TULANG BAWANG BARAT, (Gnotif.com) – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba), Polda Lampung, terus mengintensifkan berbagai kegiatan yang bertujuan mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat. Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan penilaian Lomba Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) tingkat Polres yang dilaksanakan oleh Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Tulang Bawang Barat di Pos Satkamling Tiyuh Mulya Sari, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Selasa (16/06/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Penilaian lomba Satkamling merupakan salah satu bentuk pembinaan yang dilakukan Polri untuk mendorong masyarakat semakin peduli terhadap keamanan wilayah tempat tinggalnya.
Pelaksanaan penilaian dimulai pada pukul 00.30 WIB dan dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Tulang Bawang Barat bersama personel Sat Binmas. Kegiatan tersebut turut didampingi Kapolsek Gunung Agung beserta jajaran personel Polsek Gunung Agung yang ikut melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan Pos Satkamling peserta lomba.
Tim penilai melakukan observasi secara menyeluruh terhadap kondisi Pos Satkamling, mulai dari kelengkapan administrasi, kesiapan petugas ronda, fasilitas pendukung, hingga mekanisme pelaksanaan ronda malam yang diterapkan oleh masyarakat setempat.
Satkamling Menjadi Garda Terdepan Keamanan Lingkungan
Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Binmas AKP Gutri menegaskan bahwa keberadaan Satkamling memiliki peran yang sangat penting sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada aparat kepolisian. Sebaliknya, diperlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat agar tercipta lingkungan yang aman, nyaman, serta kondusif.
"Melalui lomba Satkamling ini, kami berharap kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap keamanan lingkungan semakin meningkat. Satkamling yang aktif dan terkelola dengan baik akan menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat," ujar AKP Gutri.
Ia menjelaskan bahwa Satkamling bukan sekadar pos ronda, melainkan menjadi pusat koordinasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Keberadaan Satkamling juga menjadi wadah komunikasi antara warga dengan aparat kepolisian apabila ditemukan potensi gangguan keamanan.
Penilaian Dilakukan Secara Menyeluruh
Dalam pelaksanaan lomba, tim penilai melakukan evaluasi terhadap berbagai indikator yang telah ditetapkan. Penilaian dilakukan secara objektif guna memperoleh Pos Satkamling terbaik yang nantinya dapat menjadi percontohan bagi wilayah lain di Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Beberapa aspek yang menjadi perhatian dalam penilaian antara lain sumber daya manusia (SDM) pengelola Satkamling, dukungan anggaran operasional, kelengkapan sarana dan prasarana, pelaksanaan kegiatan operasional ronda malam, sistem administrasi, hingga pola pembinaan yang dilakukan terhadap anggota Satkamling.
Selain itu, kebersihan lingkungan pos, kesiapan alat komunikasi, perlengkapan keamanan, buku mutasi ronda, jadwal piket, serta kemampuan petugas dalam merespons situasi darurat juga menjadi bagian dari indikator penilaian.
Tim penilai juga berdialog langsung dengan petugas ronda dan warga sekitar untuk mengetahui sejauh mana keberadaan Satkamling memberikan manfaat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Mendorong Budaya Ronda Malam
Kasat Binmas AKP Gutri mengatakan bahwa lomba Satkamling merupakan salah satu strategi pembinaan masyarakat agar budaya ronda malam tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.
Menurutnya, kegiatan ronda malam yang dilakukan secara terorganisir mampu mencegah berbagai potensi tindak kriminalitas seperti pencurian, perkelahian, penyalahgunaan narkoba, maupun gangguan keamanan lainnya.
Dengan adanya jadwal ronda yang teratur, masyarakat akan lebih mengenal kondisi lingkungan sekitar sehingga apabila terdapat orang asing atau aktivitas mencurigakan dapat segera diketahui dan dilaporkan kepada aparat kepolisian.
Budaya ronda malam juga dinilai mampu mempererat hubungan sosial antarwarga karena setiap warga memiliki kesempatan untuk saling berinteraksi, berdiskusi, dan bekerja sama menjaga keamanan lingkungan.
Memperkuat Kemitraan Polri dan Masyarakat
Pelaksanaan lomba Satkamling juga menjadi momentum untuk memperkuat kemitraan antara Polri dengan masyarakat. Selama ini, Polri terus mendorong pendekatan preventif melalui pemberdayaan masyarakat agar tercipta sistem keamanan lingkungan yang mandiri.
Melalui Satkamling, masyarakat tidak hanya menjadi objek pelayanan kepolisian, tetapi juga menjadi mitra aktif dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah masing-masing.
Sinergi tersebut menjadi salah satu implementasi konsep Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan publik, pendekatan humanis, serta kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat.
Kasat Binmas berharap seluruh warga dapat terus mempertahankan semangat gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan karena keberhasilan menciptakan situasi kamtibmas merupakan hasil kerja sama semua pihak.
Antusiasme Warga Tiyuh Mulya Sari
Kegiatan penilaian Satkamling mendapat sambutan positif dari masyarakat Tiyuh Mulya Sari. Warga terlihat antusias menyambut kedatangan tim penilai dengan menunjukkan berbagai inovasi yang telah diterapkan di Pos Satkamling mereka.
Berbagai fasilitas pendukung seperti papan informasi, jadwal ronda, buku mutasi, perlengkapan keamanan, hingga area pos yang bersih dan tertata menjadi bukti keseriusan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Para petugas ronda juga memperlihatkan kesiapan mereka dalam menjalankan tugas, mulai dari pembagian jadwal piket, sistem pelaporan, hingga koordinasi dengan aparat kepolisian apabila terjadi gangguan keamanan.
Semangat masyarakat tersebut menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya keamanan lingkungan terus tumbuh seiring dengan pembinaan yang dilakukan oleh Polres Tulang Bawang Barat.
Satkamling Sebagai Bentuk Pencegahan Dini
Keberadaan Satkamling memiliki fungsi strategis sebagai sistem deteksi dan pencegahan dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan. Dengan adanya ronda malam yang dilakukan secara rutin, peluang terjadinya tindak kejahatan dapat diminimalkan.
Selain menjaga keamanan, Satkamling juga berperan dalam mempercepat penyampaian informasi apabila terjadi keadaan darurat seperti kebakaran, bencana alam, kecelakaan, maupun kondisi lain yang membutuhkan penanganan cepat.
Polri menilai keberadaan Satkamling menjadi salah satu kekuatan utama dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan tertib karena melibatkan partisipasi langsung masyarakat.
Momentum Hari Bhayangkara ke-80
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polres Tulang Bawang Barat untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, edukatif, dan pembinaan. Penilaian lomba Satkamling merupakan salah satu bentuk nyata komitmen Polri dalam membangun sistem keamanan berbasis masyarakat.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana evaluasi bagi seluruh Pos Satkamling agar terus meningkatkan kualitas pelayanan keamanan di lingkungan masing-masing.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan seluruh Satkamling di Kabupaten Tulang Bawang Barat mampu menjadi contoh dalam pelaksanaan sistem keamanan lingkungan yang aktif, tertib, serta berkesinambungan.
Mewujudkan Kamtibmas yang Kondusif
Polres Tulang Bawang Barat berharap keberadaan Satkamling dapat terus berkembang sebagai bagian dari budaya masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Dengan meningkatnya kesadaran warga untuk melaksanakan ronda malam, berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini.
Polri juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjalin komunikasi yang baik dengan aparat kepolisian melalui Bhabinkamtibmas maupun jajaran Polsek setempat apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan.
Keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, perangkat tiyuh, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh warga menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
Seluruh rangkaian kegiatan penilaian Lomba Satkamling tingkat Polres di Tiyuh Mulya Sari berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Antusiasme masyarakat dalam mengikuti penilaian menunjukkan bahwa budaya menjaga keamanan lingkungan masih terpelihara dengan baik di Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Melalui semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tulang Bawang Barat berkomitmen untuk terus memperkuat kemitraan bersama masyarakat, meningkatkan kualitas pembinaan Satkamling, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional, humanis, dan Presisi demi terwujudnya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, dan kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat.
(Humas Polres Tulang Bawang Barat)
Editor: Pariyo Saputra
Redaksi Sumateranewstv
```





0 Komentar