Berita

Breaking News

Dinas Ketahanan Pangan Lampung Utara Laksanakan Pemantauan Harga Gabah dan Beras di Tingkat Produsen

LAMPUNG UTARA, (GNOTIF.COM) – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Utara melaksanakan kegiatan pemantauan harga gabah dan beras di tingkat produsen sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memastikan kondisi pasokan beras di daerah tetap aman. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Penggilingan Padi Gemah Ripah yang berada di Desa Karya Sakti serta UD Surya di Desa Sidomukti, Kecamatan Abung Timur.

Pemantauan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan pemerintah daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan guna memperoleh data riil mengenai perkembangan harga gabah dan beras di tingkat produsen. Data yang diperoleh nantinya akan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan serta langkah strategis pemerintah dalam menjaga kestabilan harga pangan, khususnya komoditas beras yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, tim dari Dinas Ketahanan Pangan melakukan monitoring secara langsung ke lokasi penggilingan padi dan tempat usaha pengolahan beras. Selain mencatat perkembangan harga gabah dan beras, petugas juga melakukan dialog dengan pemilik usaha serta pelaku usaha penggilingan untuk mengetahui kondisi produksi, ketersediaan stok, hingga kendala yang dihadapi selama proses pengolahan maupun pemasaran hasil panen.

Penggilingan Padi Gemah Ripah di Desa Karya Sakti menjadi salah satu lokasi pemantauan karena merupakan sentra pengolahan gabah hasil panen petani di wilayah Kecamatan Abung Timur. Sementara itu, UD Surya di Desa Sidomukti juga menjadi salah satu pelaku usaha yang berperan dalam proses distribusi beras kepada masyarakat maupun pedagang di berbagai wilayah Kabupaten Lampung Utara.

Melalui kegiatan tersebut, Dinas Ketahanan Pangan ingin memastikan bahwa harga gabah yang diterima petani tetap berada pada tingkat yang wajar dan memberikan keuntungan bagi para produsen. Di sisi lain, pemerintah juga berupaya menjaga agar harga beras di tingkat konsumen tetap stabil sehingga daya beli masyarakat tidak terganggu.

Pemantauan harga gabah dan beras dinilai sangat penting mengingat komoditas tersebut memiliki pengaruh besar terhadap inflasi daerah. Perubahan harga yang terlalu tinggi maupun terlalu rendah dapat berdampak terhadap kesejahteraan petani maupun kondisi ekonomi masyarakat secara umum. Oleh karena itu, pemerintah terus melakukan monitoring secara berkala untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat memengaruhi stabilitas harga.

Selain melakukan pencatatan harga, tim Dinas Ketahanan Pangan juga mengamati kualitas gabah dan beras yang diproduksi. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa hasil produksi tetap memenuhi standar mutu sehingga mampu bersaing di pasaran dan memberikan nilai tambah bagi para pelaku usaha penggilingan padi.

Dalam kesempatan tersebut, para pelaku usaha menyampaikan sejumlah informasi mengenai kondisi produksi setelah musim panen, termasuk perkembangan permintaan pasar dan tantangan yang dihadapi dalam menjaga kualitas serta ketersediaan stok beras. Masukan dari para pelaku usaha menjadi bagian penting dalam penyusunan kebijakan pemerintah di sektor ketahanan pangan.

Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Utara menegaskan bahwa kegiatan monitoring seperti ini akan terus dilakukan secara berkesinambungan di berbagai wilayah sentra produksi padi. Langkah tersebut bertujuan agar pemerintah memiliki data yang akurat mengenai kondisi pangan di lapangan sehingga dapat mengambil kebijakan yang tepat apabila terjadi perubahan harga maupun gangguan terhadap pasokan.

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara juga terus mendorong terjalinnya sinergi antara petani, pelaku usaha penggilingan padi, pedagang, serta instansi terkait dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Kolaborasi yang baik diharapkan mampu menciptakan sistem distribusi pangan yang lebih efektif serta menjaga keseimbangan antara kepentingan produsen dan konsumen.

Melalui kegiatan pemantauan harga gabah dan beras di Penggilingan Padi Gemah Ripah Desa Karya Sakti dan UD Surya Desa Sidomukti, Kecamatan Abung Timur, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memastikan kebutuhan beras masyarakat tetap terpenuhi dengan baik. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung terwujudnya sektor pertanian yang lebih maju, produktif, dan berkelanjutan. (*)

Pewarta: Pariyo Saputra 

Redaksi GNotif 

0 Komentar

© Copyright 2022 - Gnotif