LAMPUNG UTARA, (Gnotif.com) – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Lampung Utara, khususnya di jalur strategis Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Kotabumi Selatan, dalam kondisi aman, terkendali, dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Kepastian tersebut diperoleh setelah dilakukan inspeksi mendadak (sidak) dan pengecekan langsung ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina nomor 24.345.135 yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta, Kamis (11/6/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Lampung Utara, Hendri, S.H., M.M., bersama sejumlah pejabat terkait dan unsur kepolisian.
Pengecekan dilakukan sebagai langkah antisipatif pemerintah daerah dalam memastikan distribusi energi berjalan lancar, sekaligus menjawab kekhawatiran masyarakat terkait isu ketersediaan bahan bakar yang kerap muncul akibat meningkatnya kebutuhan transportasi dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Hendri didampingi oleh Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Disdagrin Lampung Utara, Frans Tanada, serta Kanit Ekonomi Sat Intelkam Polres Lampung Utara, Iptu Mursalin, S.H. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam menjaga stabilitas pasokan energi di daerah.
Pengecekan Dilakukan untuk Menjamin Ketersediaan BBM
Menurut Hendri, kegiatan pemantauan dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya sektor energi, tetap terpenuhi. BBM merupakan salah satu komoditas vital yang memiliki pengaruh besar terhadap aktivitas ekonomi, transportasi, distribusi barang, hingga kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin adanya gangguan distribusi ataupun kekurangan stok yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pengecekan dilakukan secara langsung guna memperoleh data dan kondisi riil di lapangan.
"Kami ingin memastikan bahwa stok bahan bakar minyak di SPBU yang menjadi salah satu titik pelayanan utama masyarakat ini tersedia dalam jumlah yang cukup. Dari hasil pengecekan yang kami lakukan hari ini, Alhamdulillah stok kuota BBM di SPBU Pertamina Jalan Soekarno-Hatta dalam kondisi aman dan terkendali," ujar Hendri saat memberikan keterangan kepada awak media.
Ia menegaskan bahwa hasil pengecekan menunjukkan tidak terdapat indikasi kelangkaan ataupun gangguan distribusi yang dapat menghambat pelayanan kepada masyarakat. Seluruh jenis BBM yang menjadi kebutuhan masyarakat masih tersedia sesuai kuota yang telah ditetapkan.
Hendri juga mengapresiasi pihak Pertamina dan pengelola SPBU yang terus menjaga ketersediaan stok serta memastikan pelayanan kepada konsumen berjalan dengan baik.
Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying
Dalam kesempatan tersebut, Hendri mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying. Menurutnya, tindakan membeli secara berlebihan justru dapat memicu antrean panjang dan menciptakan persepsi kelangkaan yang sebenarnya tidak terjadi.
Pemerintah daerah memastikan bahwa pasokan BBM yang disalurkan melalui Pertamina masih berada dalam kondisi normal dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Lampung Utara.
"Kami mengajak masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan. Tidak perlu khawatir karena stok yang tersedia saat ini aman dan distribusinya berjalan lancar. Pemerintah daerah bersama Pertamina terus melakukan pemantauan sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik," katanya.
Ia menambahkan bahwa stabilitas pasokan BBM merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kestabilan harga barang dan jasa. Apabila distribusi bahan bakar berjalan lancar, maka aktivitas ekonomi masyarakat juga dapat berlangsung secara normal tanpa gangguan.
Selain itu, pemerintah daerah juga akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM agar tidak terjadi penyalahgunaan maupun praktik-praktik yang dapat merugikan masyarakat.
Sinergi Disdagrin dan Polres Lampung Utara
Keterlibatan unsur kepolisian dalam kegiatan pengecekan ini menunjukkan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menjaga ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat. Kanit Ekonomi Sat Intelkam Polres Lampung Utara, Iptu Mursalin, S.H., turut melakukan pemantauan terhadap kondisi distribusi dan pelayanan di SPBU.
Sinergi antara Disdagrin dan Polres Lampung Utara menjadi langkah strategis untuk memastikan tidak ada hambatan dalam rantai distribusi BBM. Selain itu, pengawasan juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi penimbunan, penyalahgunaan distribusi, maupun praktik-praktik yang dapat mengganggu stabilitas pasokan.
Kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah serta memberikan rasa aman kepada masyarakat terkait ketersediaan kebutuhan energi.
Pemerintah daerah berharap kerja sama yang telah terjalin selama ini dapat terus diperkuat sehingga berbagai potensi permasalahan yang berkaitan dengan distribusi BBM dapat segera diantisipasi dan diselesaikan.
SPBU Soekarno-Hatta Jadi Salah Satu Titik Strategis
SPBU Pertamina nomor 24.345.135 yang berada di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Kotabumi Selatan, merupakan salah satu titik pelayanan BBM yang memiliki peran strategis bagi masyarakat Lampung Utara.
Lokasinya yang berada di jalur utama menjadikan SPBU ini melayani berbagai jenis kendaraan, baik kendaraan pribadi, kendaraan umum, kendaraan logistik, maupun kendaraan operasional pemerintah dan swasta.
Tingginya mobilitas kendaraan yang melintas setiap hari membuat ketersediaan stok BBM di SPBU tersebut menjadi perhatian penting bagi pemerintah daerah. Karena itu, pengecekan rutin maupun insidental terus dilakukan untuk memastikan pelayanan tetap berjalan optimal.
Selain melayani masyarakat Kotabumi dan sekitarnya, SPBU ini juga menjadi tempat pengisian bahan bakar bagi kendaraan yang melintas dari berbagai daerah di Provinsi Lampung. Dengan demikian, kelancaran distribusi BBM di lokasi ini memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap aktivitas transportasi dan perdagangan di kawasan tersebut.
Harga BBM Masih Stabil
Sementara itu, Pengawas SPBU Pertamina 24.345.135, Erik Satria, menjelaskan bahwa selain memastikan ketersediaan stok, pihaknya juga terus memantau perkembangan harga BBM yang berlaku sesuai ketentuan dari Pertamina.
Menurut Erik, secara umum harga berbagai jenis BBM yang tersedia di SPBU masih berada dalam kondisi stabil. Hanya terdapat penyesuaian harga pada salah satu produk non-subsidi, yakni Pertamax 92.
"Untuk harga masih stabil seperti biasa. Yang mengalami penyesuaian hanya Pertamax yang saat ini menjadi Rp16.500 per liter," jelas Erik.
Adapun rincian harga BBM yang berlaku di SPBU Pertamina Jalan Soekarno-Hatta saat ini adalah sebagai berikut:
- Pertalite : Rp10.000 per liter (stabil)
- Solar : Rp6.800 per liter (stabil)
- Pertamax Turbo : Rp21.200 per liter (stabil)
- Dexlite : Rp23.500 per liter (stabil)
- Pertamax 92 : Rp16.500 per liter (mengalami kenaikan)
Meski terdapat penyesuaian pada Pertamax, pihak SPBU memastikan bahwa pelayanan kepada konsumen tetap berjalan normal dan tidak mempengaruhi ketersediaan stok bahan bakar.
Ketersediaan Energi Menjadi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi
Ketersediaan bahan bakar minyak memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Hampir seluruh sektor kegiatan ekonomi bergantung pada kelancaran pasokan energi, mulai dari sektor transportasi, perdagangan, pertanian, industri, hingga jasa.
Di Kabupaten Lampung Utara yang memiliki aktivitas perdagangan cukup tinggi, distribusi BBM menjadi salah satu faktor utama yang menentukan kelancaran arus barang dan mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah menempatkan pengawasan terhadap ketersediaan energi sebagai salah satu prioritas penting.
Apabila pasokan BBM mengalami gangguan, maka dampaknya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat. Biaya transportasi berpotensi meningkat, distribusi barang menjadi terhambat, dan harga kebutuhan pokok dapat mengalami kenaikan.
Karena itu, langkah-langkah pemantauan yang dilakukan Disdagrin bersama berbagai pihak terkait merupakan bentuk upaya preventif untuk memastikan kondisi tersebut tidak terjadi.
Pemerintah daerah juga menilai bahwa stabilitas pasokan energi akan memberikan dampak positif terhadap iklim investasi dan aktivitas usaha masyarakat. Dengan tersedianya BBM yang cukup, pelaku usaha dapat menjalankan kegiatan operasionalnya secara optimal tanpa khawatir terhadap gangguan distribusi energi.
Pertamina Berkomitmen Menjaga Distribusi
Pertamina sebagai perusahaan yang bertanggung jawab terhadap penyediaan dan distribusi BBM nasional terus berkomitmen menjaga pasokan energi hingga ke daerah-daerah. Melalui jaringan SPBU yang tersebar di berbagai wilayah, Pertamina memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan.
Di Lampung Utara, koordinasi antara Pertamina, pemerintah daerah, dan aparat keamanan terus dilakukan guna memastikan seluruh proses distribusi berjalan lancar. Langkah ini penting mengingat tingginya kebutuhan bahan bakar yang terus meningkat seiring pertumbuhan jumlah kendaraan dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Pengelola SPBU juga terus melakukan pemantauan terhadap stok harian serta berkoordinasi dengan pihak Pertamina apabila terjadi peningkatan permintaan yang signifikan. Dengan sistem distribusi yang terintegrasi, pasokan dapat segera ditambah apabila diperlukan.
Pemerintah Akan Terus Melakukan Monitoring
Plt. Kepala Disdagrin Lampung Utara, Hendri, menegaskan bahwa kegiatan pengecekan ini bukan yang terakhir. Pemerintah daerah akan terus melakukan monitoring secara berkala terhadap berbagai SPBU yang ada di wilayah Kabupaten Lampung Utara.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok BBM tetap terjaga dan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal. Selain itu, pemerintah juga akan terus memantau perkembangan harga guna menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Menurutnya, pengawasan yang dilakukan secara rutin merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam melindungi kepentingan masyarakat serta menjaga kepercayaan publik terhadap ketersediaan kebutuhan energi.
"Kami akan terus melakukan pemantauan bersama pihak terkait. Tujuannya agar masyarakat merasa tenang karena kebutuhan bahan bakar tersedia dan pelayanan tetap berjalan dengan baik," ujarnya.
Kesimpulan
Hasil pengecekan yang dilakukan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Lampung Utara bersama Polres Lampung Utara di SPBU Pertamina 24.345.135 Jalan Soekarno-Hatta menunjukkan bahwa stok BBM dalam kondisi aman dan terkendali. Seluruh jenis bahan bakar yang dibutuhkan masyarakat tersedia dengan baik dan distribusinya berjalan normal.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta membeli BBM sesuai kebutuhan karena pasokan dipastikan mencukupi. Di sisi lain, Pertamina terus berkomitmen menjaga distribusi energi agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan pihak Pertamina, diharapkan stabilitas pasokan energi di Kabupaten Lampung Utara dapat terus terjaga sehingga aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat berlangsung lancar tanpa hambatan. Dengan kondisi stok yang aman serta pengawasan yang terus dilakukan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM di wilayah Lampung Utara, khususnya di jalur strategis Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Kotabumi Selatan.
(*)
Redaksi Gnotif



0 Komentar