Berita

Breaking News

Ketua TP-PKK Meri Farida Hamartoni Buka Pelatihan Pemanfaatan Limbah Kain Perca Menjadi Produk Bernilai Ekonomis

Kotabumi, (GNotif.com) – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Lampung Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan keterampilan. Kali ini, TP-PKK menggelar pelatihan pemanfaatan limbah kain perca menjadi berbagai produk yang memiliki nilai ekonomis di Sekolah Lansia Mawar Candimas, Kecamatan Abung Selatan, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Utara, drg. Meri Farida Hamartoni, yang hadir bersama jajaran pengurus TP-PKK, perwakilan Indonesia Ramah Lansia (IRL), serta para peserta dari Sekolah Lansia Mawar Candimas.

Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk upaya nyata TP-PKK dalam meningkatkan keterampilan masyarakat, khususnya para lanjut usia, agar tetap produktif dan mampu menghasilkan karya yang bermanfaat. Selain bertujuan mengembangkan kreativitas, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memberikan nilai tambah secara ekonomi melalui pemanfaatan bahan-bahan yang selama ini dianggap sebagai limbah.

Dalam sambutannya, Ketua TP-PKK Lampung Utara, drg. Meri Farida Hamartoni, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pemanfaatan kain perca tidak hanya berdampak pada peningkatan keterampilan masyarakat, tetapi juga menjadi langkah positif dalam mendukung pelestarian lingkungan.

“Kegiatan seperti ini sangat penting karena selain dapat meningkatkan kreativitas dan keterampilan masyarakat, juga mampu membuka peluang usaha baru. Kain perca yang selama ini dianggap tidak memiliki nilai dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai jual,” ujar Meri Farida Hamartoni.

Ia menjelaskan bahwa pemberdayaan masyarakat, khususnya kelompok lansia, harus terus dilakukan melalui berbagai program yang bersifat edukatif dan produktif. Dengan keterampilan yang dimiliki, para lansia diharapkan tetap aktif berkegiatan serta mampu berkontribusi dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Menurutnya, para lansia memiliki pengalaman hidup yang sangat berharga dan tetap memiliki potensi besar untuk berkarya. Oleh sebab itu, pelatihan-pelatihan yang bersifat praktis perlu terus diberikan agar mereka dapat mengembangkan kemampuan sekaligus menjalin interaksi sosial yang positif.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pelatihan pemanfaatan limbah kain perca. Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan materi mengenai teknik dasar pengolahan kain perca menjadi berbagai produk kreatif, seperti tas kecil, tempat tisu, sarung bantal, dompet, hiasan rumah, hingga aksesori yang memiliki nilai jual.

Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan. Dengan bimbingan para instruktur, mereka belajar memilih bahan, mengombinasikan warna, serta menyusun pola agar menghasilkan produk yang menarik dan memiliki kualitas yang baik.

Perwakilan Indonesia Ramah Lansia (IRL) yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan dukungannya terhadap program-program pemberdayaan lansia di Kabupaten Lampung Utara. Menurut mereka, kegiatan seperti ini tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga kesehatan mental dan sosial para lansia.

Program sekolah lansia sendiri merupakan salah satu wadah pembelajaran bagi masyarakat lanjut usia agar tetap aktif, sehat, mandiri, dan produktif. Melalui berbagai kegiatan edukasi dan pelatihan, para peserta diberikan kesempatan untuk terus belajar dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Selain memiliki manfaat ekonomi, pemanfaatan limbah kain perca juga mendukung upaya pengurangan sampah tekstil yang semakin meningkat. Dengan mengolah kembali sisa-sisa kain menjadi produk baru, masyarakat turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Ketua TP-PKK Lampung Utara berharap keterampilan yang diperoleh dalam pelatihan tersebut dapat terus dikembangkan oleh para peserta di lingkungan masing-masing. Ia juga mendorong agar hasil karya yang dihasilkan nantinya dapat dipasarkan sehingga memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga.

“Kami berharap pelatihan ini tidak berhenti sampai di sini. Apa yang telah dipelajari dapat diterapkan dan dikembangkan menjadi usaha rumahan yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tambahnya.

Kegiatan pelatihan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mendapatkan pengalaman berharga melalui interaksi dan kerja sama selama proses pelatihan berlangsung.

Melalui kegiatan ini, TP-PKK Kabupaten Lampung Utara kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program pemberdayaan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok lansia. Dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan masyarakat semakin mandiri, kreatif, dan mampu memanfaatkan potensi yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. (*)

Pewarta: Pariyo Saputra 

Redaksi GNotif 

0 Komentar

© Copyright 2022 - Gnotif