TULANG BAWANG BARAT, (Sumateranewstv.com) – Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba) Polda Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga profesionalisme dan disiplin personel melalui pelaksanaan apel pemeriksaan berkala senjata api (senpi) dinas. Kegiatan yang digelar di halaman apel Mapolres Tulang Bawang Barat pada Kamis (4/6/2026) tersebut menjadi bagian dari pengawasan internal yang rutin dilakukan guna memastikan seluruh senjata api inventaris Polri digunakan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.
Pemeriksaan berkala yang dilaksanakan oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Tubaba itu tidak hanya berfokus pada kondisi fisik senjata api, tetapi juga mencakup aspek administrasi, kelengkapan dokumen, jumlah amunisi, hingga kesesuaian data inventaris yang tercatat dalam sistem kepolisian. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga akuntabilitas penggunaan senjata api dinas sekaligus mencegah terjadinya penyalahgunaan yang dapat merugikan institusi maupun masyarakat.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Log Polres Tulang Bawang Barat AKBP Tarmansyah, S.E., didampingi Kasipropam Iptu Sulistiawansyah Putra, S.H., serta Kasiwas AKP Mualimin, S.Pd.I. Turut hadir para perwira Polres Tubaba, personel pemegang senjata api dinas, serta unsur pengawas internal yang terlibat dalam proses pemeriksaan.
Pelaksanaan pemeriksaan berlangsung secara sistematis dengan melibatkan tim gabungan dari Sipropam, Bagian Logistik, dan Seksi Pengawasan (Siwas). Setiap personel yang memegang senjata api dinas diwajibkan membawa senjatanya untuk diperiksa secara langsung oleh tim pemeriksa. Selain itu, seluruh dokumen yang berkaitan dengan kepemilikan dan penggunaan senjata api juga harus ditunjukkan guna memastikan kelengkapan administrasi.
Kabag Log Polres Tubaba AKBP Tarmansyah menjelaskan bahwa kegiatan pemeriksaan berkala ini merupakan bagian dari mekanisme kontrol internal yang wajib dilaksanakan secara rutin di lingkungan Polri. Menurutnya, senjata api merupakan alat khusus yang hanya dapat digunakan oleh personel tertentu yang memenuhi syarat dan memiliki izin resmi.
“Hari ini saya memimpin langsung pengecekan dan pemeriksaan senpi dinas inventaris serta gudang logistik Polres Tubaba. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh senjata api yang berada dalam penguasaan personel maupun yang tersimpan di gudang logistik berada dalam kondisi baik, lengkap secara administrasi, dan siap digunakan apabila diperlukan dalam pelaksanaan tugas,” ujar AKBP Tarmansyah.
Ia menegaskan bahwa penggunaan senjata api di lingkungan Polri memiliki aturan yang sangat ketat. Setiap anggota yang diberikan kewenangan memegang senjata api wajib memenuhi berbagai persyaratan, mulai dari tes psikologi, tes kesehatan, kemampuan menembak, hingga penilaian perilaku dan kedisiplinan.
Melalui pemeriksaan berkala ini, Polres Tubaba ingin memastikan bahwa seluruh personel yang memegang senjata api tetap memenuhi standar yang telah ditetapkan. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana evaluasi terhadap tingkat kepatuhan anggota dalam merawat dan menjaga senjata yang dipinjam-pakaikan kepada mereka.
Dalam pemeriksaan kali ini, tim melakukan pengecekan terhadap berbagai aspek penting. Salah satunya adalah kelengkapan administrasi berupa surat izin pemegang senjata api dan kartu identitas pemegang senpi. Dokumen tersebut menjadi syarat utama yang harus dimiliki setiap personel sebelum diberikan kewenangan membawa dan menggunakan senjata api dinas.
Selain administrasi, kondisi fisik senjata juga menjadi perhatian utama. Petugas memeriksa kebersihan senjata, fungsi mekanik, kelengkapan komponen, serta kondisi amunisi yang melekat pada setiap senjata. Pemeriksaan dilakukan secara detail guna memastikan tidak terdapat kerusakan atau gangguan teknis yang dapat memengaruhi fungsi senjata saat digunakan.
Kesesuaian nomor registrasi senjata dengan data inventaris satuan juga menjadi bagian penting dalam proses pemeriksaan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh senjata yang tercatat dalam inventaris benar-benar berada dalam penguasaan yang sah dan sesuai dengan data resmi yang dimiliki Polres Tubaba.
Berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan, sebanyak 25 pucuk senjata api laras panjang dan 9 pucuk senjata api laras pendek inventaris yang digunakan oleh satuan kerja Polres Tubaba maupun Polsek jajaran menjalani pemeriksaan langsung oleh tim.
Sementara itu, di Gudang Logistik Polres Tubaba terdapat sebanyak 211 pucuk senjata api laras pendek dan 31 pucuk senjata api laras panjang berikut amunisi yang juga diperiksa secara menyeluruh. Seluruh senjata yang tersimpan di gudang diperiksa satu per satu untuk memastikan kondisinya tetap terjaga dan siap digunakan apabila dibutuhkan.
Menurut AKBP Tarmansyah, pemeriksaan terhadap gudang logistik memiliki peran yang tidak kalah penting dibandingkan pemeriksaan senjata yang digunakan personel. Gudang logistik merupakan pusat penyimpanan inventaris yang harus dikelola dengan baik guna menjamin keamanan dan kesiapan operasional kepolisian.
“Setiap senjata api yang tersimpan di gudang logistik harus terdata dengan baik, tersimpan secara aman, dan selalu siap digunakan. Oleh karena itu, pengecekan dilakukan secara berkala untuk memastikan tidak ada permasalahan terkait inventaris maupun kondisi fisik senjata,” jelasnya.
Kegiatan pemeriksaan ini juga menjadi bagian dari langkah preventif untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan senjata api dinas. Dalam berbagai kesempatan, pimpinan Polri selalu menegaskan pentingnya pengawasan terhadap penggunaan senjata api karena alat tersebut memiliki tingkat risiko yang tinggi apabila digunakan secara tidak sesuai prosedur.
Pengawasan yang ketat dinilai menjadi salah satu cara efektif untuk memastikan bahwa setiap personel memahami tanggung jawab yang melekat pada penggunaan senjata api. Dengan adanya pemeriksaan berkala, setiap anggota akan lebih disiplin dalam menjaga, merawat, dan menggunakan senjata yang dipercayakan kepadanya.
Kasi Propam Polres Tubaba Iptu Sulistiawansyah Putra menambahkan bahwa pemeriksaan berkala juga menjadi sarana pembinaan bagi personel. Selain memeriksa kondisi senjata dan administrasi, tim juga memberikan arahan terkait tata cara penggunaan dan penyimpanan senjata api sesuai standar operasional prosedur yang berlaku.
Menurutnya, pembinaan yang dilakukan secara rutin akan membantu meningkatkan kesadaran personel terhadap pentingnya disiplin dalam penggunaan senjata api. Dengan demikian, potensi terjadinya pelanggaran dapat diminimalkan sejak dini.
Sementara itu, Kasiwas AKP Mualimin menekankan bahwa fungsi pengawasan internal memiliki peran penting dalam menjaga integritas institusi. Pengawasan tidak hanya bertujuan mencari kesalahan, tetapi juga memastikan seluruh personel menjalankan tugas sesuai ketentuan dan standar profesional yang telah ditetapkan.
Dalam lingkungan kepolisian, profesionalisme menjadi salah satu aspek yang sangat penting. Masyarakat menaruh harapan besar kepada Polri untuk memberikan pelayanan terbaik sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban. Oleh karena itu, setiap personel dituntut untuk bekerja secara profesional, disiplin, dan bertanggung jawab.
Penggunaan senjata api merupakan salah satu aspek yang paling mendapat perhatian dalam tugas kepolisian. Senjata api hanya boleh digunakan dalam kondisi tertentu yang diatur secara jelas dalam peraturan perundang-undangan maupun standar operasional Polri. Setiap penggunaan senjata api harus dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, moral, dan institusional.
Karena itulah, kegiatan pemeriksaan berkala seperti yang dilakukan Polres Tubaba menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas dan profesionalisme personel. Dengan adanya kontrol yang berkesinambungan, potensi penyimpangan dapat dicegah dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian dapat terus ditingkatkan.
Selain memastikan kesiapan operasional, pemeriksaan berkala juga bertujuan menjaga kondisi senjata api agar tetap layak digunakan. Senjata yang tidak dirawat dengan baik berpotensi mengalami kerusakan yang dapat membahayakan pengguna maupun orang lain. Oleh sebab itu, setiap personel diwajibkan menjaga kebersihan dan kelayakan fungsi senjata yang dipinjam-pakaikan kepadanya.
Polres Tubaba menegaskan bahwa pengawasan terhadap personel merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan kepolisian. Setiap anggota yang diberikan kepercayaan memegang senjata api harus mampu menunjukkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
“Pengawasan terhadap personel merupakan hal yang penting dilakukan guna memastikan bahwa pelaksanaan tugas berjalan baik, serta menghindari adanya penyimpangan terutama oleh personel yang meminjam pakai senpi dinas,” tegas AKBP Tarmansyah.
Ia menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan. Melalui pengawasan yang konsisten, Polres Tubaba berharap dapat menciptakan budaya kerja yang profesional dan bertanggung jawab di lingkungan internal kepolisian.
Kegiatan pemeriksaan berkala senjata api dinas ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Polres Tulang Bawang Barat dalam menjaga profesionalisme personel sekaligus memastikan seluruh peralatan operasional kepolisian berada dalam kondisi optimal. Dengan pengawasan yang ketat dan berkesinambungan, diharapkan setiap anggota Polri dapat menjalankan tugas dengan baik, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Melalui langkah-langkah pengawasan internal yang dilakukan secara konsisten, Polres Tubaba terus berupaya mewujudkan institusi kepolisian yang Presisi, profesional, modern, dan terpercaya. Pemeriksaan senjata api dinas bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bagian dari tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa setiap kewenangan yang diberikan kepada anggota Polri digunakan secara tepat, proporsional, dan sesuai aturan demi menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.
(Humas Tubaba)
Redaksi Gnotif






0 Komentar