Bandar Lampung, (GNotif.com) – Dalam rangka memberikan apresiasi kepada mitra strategis kepolisian yang berkontribusi aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung menganugerahkan penghargaan "Sabuk Kamtibmas Polda Lampung" kepada Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LSM Triga Nusantara Indonesia Provinsi Lampung, Karna Wijaya.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan dukungan Karna Wijaya dalam membantu tugas-tugas kepolisian, khususnya dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Provinsi Lampung.
Penganugerahan penghargaan tersebut tertuang dalam Piagam Penghargaan Nomor: Kep/281/VI/2026 yang ditandatangani oleh Kapolda Lampung pada tanggal 30 Juni 2026. Dalam piagam itu disebutkan bahwa Karna Wijaya dinilai layak menerima penghargaan sebagai bagian dari penerima Sabuk Kamtibmas Polda Lampung atas kontribusinya dalam mendukung terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat melalui berbagai bentuk kerja sama dan partisipasi aktif bersama jajaran kepolisian.
Pemberian penghargaan tersebut bertepatan dengan momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung semangat "Polri untuk Masyarakat". Momentum ini menjadi simbol semakin kuatnya sinergi antara Kepolisian Republik Indonesia dengan berbagai elemen masyarakat dalam menciptakan stabilitas keamanan yang menjadi fondasi utama pembangunan daerah.
Kapolda Lampung memberikan penghargaan tersebut sebagai bentuk pengakuan bahwa menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh komponen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan yang memiliki kepedulian terhadap kehidupan sosial dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Sebagai Ketua DPD LSM Triga Nusantara Indonesia Provinsi Lampung, Karna Wijaya dikenal aktif menjalin komunikasi dan membangun kemitraan dengan berbagai pihak. Selama memimpin organisasi, ia mendorong pelaksanaan berbagai kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, penguatan nilai-nilai kebangsaan, serta kegiatan kemasyarakatan yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga persatuan, toleransi, dan keamanan lingkungan.
Berbagai program yang dijalankan organisasi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat semangat gotong royong dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, LSM Triga Nusantara Indonesia berupaya menjadi mitra pemerintah dan aparat keamanan dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis serta bebas dari berbagai potensi konflik sosial.
Penghargaan Sabuk Kamtibmas sendiri merupakan bentuk apresiasi yang diberikan Polda Lampung kepada individu maupun kelompok masyarakat yang dinilai memiliki dedikasi, loyalitas, dan kontribusi nyata dalam membantu tugas kepolisian, khususnya di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Penghargaan ini juga menjadi bentuk penghormatan kepada masyarakat yang secara sukarela ikut menjaga kondusivitas wilayah.
Kolaborasi antara kepolisian dengan organisasi kemasyarakatan dinilai memiliki nilai strategis dalam memperkuat sistem keamanan berbasis partisipasi masyarakat. Kehadiran berbagai elemen masyarakat yang aktif mendukung terciptanya situasi kondusif menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian sekaligus memperkuat ketahanan sosial di daerah.
Pengamat kebijakan publik menilai bahwa sinergitas antara aparat penegak hukum dan organisasi kemasyarakatan merupakan pendekatan yang efektif dalam menjaga stabilitas keamanan secara berkelanjutan. Melalui edukasi kepada masyarakat, pencegahan konflik sosial, penyelesaian persoalan secara dialogis, hingga pelaksanaan kegiatan kemanusiaan, berbagai organisasi masyarakat memiliki peran yang semakin penting dalam mendukung tugas kepolisian.
Selain membantu menjaga keamanan, organisasi kemasyarakatan juga memiliki peran sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan sosial dapat diantisipasi sejak dini sehingga potensi gangguan keamanan dapat diminimalkan melalui pendekatan persuasif dan partisipatif.
Karna Wijaya menyambut baik penghargaan yang diterimanya dan menganggap penghargaan tersebut sebagai amanah yang harus dijaga. Menurutnya, penghargaan itu bukan hanya untuk dirinya secara pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi seluruh jajaran DPD LSM Triga Nusantara Indonesia Provinsi Lampung yang selama ini bersama-sama menjalankan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung program-program kepolisian, khususnya dalam menjaga keamanan lingkungan, memperkuat semangat persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat.
Melalui penghargaan "Sabuk Kamtibmas" tersebut, diharapkan semakin banyak organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta seluruh lapisan masyarakat yang terdorong untuk ikut berpartisipasi aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Dengan semangat kebersamaan, kolaborasi antara Polri dan masyarakat diyakini akan semakin memperkuat terciptanya Provinsi Lampung yang aman, damai, tertib, dan kondusif demi mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(*)
Pewarta: Pariyo Saputra
Redaksi GNotif

0 Komentar