Bandar Lampung, (GNOTIF.COM) – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) untuk memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri pelantikan Pengurus Majelis Wilayah (MW) KAHMI Lampung dan FORHATI Lampung periode 2026–2031 yang berlangsung di Mahan Agung, Bandar Lampung, Kamis (2/7/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan peran pemerintah. Menurutnya, diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, akademisi, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat agar pembangunan dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi adalah kunci utama dalam membangun Lampung yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. Karena itu kami membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh komponen masyarakat, termasuk KAHMI dan FORHATI, untuk bersama-sama memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah," ujar Gubernur Mirza.
Ia menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar alumni Himpunan Mahasiswa Islam yang selama ini telah menunjukkan kiprah nyata di berbagai bidang kehidupan, baik di pemerintahan, dunia pendidikan, sektor ekonomi, organisasi kemasyarakatan, maupun berbagai profesi lainnya. Menurutnya, keberadaan para alumni HMI merupakan modal sosial yang sangat berharga dalam mendukung kemajuan Provinsi Lampung.
Gubernur juga menilai bahwa KAHMI dan FORHATI memiliki sumber daya manusia yang berkualitas, memiliki pengalaman organisasi yang matang, serta jaringan yang luas. Potensi tersebut diharapkan mampu menjadi kekuatan dalam menghasilkan berbagai gagasan, inovasi, dan solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Rahmat Mirzani Djausal turut menyoroti besarnya potensi yang dimiliki Provinsi Lampung sebagai salah satu daerah agraris terbesar di Indonesia. Lampung dikenal sebagai penghasil berbagai komoditas unggulan seperti kopi, singkong, jagung, tebu, padi, lada, kakao, dan berbagai hasil perkebunan lainnya.
Namun demikian, menurutnya, potensi tersebut harus mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat. Lampung tidak boleh hanya menjadi daerah penghasil bahan baku semata, melainkan harus mampu mengembangkan industri hilirisasi sehingga hasil pertanian dan perkebunan dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.
"Ke depan kita harus mendorong penguatan sektor produktif, hilirisasi industri, pengembangan ekonomi desa, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat akan meningkat dan daya saing daerah semakin kuat," katanya.
Selain penguatan sektor ekonomi, Gubernur Mirza juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan manusia yang unggul, inovatif, berintegritas, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Ia berharap KAHMI dan FORHATI dapat mengambil peran aktif dalam mencetak generasi muda yang memiliki karakter kepemimpinan, kemampuan intelektual, serta semangat pengabdian kepada masyarakat. Organisasi alumni dinilai memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat pendidikan, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan kewirausahaan.
Pelantikan Pengurus Majelis Wilayah KAHMI Lampung dan FORHATI Lampung periode 2026–2031 menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempererat sinergi dengan pemerintah daerah. Kepengurusan baru diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik serta menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat Lampung.
Pemerintah Provinsi Lampung, lanjut Gubernur, siap menjalin komunikasi dan kerja sama yang lebih intensif dengan seluruh organisasi kemasyarakatan, termasuk KAHMI dan FORHATI. Kolaborasi tersebut diharapkan melahirkan berbagai kebijakan dan program berbasis data, inovasi, serta kebutuhan riil masyarakat sehingga pembangunan dapat berjalan lebih tepat sasaran.
Di akhir sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan periode 2026–2031 mampu menjaga semangat kebersamaan, memperkuat kontribusi bagi pembangunan daerah, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Provinsi Lampung yang maju, berdaya saing, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045. (*)
Pewarta: Pariyo Saputra
Redaksi GNotif






0 Komentar