Berita

Breaking News

Bupati Tanggamus Hadiri Lampung Post Executive Forum III, Perkuat Sinergi Pengembangan Koperasi Merah Putih

Bandar Lampung, (GNotif.com) – Bupati Tanggamus, Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., menghadiri kegiatan Lampung Post Executive Forum (LPEF) III Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Harian Umum Lampung Post di Swiss-Belhotel Lampung, Selasa (21/7/2026). Kehadiran Bupati Tanggamus dalam forum bergengsi tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Moh. Saleh Asnawi didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tanggamus, Suhartono, Kabag Protokol Hendra Ferry, serta jajaran Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Tanggamus.

Forum yang mengusung tema “Koperasi Merah Putih sebagai Motor Ekonomi Desa dan Pilar Distribusi Pangan Nasional” itu mempertemukan berbagai unsur penting, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, perbankan, badan usaha milik negara (BUMN), pelaku koperasi, hingga pemangku kepentingan lainnya. Kegiatan tersebut bertujuan membangun sinergi dan menyusun strategi percepatan pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai salah satu instrumen utama penguatan ekonomi kerakyatan.

Acara dibuka secara resmi oleh Deputi Direktur PT Masa Kini Mandiri (Lampung Post), Iskandar Zulkarnain. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa media massa memiliki peran strategis sebagai jembatan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan daerah.

Menurut Iskandar, keberadaan forum diskusi seperti Lampung Post Executive Forum diharapkan dapat melahirkan berbagai gagasan inovatif dan langkah konkret untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui penguatan sektor koperasi dan distribusi pangan nasional.

Forum tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari tingkat nasional. Salah satunya adalah Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Prayudi Syamsuri, yang memaparkan pentingnya konektivitas dalam sistem pangan nasional.

Dalam paparannya, Prayudi menjelaskan bahwa koperasi memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pasokan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Dengan pengelolaan yang baik, koperasi dapat menjadi penghubung antara produsen dan konsumen sehingga rantai distribusi pangan menjadi lebih efektif dan efisien.

Selain itu, forum juga menghadirkan Asisten Deputi Restrukturisasi dan Revitalisasi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Ruli Nurdina Sarii. Ia menjelaskan secara rinci mengenai arsitektur kebijakan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, termasuk langkah-langkah penguatan kelembagaan dan transformasi digital koperasi di Indonesia.

Ruli menekankan bahwa digitalisasi menjadi salah satu kunci utama dalam meningkatkan daya saing koperasi di era modern. Melalui pemanfaatan teknologi, koperasi diharapkan mampu memperluas akses pasar, meningkatkan transparansi, serta memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal turut menyampaikan keynote speech bertajuk “Transformasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai Mesin Ekonomi dan Simpul Distribusi Pangan Unggulan Lampung”.

Dalam pidatonya, Gubernur menegaskan bahwa koperasi merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi daerah. Menurutnya, keberadaan Koperasi Merah Putih harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus memperkuat sistem distribusi pangan di Provinsi Lampung.

“Koperasi bukan sekadar lembaga ekonomi, tetapi juga instrumen pemberdayaan masyarakat. Melalui penguatan koperasi, kita ingin membangun kemandirian ekonomi desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Gubernur Lampung.

Rangkaian kegiatan Lampung Post Executive Forum III juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada sejumlah pemerintah daerah dan koperasi berprestasi yang dinilai berhasil mengembangkan sektor ekonomi masyarakat melalui inovasi dan tata kelola yang baik.

Selain itu, digelar pula panel diskusi yang menghadirkan narasumber dari berbagai institusi, di antaranya Perum Bulog, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandar Lampung, serta Universitas Indonesia Mandiri.

Kehadiran Bupati Tanggamus dalam forum tersebut menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam mendukung program nasional penguatan koperasi. Pemerintah daerah berharap hasil diskusi dan rekomendasi yang dihasilkan dalam forum tersebut dapat menjadi acuan dalam mengembangkan koperasi yang profesional, modern, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat, Koperasi Merah Putih diharapkan dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru yang mampu menopang ketahanan pangan nasional sekaligus mempercepat pembangunan ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.

(Red)

Redaksi GNotif 

0 Komentar

© Copyright 2022 - Gnotif