Berita

Breaking News

Polres Tulang Bawang Barat Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Persatuan dan Kebangsaan

TULANG BAWANG BARAT, (Gnotif.com) – Kepolisian Resor (Polres) Tulang Bawang Barat, Polda Lampung, menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 dengan penuh khidmat dan semangat nasionalisme di Lapangan Upacara Mapolres Tulang Bawang Barat, Senin (01/06/2026) pagi. Kegiatan tersebut mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” yang menjadi pengingat pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K. serta diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek jajaran, personel Polres Tulang Bawang Barat, serta anggota Polsek jajaran yang hadir sebagai peserta upacara. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai luhur Pancasila yang telah menjadi dasar negara sekaligus pedoman hidup bangsa Indonesia sejak kemerdekaan.

Sejak pagi hari, suasana Lapangan Upacara Mapolres Tulang Bawang Barat tampak tertib dan penuh semangat kebangsaan. Seluruh peserta mengikuti jalannya kegiatan dengan penuh kesungguhan sebagai bentuk penghormatan terhadap ideologi bangsa yang telah menjadi perekat persatuan Indonesia selama puluhan tahun.

Rangkaian upacara berlangsung sesuai tata upacara resmi yang telah ditetapkan. Kegiatan diawali dengan penghormatan kepada Sang Merah Putih yang kemudian dilanjutkan dengan pengibaran bendera kebangsaan Indonesia. Lagu Indonesia Raya berkumandang dengan penuh semangat, menambah suasana haru dan kebanggaan nasional di kalangan peserta upacara.

Setelah prosesi pengibaran bendera, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila yang diikuti oleh seluruh peserta upacara. Selanjutnya dibacakan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menjadi landasan konstitusional bangsa Indonesia dalam menjalankan kehidupan bernegara.

Momentum tersebut menjadi pengingat bagi seluruh peserta bahwa Pancasila bukan sekadar simbol negara, melainkan nilai-nilai luhur yang harus terus dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih bagi anggota Polri yang memiliki tugas dan tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan bangsa.

Dalam amanatnya sebagai pembina upacara, Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sendi Antoni menegaskan bahwa Pancasila merupakan pemersatu bangsa yang telah terbukti mampu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia.

Menurut Kapolres, Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman suku, agama, ras, budaya, bahasa, dan adat istiadat. Keberagaman tersebut merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga bersama agar tetap menjadi kekuatan dalam membangun Indonesia yang maju dan sejahtera.

“Hari Lahir Pancasila menjadi momentum bagi kita semua untuk terus menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga menjadi pedoman dalam menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan membangun kehidupan yang damai,” ujar AKBP Sendi Antoni dalam amanatnya.

Ia menjelaskan bahwa di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis, tantangan terhadap persatuan bangsa juga semakin kompleks. Perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat membawa banyak manfaat, namun di sisi lain juga dapat menimbulkan berbagai persoalan apabila tidak disikapi dengan bijak.

Penyebaran informasi yang tidak benar, ujaran kebencian, provokasi, serta berbagai bentuk perpecahan sosial menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama. Oleh karena itu, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus terus dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari agar masyarakat tetap mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Kapolres menegaskan bahwa sebagai anggota Polri, seluruh personel memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Tidak hanya dalam lingkungan kerja, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, tugas kepolisian tidak hanya sebatas penegakan hukum semata, tetapi juga mencakup upaya menjaga harmonisasi sosial, memperkuat rasa persaudaraan, serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

Oleh karena itu, seluruh personel Polres Tulang Bawang Barat diminta untuk senantiasa menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam setiap pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Kapolres juga menyoroti tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yaitu “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Menurutnya, tema tersebut memiliki makna yang sangat mendalam karena menegaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tidak hanya relevan bagi kehidupan bangsa Indonesia, tetapi juga memiliki nilai universal yang dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dunia.

Nilai toleransi, penghormatan terhadap hak asasi manusia, semangat musyawarah, keadilan sosial, dan gotong royong yang terkandung dalam Pancasila merupakan prinsip-prinsip yang dapat menjadi fondasi dalam membangun kehidupan global yang lebih damai dan harmonis.

“Sebagai anggota Polri, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta menjadi teladan dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, kita dapat mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Kapolres mengajak seluruh personel untuk menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai sarana refleksi diri. Refleksi tersebut penting dilakukan guna memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan profesionalisme, integritas, serta pendekatan humanis.

Menurutnya, masyarakat saat ini mengharapkan kehadiran Polri yang profesional dan responsif terhadap berbagai kebutuhan masyarakat. Oleh sebab itu, setiap anggota Polri harus mampu menunjukkan sikap yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap tindakan dan keputusan yang diambil.

Pelayanan yang humanis, penegakan hukum yang berkeadilan, serta sikap yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan merupakan bentuk nyata pengamalan Pancasila dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Peringatan Hari Lahir Pancasila juga menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. Kapolres menekankan bahwa keberhasilan institusi Polri sangat bergantung pada kepercayaan masyarakat yang dibangun melalui pelayanan yang profesional dan berkualitas.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Sendi Antoni juga mengingatkan pentingnya semangat gotong royong yang menjadi salah satu ciri khas bangsa Indonesia. Menurutnya, semangat gotong royong harus terus dipelihara karena menjadi modal sosial yang sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Melalui kerja sama yang baik antara Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat, berbagai tantangan keamanan dapat dihadapi secara bersama-sama.

Semangat gotong royong juga menjadi implementasi nyata dari sila ketiga Pancasila, yaitu Persatuan Indonesia. Dengan mengedepankan kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama, masyarakat dapat membangun lingkungan yang harmonis, aman, dan damai.

Selain memperkuat semangat kebangsaan, kegiatan peringatan Hari Lahir Pancasila di Polres Tulang Bawang Barat juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran seluruh personel akan pentingnya menjaga ideologi negara di tengah berbagai perubahan sosial yang terus berkembang.

Dalam era digital saat ini, tantangan ideologi tidak lagi datang dalam bentuk fisik semata, tetapi juga melalui berbagai informasi dan pengaruh yang dapat memengaruhi pola pikir masyarakat. Oleh karena itu, pemahaman yang kuat terhadap nilai-nilai Pancasila menjadi sangat penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh berbagai paham yang bertentangan dengan ideologi bangsa.

Kapolres menegaskan bahwa Polri memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas nasional dan memperkuat persatuan bangsa. Melalui tugas-tugas kepolisian yang dilaksanakan secara profesional, Polri diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI.

Kegiatan upacara berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar hingga selesai. Seluruh peserta menunjukkan sikap disiplin dan penghormatan yang tinggi terhadap jalannya upacara sebagai bentuk kecintaan terhadap bangsa dan negara.

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di lingkungan Polres Tulang Bawang Barat menjadi bukti nyata komitmen institusi Polri dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Tidak hanya sebagai dasar negara, Pancasila juga menjadi pedoman moral dalam menjalankan tugas kepolisian yang berorientasi pada pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Tulang Bawang Barat berharap semangat Pancasila terus tertanam dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya diharapkan mampu menjadi penguat persatuan bangsa sekaligus menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan yang akan datang.

Di tengah berbagai dinamika kehidupan masyarakat, semangat persatuan dan kesatuan bangsa harus terus dijaga. Pancasila telah membuktikan dirinya sebagai fondasi yang kokoh dalam menjaga keutuhan Indonesia sejak masa kemerdekaan hingga saat ini.

Karena itu, seluruh elemen bangsa, termasuk aparat kepolisian, memiliki tanggung jawab bersama untuk terus menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, Indonesia akan tetap menjadi bangsa yang kuat, damai, dan mampu menghadapi berbagai tantangan global dengan penuh optimisme.

Upacara Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar Polres Tulang Bawang Barat menjadi salah satu wujud nyata komitmen tersebut. Melalui semangat kebangsaan yang terus dipupuk, Polres Tulang Bawang Barat bertekad untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban demi terwujudnya Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera.

(Humas Tubaba)

Redaksi Gnotif 

0 Komentar

© Copyright 2022 - Gnotif