Kotabumi, GNOTIF.COM – Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kabupaten Lampung Utara terus berupaya memperkenalkan sekaligus membudayakan Senam Payu Kidah kepada masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar technical meeting Lomba Senam Payu Kidah tingkat Perangkat Daerah dan Kecamatan yang berlangsung di Kantor TP-PKK Kabupaten Lampung Utara, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan pelaksanaan lomba yang akan mempertemukan peserta dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta kecamatan se-Kabupaten Lampung Utara. Selain membahas aspek teknis perlombaan, pertemuan ini juga menjadi momentum untuk menyamakan persepsi mengenai aturan, tata cara penilaian, hingga gerakan baku Senam Payu Kidah.
Technical meeting dipimpin langsung oleh Ketua Perwosi Kabupaten Lampung Utara, drg. Meri Farida Hamartoni, didampingi Sekretaris Perwosi Tien Rostina. Turut hadir dalam kegiatan tersebut dewan juri, panitia pelaksana, serta perwakilan tim senam dari seluruh perangkat daerah dan kecamatan yang akan berpartisipasi dalam perlombaan.
Dalam arahannya, Ketua Perwosi Lampung Utara menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar persiapan menjelang perlombaan, melainkan juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Senam Payu Kidah kepada masyarakat secara lebih luas.
Menurutnya, melalui perlombaan ini diharapkan seluruh peserta nantinya dapat menjadi agen sosialisasi yang akan mengenalkan Senam Payu Kidah hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Dengan demikian, senam khas daerah tersebut dapat semakin dikenal, dipraktikkan, dan menjadi bagian dari aktivitas olahraga masyarakat sehari-hari.
"Menang dan kalah adalah hal yang biasa dalam perlombaan. Yang terpenting adalah menjunjung tinggi sportivitas serta memahami setiap aturan dan pakem Senam Payu Kidah agar penilaian berjalan objektif dan menghasilkan juara yang terbaik," ujar drg. Meri Farida Hamartoni.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar memanfaatkan technical meeting sebagai kesempatan untuk memahami seluruh ketentuan perlombaan. Mulai dari teknik gerakan, keseragaman, kekompakan tim, ekspresi, hingga ketepatan mengikuti irama menjadi bagian penting yang akan menjadi indikator dalam penilaian dewan juri.
Selain menanamkan nilai sportivitas, kegiatan ini juga bertujuan membangun semangat kebersamaan di antara para peserta. Perwosi berharap setiap perangkat daerah maupun kecamatan tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menjadikan perlombaan sebagai sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan semangat hidup sehat melalui olahraga.
Senam Payu Kidah sendiri merupakan salah satu bentuk olahraga yang menggabungkan gerakan dinamis dengan irama yang mudah diikuti oleh berbagai kalangan. Melalui gerakan-gerakan yang terstruktur, senam ini tidak hanya bermanfaat untuk menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi media pelestarian identitas budaya daerah.
Perwosi Kabupaten Lampung Utara menilai bahwa olahraga memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, berbagai kegiatan olahraga terus didorong agar menjadi kebiasaan positif yang dapat dilakukan secara rutin, baik di lingkungan pemerintahan, sekolah, maupun masyarakat umum.
Dalam technical meeting tersebut, panitia juga memberikan penjelasan mengenai mekanisme perlombaan, jadwal pelaksanaan, sistem penilaian, serta berbagai ketentuan yang wajib dipatuhi seluruh peserta. Dewan juri turut memberikan penjelasan mengenai standar gerakan yang akan menjadi acuan sehingga tidak terjadi perbedaan persepsi saat perlombaan berlangsung.
Dengan adanya penjelasan tersebut, diharapkan seluruh peserta dapat mempersiapkan diri secara maksimal sehingga mampu menampilkan performa terbaik pada hari pelaksanaan lomba.
Lomba Senam Payu Kidah tingkat Perangkat Daerah dan Kecamatan se-Kabupaten Lampung Utara dijadwalkan berlangsung pada 3 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda Perwosi dalam mendukung gerakan masyarakat hidup sehat sekaligus memperluas sosialisasi Senam Payu Kidah di seluruh wilayah Kabupaten Lampung Utara.
Perwosi optimistis, melalui perlombaan tersebut, Senam Payu Kidah akan semakin dikenal oleh masyarakat luas dan menjadi salah satu olahraga yang rutin dilaksanakan di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat. Ke depan, senam ini diharapkan tidak hanya berkembang di tingkat kabupaten, tetapi juga dapat dipraktikkan hingga tingkat kecamatan, desa, sekolah, dan berbagai komunitas.
Melalui kegiatan ini, Perwosi Kabupaten Lampung Utara kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat, aktif, dan produktif. Dengan semangat sportivitas, kebersamaan, dan pelestarian budaya lokal, Senam Payu Kidah diharapkan mampu menjadi salah satu ikon olahraga daerah yang membanggakan serta memberikan manfaat nyata bagi kesehatan masyarakat Kabupaten Lampung Utara.
(*)
Pewarta: Pariyo Saputra
Redaksi GNotif
```


0 Komentar