TULANG BAWANG BARAT, (GNOTIF.COM) – Kepolisian Resor (Polres) Tulang Bawang Barat, Polda Lampung, menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan khidmat di Lapangan Upacara Mapolres Tulang Bawang Barat, Rabu (1/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen Polri dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mempertegas arah transformasi institusi kepolisian menuju organisasi yang semakin profesional, modern, dan dipercaya publik.
Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Tulang Bawang Barat Ny. Nina Sendi Antoni. Turut hadir Bupati Tulang Bawang Barat Ir. Novriwan Jaya, S.P., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan lainnya.
Hadir pula perwakilan Ketua DPRD Tulang Bawang Barat Arif Nurohman, perwakilan Dandim 0412/Lampung Utara Mayor Inf Gus Amirul Amin, perwakilan Danlanud M. Bunyamin Kapten Pas Dodi Apriyanto, Kajari Tulang Bawang Barat Didik Sudarmadi, S.H., M.H., Sekretaris Daerah Ir. Iwan Mursalin, S.T., M.T., Danramil 412-05/TBU Kapten Inf Syamsuardi, para kepala OPD, Ketua Pengadilan Agama Nur Hidayat, S.Ag., M.A., para camat se-Kabupaten Tulang Bawang Barat, Ketua MUI KH Makrus Ali, S.Pd.I., Ketua KPU Midiyan, S.Sos., Ketua Bawaslu Agus Tomi, S.H., Ketua Pokdar Kamtibmas, Ketua Federasi Adat Mego Pak Tulang Bawang Barat Hi. Herman Artha, S.I.Kom., Ketua PWI Tulang Bawang Barat Dedi Priyono, S.H., para Pejabat Utama (PJU) Polres Tubaba, personel Polres, serta Bhayangkari Cabang Tulang Bawang Barat.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres Tulang Bawang Barat membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menegaskan bahwa Polri harus terus melakukan transformasi agar semakin profesional, modern, adaptif, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Mengusung tema "Polri untuk Masyarakat", Presiden menekankan bahwa setiap anggota Polri harus menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas. Pelayanan yang cepat, transparan, humanis, akuntabel, dan berintegritas menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Dalam amanat tersebut, Presiden juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta menjaga stabilitas nasional di tengah berbagai tantangan yang terus berkembang.
Menurut Presiden, perkembangan situasi global, kemajuan teknologi informasi, ancaman kejahatan siber, kejahatan transnasional, hingga dinamika sosial yang semakin kompleks menuntut Polri untuk terus melakukan pembenahan internal dan meningkatkan kemampuan personelnya agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Oleh karena itu, Presiden menyampaikan lima arahan strategis kepada seluruh jajaran Polri sebagai pedoman dalam menjalankan tugas ke depan. Pertama, memperkuat reformasi kelembagaan agar organisasi Polri menjadi semakin modern, efektif, dan efisien. Kedua, meningkatkan profesionalisme dalam penegakan hukum sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Ketiga, memperkuat kapasitas sumber daya manusia Polri agar memiliki kompetensi yang unggul, berintegritas, serta mampu mengikuti perkembangan zaman. Keempat, membangun organisasi yang adaptif terhadap berbagai perubahan lingkungan strategis. Kelima, meningkatkan kepercayaan masyarakat melalui budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas, komunikasi yang baik, serta respons cepat terhadap berbagai kebutuhan masyarakat.
Presiden juga menegaskan bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian merupakan salah satu indikator utama keberhasilan reformasi institusi Polri. Semakin tinggi tingkat kepuasan masyarakat, maka semakin besar pula tingkat kepercayaan publik terhadap Polri sebagai institusi penegak hukum.
"Semakin tinggi tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Polri, maka semakin tinggi pula kepercayaan publik dan semakin kuat legitimasi institusi kepolisian," demikian kutipan amanat Presiden yang dibacakan Kapolres Tulang Bawang Barat.
Momentum Hari Bhayangkara ke-80 juga dimanfaatkan Polres Tulang Bawang Barat untuk memberikan penghargaan kepada personel yang menunjukkan prestasi dan dedikasi tinggi dalam pelaksanaan tugas. Penghargaan diberikan kepada anggota yang berhasil mengungkap berbagai kasus penyalahgunaan narkotika dengan capaian melebihi target pada Semester I Tahun 2026.
Pemberian penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel Polres Tulang Bawang Barat agar terus meningkatkan profesionalisme, disiplin, serta semangat pengabdian dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Usai pelaksanaan upacara, rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 dilanjutkan dengan acara syukuran dan ramah tamah yang berlangsung di Aula Sarja Arya Racana Mapolres Tulang Bawang Barat. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Tulang Bawang Barat, unsur Forkopimda, pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta para undangan lainnya sebagai bentuk rasa syukur atas pengabdian Polri selama delapan dekade kepada bangsa dan negara.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tulang Bawang Barat menjadi momentum memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat "Polri untuk Masyarakat", diharapkan institusi kepolisian semakin profesional, semakin dicintai masyarakat, serta mampu menghadapi berbagai tantangan keamanan di masa depan melalui pelayanan yang humanis, transparan, dan berkeadilan.
(*)
Pewarta: Pariyo Saputra
Redaksi GNotif






0 Komentar