarakat tidak hanya membutuhkan pelayanan medis yang profesional dan berkualitas, tetapi juga pelayanan yang ramah, mudah diakses, transparan, dan bebas dari berbagai praktik yang dapat menurunkan kepercayaan publik.
Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Ketika masyarakat merasa dilayani dengan baik, maka kepercayaan terhadap institusi pelayanan publik akan semakin meningkat.
Sebaliknya, apabila pelayanan tidak berjalan secara optimal atau masih ditemukan praktik-praktik yang tidak sesuai dengan prinsip integritas, maka kepercayaan publik dapat menurun dan berdampak pada citra institusi secara keseluruhan.
Karena itu, Bupati menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang mengedepankan integritas, profesionalisme, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas.
WBK dan WBBM Bukan Sekadar Predikat
Dalam sambutannya, Bupati Riyanto Pamungkas juga menyoroti pentingnya pemahaman yang benar mengenai predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) maupun Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Menurutnya, WBK dan WBBM bukanlah tujuan akhir yang harus dikejar semata-mata untuk memperoleh penghargaan. Predikat tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dibangun melalui konsistensi dalam menerapkan prinsip-prinsip integritas dan pelayanan publik yang berkualitas.
Oleh karena itu, seluruh jajaran RSUD Pringsewu diminta untuk tidak hanya fokus pada pencapaian predikat, tetapi lebih mengutamakan perubahan nyata dalam budaya kerja dan kualitas pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Penerapan Zona Integritas harus mampu menghadirkan dampak konkret berupa peningkatan kualitas pelayanan, percepatan proses administrasi, kemudahan akses layanan, peningkatan transparansi, serta penguatan pengawasan internal.
Dengan demikian, masyarakat benar-benar dapat merasakan manfaat dari berbagai upaya reformasi birokrasi yang dilakukan oleh rumah sakit.
Apresiasi terhadap Inovasi Duta Pelayanan
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan apresiasi terhadap berbagai inovasi pelayanan yang telah dikembangkan oleh RSUD Pringsewu dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan.
Salah satu inovasi yang mendapat perhatian khusus adalah program Duta Pelayanan. Program ini dinilai mampu menjadi sarana dalam membangun budaya pelayanan yang lebih ramah, cepat tanggap, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Melalui inovasi tersebut, rumah sakit berupaya menghadirkan pengalaman pelayanan yang lebih humanis dan menyenangkan bagi pasien maupun keluarga pasien. Sikap ramah, empati, serta kemampuan memberikan informasi yang jelas menjadi bagian penting dalam membangun kepuasan masyarakat.
Bupati menilai bahwa pelayanan yang baik tidak hanya ditentukan oleh kualitas medis semata, tetapi juga oleh cara petugas berinteraksi dengan pasien. Komunikasi yang baik dan pelayanan yang ramah dapat memberikan kenyamanan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit.
Keberadaan Duta Pelayanan menjadi salah satu contoh bagaimana inovasi sederhana dapat memberikan dampak besar terhadap kualitas pelayanan publik.
SPOG Goes to Puskesmas Perluas Akses Pelayanan Kesehatan Ibu
Selain Duta Pelayanan, Bupati juga memberikan apresiasi terhadap program inovatif lainnya, yaitu SPOG Goes to Puskesmas. Program ini merupakan bentuk komitmen RSUD Pringsewu dalam mendekatkan layanan spesialis kebidanan dan kandungan kepada masyarakat.
Melalui program tersebut, dokter spesialis obstetri dan ginekologi melakukan pelayanan secara langsung ke puskesmas-puskesmas sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih mudah dan lebih dekat dengan tempat tinggal mereka.
Program ini dinilai sangat strategis karena mampu memperkuat sinergi antara rumah sakit dan puskesmas dalam sistem pelayanan kesehatan daerah.
Selain memperluas akses pelayanan kesehatan, SPOG Goes to Puskesmas juga berperan penting dalam meningkatkan deteksi dini berbagai masalah kesehatan ibu dan anak.
Dengan deteksi dini yang lebih optimal, berbagai risiko kesehatan dapat ditangani lebih cepat sehingga mampu menurunkan angka komplikasi kehamilan dan meningkatkan kualitas kesehatan ibu serta bayi.
Program tersebut juga menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memastikan bahwa masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas.
Inovasi MOMEN PAS Tingkatkan Kesinambungan Pelayanan Pasien
Inovasi lain yang turut mendapat apresiasi adalah program MOMEN PAS (Monitoring dan Pendampingan Pasien). Program ini dirancang untuk memastikan kesinambungan pelayanan kepada pasien melalui proses pemantauan dan pendampingan yang lebih optimal.
Dalam dunia pelayanan kesehatan modern, keberhasilan pengobatan tidak hanya ditentukan oleh tindakan medis yang dilakukan di rumah sakit, tetapi juga oleh proses pemantauan dan tindak lanjut setelah pasien memperoleh layanan.
Melalui MOMEN PAS, RSUD Pringsewu berupaya memastikan bahwa pasien tetap mendapatkan perhatian dan pendampingan sehingga proses pemulihan dapat berjalan dengan baik.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan keselamatan pasien, mengurangi risiko komplikasi, serta memperkuat komunikasi antara tenaga kesehatan dan pasien.
Bupati berharap inovasi tersebut dapat terus dikembangkan dan menjadi salah satu model pelayanan yang mampu meningkatkan mutu layanan kesehatan di Kabupaten Pringsewu.
Membangun Budaya Kerja Berbasis Integritas
Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh jajaran RSUD Pringsewu untuk menjadikan integritas sebagai budaya kerja yang melekat dalam setiap pelaksanaan tugas.
Integritas bukan sekadar slogan atau komitmen yang tertulis dalam dokumen, melainkan harus tercermin dalam perilaku sehari-hari seluruh pegawai. Mulai dari disiplin kerja, kejujuran, kepatuhan terhadap aturan, hingga tanggung jawab dalam melayani masyarakat.
Budaya kerja yang berlandaskan integritas akan menciptakan lingkungan organisasi yang sehat, profesional, dan mampu menghasilkan pelayanan yang berkualitas.
Selain integritas, profesionalisme juga harus menjadi standar dalam setiap proses pelayanan. Setiap tenaga kesehatan dan aparatur rumah sakit harus terus meningkatkan kompetensi, kemampuan, dan kualitas pelayanan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks.
Menurut Bupati, kepuasan masyarakat harus menjadi tujuan utama dalam setiap pelaksanaan tugas. Ketika masyarakat merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan, maka kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah akan semakin meningkat.
Mendukung Pringsewu Makmur Menuju Lampung Maju dan Indonesia Emas
Pencanangan Zona Integritas di RSUD Pringsewu tidak hanya memiliki makna bagi peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendukung pembangunan daerah secara keseluruhan.
Pemerintah Kabupaten Pringsewu memiliki visi besar untuk mewujudkan masyarakat yang makmur, sehat, produktif, dan berdaya saing. Dalam konteks tersebut, sektor kesehatan memegang peranan yang sangat penting karena menjadi fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia.
Bupati optimistis bahwa dengan semangat kebersamaan, kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas, RSUD Pringsewu akan terus berkembang menjadi rumah sakit yang semakin dipercaya masyarakat.
Ia juga meyakini bahwa seluruh jajaran RSUD Pringsewu mampu menjadikan momentum pencanangan Zona Integritas ini sebagai titik awal untuk terus melakukan perbaikan dan inovasi dalam pelayanan.
Dengan dukungan seluruh tenaga kesehatan dan aparatur yang memiliki komitmen kuat terhadap integritas dan profesionalisme, RSUD Pringsewu diharapkan mampu menjadi salah satu institusi pelayanan publik yang membanggakan Kabupaten Pringsewu.
Pada akhirnya, pencanangan Zona Integritas di RSUD Pringsewu menjadi langkah strategis dalam memperkuat reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, membangun kepercayaan masyarakat, serta mendukung terwujudnya visi Pringsewu Makmur menuju Lampung Maju dan Indonesia Emas 2045. Semangat perubahan yang ditunjukkan melalui kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang bersih, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (*)
Editor: Pariyo Saputra
Redaksi Sumateranewstv






0 Komentar