Berita

Breaking News

Ir. Mardiana Gelar Sosialisasi PIP-WK Tahap I 2026 di Negeri Galih Rejo, Perkuat Nilai Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

Lampung Utara, (GNOTIF.COM) – Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Ir. Mardiana, S.T., M.T., kembali melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) Tahap I Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Desa Negeri Galih Rejo, Kecamatan Sungkai Tengah, Kabupaten Lampung Utara, pada Sabtu (4/7/2026), sebagai bagian dari komitmen memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila dan semangat kebangsaan.

Sosialisasi yang dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta warga setempat berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan antusiasme. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda rutin yang dilaksanakan anggota DPRD Provinsi Lampung dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga persatuan, kesatuan, serta memperkokoh rasa cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam sambutannya, Ir. Mardiana menyampaikan bahwa tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini semakin kompleks seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dan arus globalisasi. Oleh sebab itu, menurutnya, masyarakat perlu memiliki pemahaman yang kuat mengenai ideologi Pancasila agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai paham yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.

"Pancasila bukan hanya menjadi dasar negara, tetapi juga merupakan pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga persatuan serta memperkuat semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari," ujar Ir. Mardiana.

Ia menambahkan, wawasan kebangsaan menjadi modal penting dalam membangun daerah maupun bangsa secara keseluruhan. Dengan memahami jati diri bangsa, masyarakat diharapkan mampu menjaga kerukunan, menghargai keberagaman, serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.

"Pemahaman yang kuat akan jati diri bangsa akan menjadi pondasi kokoh bagi kemajuan daerah dan keberlangsungan kehidupan bersama yang harmonis. Persatuan harus terus kita jaga sebagai kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan zaman," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Negeri Galih Rejo, Hardi, S.H., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ir. Mardiana di tengah masyarakat. Menurutnya, kegiatan sosialisasi seperti ini memberikan manfaat yang besar karena mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Hardi juga menilai kehadiran anggota DPRD Provinsi Lampung di desanya menjadi bukti nyata bahwa wakil rakyat terus menjalin komunikasi dengan masyarakat sekaligus mendengarkan berbagai aspirasi yang berkembang di tingkat desa.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Ir. Mardiana yang telah hadir dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Program seperti ini sangat bermanfaat dan menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat terus diperhatikan melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga," katanya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir narasumber Denta Putra Utama, S.A.P., yang menyampaikan materi mengenai Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. Ia menjelaskan bahwa Pancasila merupakan ideologi pemersatu bangsa yang harus terus dipahami, dijaga, serta diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Denta, keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat yang dimiliki Indonesia merupakan kekayaan bangsa yang harus dirawat dengan semangat toleransi dan saling menghormati. Pengamalan nilai-nilai Pancasila dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga persatuan serta menciptakan kehidupan bermasyarakat yang harmonis.

"Setiap sila dalam Pancasila mengandung nilai yang relevan dengan kehidupan masyarakat. Apabila nilai-nilai tersebut diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, maka akan tercipta masyarakat yang rukun, saling menghargai, serta memiliki kepedulian terhadap sesama," jelasnya.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi penyampaian materi. Warga juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog secara langsung dengan narasumber maupun Ir. Mardiana terkait berbagai persoalan sosial, pendidikan, hingga upaya menjaga kerukunan di lingkungan masyarakat.

Interaksi yang terjalin dalam sesi tanya jawab menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap pentingnya memperkuat nilai-nilai kebangsaan, khususnya di tengah perkembangan era digital yang menghadirkan berbagai tantangan baru dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Tahap I Tahun 2026 ini berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Diharapkan melalui kegiatan tersebut, masyarakat Desa Negeri Galih Rejo semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan.

Dengan semakin kuatnya pemahaman masyarakat terhadap ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, damai, serta mampu mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan semangat persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air demi mewujudkan Indonesia yang semakin maju dan berdaya saing. (*)

Pewarta: Pariyo Saputra 

Redaksi GNotif 

```

0 Komentar

© Copyright 2022 - Gnotif