Berita

Breaking News

Menteri Sosial RI Hadir di Sragen, Kapolres Turut Ikuti Open House dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Rakyat di Mondokan

SRAGEN, (GNotif.com) – Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu melalui penyelenggaraan Open House dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sragen yang berlangsung di Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, Selasa (14/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mendukung pemerataan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di berbagai daerah.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, yang didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono. Kehadiran kedua pejabat negara itu disambut oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sragen serta ratusan tamu undangan yang memadati lokasi kegiatan.

Turut hadir dalam kesempatan itu Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, Bupati Sragen H. Sigit Pamungkas, Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Dindin Rohidin, Wakil Bupati Suroto, perwakilan Kejaksaan, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Forkopimcam Mondokan, kepala desa, tenaga pendidik, serta sekitar 500 undangan dari berbagai unsur masyarakat.

Rangkaian kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat. Acara diawali dengan berbagai penampilan seni dan kreativitas siswa, mulai dari atraksi seni bela diri, paduan suara, pidato dalam tiga bahasa, hingga pemutaran video inspiratif yang menggambarkan tujuan dan manfaat Program Sekolah Rakyat. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan program sebelum secara resmi dibuka oleh Menteri Sosial Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Bupati Sragen H. Sigit Pamungkas menyampaikan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memperluas kesempatan pendidikan bagi masyarakat yang berasal dari keluarga kurang mampu. Menurutnya, pendidikan menjadi kunci utama dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat dan mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.

Bupati menjelaskan bahwa Kecamatan Mondokan dipilih sebagai lokasi Sekolah Rakyat karena wilayah tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Selain itu, pembangunan sekolah di wilayah tersebut juga merupakan bagian dari upaya pemerataan pembangunan di Kabupaten Sragen.

“Kehadiran Sekolah Rakyat di Mondokan diharapkan mampu menjadi motor penggerak kemajuan pendidikan sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Bupati Sragen.

Sementara itu, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden yang bertujuan memastikan seluruh anak Indonesia, khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu, dapat memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas tanpa dipungut biaya.

Dalam paparannya, Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa hingga saat ini Program Sekolah Rakyat telah berjalan di 166 titik yang tersebar di seluruh Indonesia. Program tersebut telah menjangkau lebih dari 14 ribu peserta didik dan diproyeksikan meningkat menjadi lebih dari 28 ribu siswa pada tahun ajaran baru.

Ia menekankan bahwa proses penerimaan peserta didik dilakukan melalui mekanisme penjangkauan kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan, bukan melalui sistem pendaftaran umum seperti sekolah pada umumnya. Dengan demikian, program ini diharapkan tepat sasaran dan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Seluruh biaya pendidikan ditanggung oleh negara. Tidak ada pungutan apa pun kepada siswa maupun orang tua. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas,” kata Menteri Sosial.

Kehadiran Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari bersama unsur TNI dan Forkopimda dalam kegiatan tersebut menjadi bukti dukungan lintas sektor terhadap program pemerintah di bidang pendidikan. Selain itu, aparat keamanan juga memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Jajaran Polres Sragen bersama Polsek Mondokan melakukan pengamanan secara terbuka maupun tertutup di seluruh area kegiatan. Personel kepolisian disiagakan di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan selama pelaksanaan acara berlangsung.

Kapolres Sragen menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk di sektor pendidikan. Menurutnya, pendidikan yang baik akan melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa.

Antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan Open House dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sragen terlihat dari tingginya partisipasi peserta dan warga yang hadir. Banyak orang tua dan tokoh masyarakat menyambut baik kehadiran sekolah tersebut karena dinilai mampu membuka harapan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Program Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya menjadi sarana pendidikan formal, tetapi juga mampu membentuk karakter, keterampilan, dan semangat kebangsaan bagi para peserta didik. Dengan dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat, sekolah ini diharapkan mampu mencetak generasi unggul yang siap bersaing di masa depan.

Seluruh rangkaian kegiatan Open House dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sragen berakhir dalam suasana aman, lancar, dan penuh semangat. Pemerintah berharap keberadaan sekolah tersebut dapat menjadi solusi nyata dalam memperluas akses pendidikan sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Sumber: Humas Polres Sragen

Pewarta: Pariyo Saputra 

Redaksi GNotif 

0 Komentar

© Copyright 2022 - Gnotif