BANDAR LAMPUNG, (GNotif.com)– Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf bersama jajaran pejabat utama (PJU) Polda Lampung melakukan kunjungan silaturahmi ke Markas Komando Daerah Militer (Kodam) XXI/Radin Inten pada Selasa (14/7/2026). Kedatangan rombongan Polda Lampung disambut langsung oleh Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi beserta para pejabat utama Kodam.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan kelembagaan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di Provinsi Lampung. Selain mempererat tali silaturahmi, kedua institusi juga melakukan evaluasi terhadap berbagai bentuk kerja sama yang selama ini telah terjalin dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam kesempatan itu, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menegaskan bahwa hubungan antara Polda Lampung dan Kodam XXI/Radin Inten selama ini berjalan harmonis dan penuh koordinasi. Menurutnya, setiap pelaksanaan tugas dan kegiatan selalu dikomunikasikan secara intensif sesuai dengan kewenangan masing-masing.
“Hari ini kita melakukan silaturahmi untuk mempererat kembali hubungan yang selama ini sudah berjalan dengan baik. Semua aktivitas dan kegiatan selalu dikomunikasikan dengan baik bersama Pangdam dan jajarannya, sesuai bidang tugas masing-masing dalam rangka menyelesaikan berbagai persoalan di wilayah Lampung,” ujar Helfi.
Kapolda menjelaskan bahwa sinergi yang dibangun antara TNI dan Polri memiliki peran strategis dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif di Provinsi Lampung. Menurutnya, stabilitas keamanan yang terjaga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan bersama, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di Lampung hingga saat ini tetap terkendali. Berbagai aktivitas masyarakat, termasuk sektor perdagangan dan investasi, terus menunjukkan perkembangan yang positif.
“Hasil evaluasi menunjukkan kondusivitas wilayah tetap terjaga. Respons masyarakat terhadap situasi keamanan juga cukup baik, sementara ekonomi terus bergerak positif. Artinya, target-target yang diharapkan dapat berjalan dengan baik,” kata Kapolda.
Ia menambahkan, tantangan keamanan ke depan tentu akan semakin kompleks. Oleh sebab itu, Polda Lampung bersama Kodam XXI/Radin Inten dan seluruh pemangku kepentingan akan terus meningkatkan koordinasi dan langkah mitigasi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan yang mungkin muncul.
Menurut Helfi, keberhasilan menjaga stabilitas daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan semata, tetapi juga membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat.
“Kami berkomitmen bersama, TNI-Polri tetap solid menjaga keamanan wilayah bersama stakeholder dan tentunya dengan dukungan masyarakat agar wilayah kita terus tumbuh, berkembang, ekonomi meningkat, masyarakat sejahtera, serta seluruh program pemerintah dapat berjalan dengan baik menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Sementara itu, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan bahwa kunjungan Kapolda Lampung beserta jajaran tidak hanya menjadi sarana mempererat hubungan antarlembaga, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan perkenalan antarpimpinan maupun pejabat baru di lingkungan Kodam XXI/Radin Inten dan Polda Lampung.
Menurut Kristomei, komunikasi yang baik antara TNI dan Polri merupakan modal utama dalam menjaga stabilitas wilayah, terutama di tengah dinamika sosial dan perkembangan situasi nasional yang terus berubah.
“Kami mengevaluasi langkah-langkah dan kolaborasi apa yang bisa dikerjakan ke depan dalam rangka menjaga kondusivitas wilayah, keamanan dan ketertiban masyarakat, serta membantu pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Pangdam.
Lebih lanjut, Pangdam menjelaskan bahwa sesuai amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025, TNI memiliki tugas membantu kepolisian atas permintaan dalam pelaksanaan tugas-tugas tertentu. Atas dasar itu, Kodam XXI/Radin Inten telah menyiapkan personel yang sewaktu-waktu dapat diperbantukan untuk mendukung tugas kepolisian di wilayah Lampung.
Kesiapan tersebut, kata Kristomei, merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memastikan berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan lancar.
“Kami telah menyampaikan kepada Bapak Kapolda mengenai kesiapan pasukan yang ada di wilayah untuk diperbantukan apabila memang dibutuhkan oleh kepolisian dalam rangka mendukung tugas-tugas kamtibmas,” tandasnya.
Sinergi TNI-Polri selama ini dinilai menjadi salah satu pilar utama dalam menjaga stabilitas keamanan di Provinsi Lampung. Berbagai agenda besar, mulai dari pengamanan kegiatan masyarakat, pengendalian potensi konflik, penanggulangan bencana, hingga pengamanan program strategis pemerintah, dapat berjalan dengan baik berkat koordinasi yang solid antara kedua institusi.
Dengan semakin kuatnya kolaborasi antara Polda Lampung dan Kodam XXI/Radin Inten, diharapkan situasi keamanan di Provinsi Lampung akan tetap kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman serta mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
(*)
Pewarta: Pariyo Saputra
Redaksi GNotif


0 Komentar