Lampung Utara, (Gnotif.com) – Dalam rangka memperkuat profesionalisme, integritas, serta kedisiplinan personel di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Lampung melaksanakan kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktiblin) serta Mitigasi di Polres Lampung Utara, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan dan pengawasan internal yang secara rutin dilaksanakan Bidpropam Polda Lampung kepada seluruh jajaran kepolisian di wilayah hukumnya. Melalui kegiatan ini diharapkan setiap personel semakin memahami pentingnya disiplin, kepatuhan terhadap aturan, serta menjaga nama baik institusi dalam setiap pelaksanaan tugas.
Pelaksanaan Gaktiblin dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Kasubbid Provost Bidpropam Polda Lampung, AKBP Zulman Topani, S.Pd.I. Kegiatan berlangsung di Lapangan Apel Polres Lampung Utara dengan melibatkan seluruh personel, mulai dari pejabat utama hingga anggota dari berbagai satuan fungsi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., Wakapolres Lampung Utara Kompol Yohanis, S.H., M.H., para pejabat utama Polres Lampung Utara, para Kapolsek jajaran, para perwira, serta seluruh personel Polres Lampung Utara.
Kehadiran jajaran pimpinan dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen bersama untuk terus membangun budaya kerja yang profesional, disiplin, dan bertanggung jawab, sekaligus mendukung terwujudnya institusi Polri yang semakin dipercaya masyarakat.
Program Pembinaan Internal yang Berkelanjutan
Penegakan Ketertiban dan Disiplin atau Gaktiblin merupakan salah satu program pembinaan internal yang memiliki tujuan utama memastikan seluruh personel Polri menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, Peraturan Kepolisian, serta Kode Etik Profesi Polri.
Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana pemeriksaan terhadap personel, tetapi juga sebagai media evaluasi sekaligus pembinaan agar setiap anggota memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga disiplin dan integritas.
Dalam era pelayanan publik yang semakin terbuka, anggota Polri dituntut mampu menjadi contoh bagi masyarakat dalam menaati aturan hukum. Oleh karena itu, pembinaan internal menjadi bagian penting untuk menjaga kualitas sumber daya manusia serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Bidpropam Polda Lampung menilai bahwa pengawasan yang dilakukan secara konsisten akan mampu meminimalkan potensi pelanggaran disiplin maupun pelanggaran kode etik sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
Pemeriksaan Sikap Tampang dan Administrasi Personel
Dalam pelaksanaan Gaktiblin, tim Bidpropam melakukan pemeriksaan terhadap berbagai aspek yang berkaitan dengan kedisiplinan personel.
Salah satu sasaran utama adalah pemeriksaan sikap tampang anggota. Pemeriksaan tersebut meliputi kerapian rambut, penggunaan seragam dinas sesuai ketentuan, kelengkapan atribut kepolisian, kebersihan pakaian dinas, hingga penampilan personel secara keseluruhan.
Sikap tampang menjadi salah satu indikator kedisiplinan anggota Polri karena mencerminkan kesiapan personel dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Selain pemeriksaan penampilan, tim juga melakukan pengecekan terhadap kelengkapan administrasi perorangan yang wajib dimiliki oleh setiap anggota Polri.
Pemeriksaan administrasi tersebut meliputi Kartu Tanda Anggota (KTA), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Izin Mengemudi (SIM), kartu identitas lainnya, hingga kelengkapan dokumen kendaraan bermotor yang digunakan personel.
Pengecekan administrasi dilakukan guna memastikan seluruh anggota mematuhi ketentuan administrasi yang berlaku sehingga dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam tertib administrasi.
Tes Urine sebagai Langkah Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba
Dalam rangka menjaga integritas institusi, Bidpropam Polda Lampung juga melaksanakan tes urine terhadap sejumlah personel sebagai langkah preventif dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan kepolisian.
Pelaksanaan tes urine merupakan bagian dari komitmen Polri untuk mewujudkan institusi yang bersih dari penyalahgunaan narkoba. Sebagai aparat penegak hukum, anggota Polri dituntut memiliki integritas tinggi sehingga tidak boleh terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.
Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk pengawasan internal agar setiap personel tetap menjaga gaya hidup sehat serta menjauhi segala bentuk penyimpangan yang dapat merusak citra institusi.
Melalui pemeriksaan secara berkala, diharapkan potensi penyalahgunaan narkoba dapat dicegah sejak dini sehingga tidak berkembang menjadi pelanggaran yang lebih serius.
Pengecekan Potensi Pelanggaran Disiplin dan Kode Etik
Selain pemeriksaan administrasi dan tes urine, tim Bidpropam juga melakukan pengecekan terhadap potensi pelanggaran disiplin maupun Kode Etik Profesi Polri.
Pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan seluruh personel tetap memegang teguh nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya dalam setiap pelaksanaan tugas.
Pengawasan internal menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun organisasi yang profesional. Dengan pengawasan yang baik, setiap personel diharapkan memiliki kesadaran untuk menghindari tindakan yang dapat mencederai nama baik institusi.
Upaya pencegahan lebih diutamakan dibandingkan penindakan. Oleh sebab itu, Bidpropam terus mengedepankan pendekatan pembinaan agar anggota memahami konsekuensi dari setiap pelanggaran yang dilakukan.
Personel Diberikan Arahan Menjaga Integritas
Usai pelaksanaan pemeriksaan, tim Bidpropam Polda Lampung memberikan arahan kepada seluruh personel Polres Lampung Utara.
Dalam arahannya, personel diminta untuk terus menjaga integritas, meningkatkan disiplin, menghindari segala bentuk pelanggaran, serta senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Tim juga mengingatkan bahwa tantangan tugas kepolisian saat ini semakin kompleks sehingga setiap anggota harus memiliki kemampuan profesional yang diimbangi dengan sikap disiplin dan tanggung jawab.
Integritas menjadi modal utama dalam membangun kepercayaan masyarakat. Tanpa integritas yang kuat, kualitas pelayanan publik akan sulit ditingkatkan meskipun didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai.
Mitigasi Propam Bahas Pencegahan Pelanggaran
Setelah kegiatan Gaktiblin selesai, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Mitigasi Propam yang dimulai pukul 09.30 WIB di Ruang Rekonfu Polres Lampung Utara.
Kegiatan mitigasi bertujuan mengidentifikasi berbagai potensi pelanggaran yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan tugas kepolisian sekaligus menyusun langkah-langkah pencegahan sejak dini.
Dalam forum tersebut, tim Bidpropam memberikan pemahaman kepada seluruh personel mengenai bentuk-bentuk pelanggaran disiplin, pelanggaran kode etik, hingga risiko hukum yang dapat timbul apabila anggota tidak mematuhi aturan yang berlaku.
Mitigasi juga menjadi sarana diskusi antara tim Bidpropam dengan personel Polres Lampung Utara mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas di lapangan serta solusi yang dapat diterapkan untuk meminimalkan potensi pelanggaran.
Kapolres: Pengawasan Internal Sangat Penting
Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., melalui Kasi Humas IPTU Herawati mengatakan bahwa pelaksanaan Gaktiblin dan mitigasi merupakan bagian dari upaya pembinaan serta pengawasan internal guna meningkatkan kualitas personel Polri.
Menurut IPTU Herawati, kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh anggota untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kedisiplinan, dan menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pengawasan internal untuk memastikan seluruh personel Polres Lampung Utara senantiasa mematuhi aturan yang berlaku, menjaga integritas, serta melaksanakan tugas secara profesional dan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujar IPTU Herawati.
Ia menegaskan bahwa pembinaan internal merupakan salah satu strategi utama dalam menciptakan institusi Polri yang modern, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Momentum Evaluasi dan Penguatan Komitmen
Lebih lanjut, IPTU Herawati menjelaskan bahwa kehadiran tim Bidpropam Polda Lampung menjadi kesempatan bagi seluruh personel untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga disiplin.
Budaya disiplin yang baik diyakini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Personel yang disiplin akan lebih mampu menjalankan tugas sesuai prosedur serta menghindari tindakan yang dapat merugikan institusi.
Selain itu, evaluasi yang dilakukan secara berkala juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas organisasi sehingga setiap personel mampu bekerja secara profesional dalam menghadapi dinamika tugas yang semakin berkembang.
Mitigasi Diharapkan Mampu Mencegah Pelanggaran Sejak Dini
IPTU Herawati menambahkan bahwa kegiatan mitigasi memiliki nilai strategis karena berfungsi sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai potensi pelanggaran yang dapat terjadi di lingkungan kepolisian.
"Melalui kegiatan mitigasi ini, diharapkan seluruh personel semakin memahami potensi pelanggaran yang dapat terjadi serta mampu mengantisipasinya sejak dini, sehingga pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan optimal dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tambahnya.
Menurutnya, pencegahan merupakan langkah terbaik dalam menjaga kualitas organisasi. Dengan pemahaman yang baik terhadap berbagai risiko pelanggaran, personel akan lebih berhati-hati dalam setiap tindakan dan keputusan yang diambil saat bertugas.
Komitmen Mewujudkan Polri yang Profesional dan Presisi
Pelaksanaan Gaktiblin dan Mitigasi oleh Bidpropam Polda Lampung di Polres Lampung Utara merupakan bagian dari implementasi transformasi Polri menuju institusi yang Presisi, yaitu Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, pengawasan yang objektif, serta peningkatan integritas personel, diharapkan seluruh anggota Polri mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa profesionalisme tidak hanya diukur dari keberhasilan pelaksanaan tugas operasional, tetapi juga dari kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, integritas pribadi, serta kemampuan setiap anggota dalam menjaga kehormatan institusi.
Dengan terlaksananya Gaktiblin dan Mitigasi di Polres Lampung Utara, Bidpropam Polda Lampung berharap seluruh personel semakin memperkuat komitmen untuk bekerja secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab. Budaya disiplin yang terus ditanamkan melalui pembinaan dan pengawasan internal diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia Polri yang unggul, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman terbaik kepada masyarakat, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Lampung Utara maupun Provinsi Lampung secara umum tetap terjaga dengan aman, tertib, dan kondusif.
(*)
Editor: Pariyo Saputra
Redaksi Sumateranewstv
```





0 Komentar