Berita

Breaking News

Polsek Gunung Agung Berikan Edukasi Kenakalan Remaja dan Disiplin Berlalu Lintas kepada Pelajar SMPN 13 Tubaba

Tulang Bawang Barat, (GNotif.com) – Sebagai bentuk kepedulian terhadap pembentukan karakter generasi muda sekaligus upaya mencegah kenakalan remaja sejak usia dini, Polsek Gunung Agung, Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba), Polda Lampung menggelar kegiatan pembinaan dan sosialisasi kepada para siswa dan siswi SMP Negeri 13 Tubaba yang berada di Tiyuh Tunas Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Kamis (30/07/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMP Negeri 13 Tubaba mulai pukul 08.30 WIB tersebut merupakan bagian dari program pembinaan masyarakat yang rutin dilakukan jajaran Polres Tulang Bawang Barat. Melalui kegiatan ini, Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dunia pendidikan dalam membentuk karakter pelajar yang disiplin, bertanggung jawab, dan taat terhadap aturan.

Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Gunung Agung Iptu Apriansyah, S.H., M.H., mengatakan bahwa pembinaan kepada kalangan pelajar merupakan langkah strategis untuk mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja yang belakangan menjadi perhatian masyarakat.

Menurutnya, usia remaja merupakan masa yang sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan edukasi secara berkesinambungan agar para pelajar memiliki pemahaman yang baik mengenai norma hukum, etika, serta pentingnya menjaga perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai bahaya kenakalan remaja, pentingnya menghormati sesama, serta membangun karakter yang disiplin dan bertanggung jawab. Pendidikan karakter harus dimulai sejak dini agar mereka tidak mudah terpengaruh oleh pergaulan yang negatif," ujar Iptu Apriansyah.

Dalam penyampaian materi, personel Polsek Gunung Agung memberikan berbagai edukasi mengenai dampak buruk kenakalan remaja, seperti perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, konsumsi minuman keras, tawuran antarpelajar, hingga pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Selain itu, para siswa juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan. Personel kepolisian mengajak para pelajar untuk berani melaporkan apabila mengalami atau mengetahui adanya tindakan kekerasan, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

Materi lain yang turut disampaikan adalah mengenai disiplin dan tertib berlalu lintas. Para siswa diberikan pemahaman tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas sejak usia dini, menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara, serta tidak mengendarai kendaraan bermotor apabila belum memenuhi persyaratan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Kapolsek menjelaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan hanya bertujuan menghindari sanksi hukum, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

"Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan dapat memahami dampak negatif dari perilaku menyimpang, meningkatkan kesadaran untuk berperilaku positif, serta mampu membentuk karakter yang bertanggung jawab, berakhlak baik, dan taat hukum. Selain itu, pembinaan ini juga bertujuan memperkuat kemampuan siswa dalam mengelola emosi, mengambil keputusan yang tepat, serta menjauhi pergaulan bebas dan tindakan yang melanggar hukum," jelas Kapolsek.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa terlihat antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan. Mereka juga aktif mengajukan pertanyaan mengenai berbagai persoalan yang sering dihadapi remaja, termasuk cara menghindari pengaruh negatif lingkungan dan pentingnya menjaga pergaulan yang sehat.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai mampu memberikan wawasan yang bermanfaat bagi para peserta didik. Kehadiran aparat kepolisian di lingkungan sekolah diharapkan dapat meningkatkan kesadaran hukum para siswa sekaligus mempererat hubungan antara Polri dengan dunia pendidikan.

Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sendi Antoni juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan pembinaan tersebut. Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan lembaga pendidikan sangat penting dalam membangun generasi muda yang berkualitas, berintegritas, serta memiliki kesadaran hukum yang tinggi.

Polres Tulang Bawang Barat berkomitmen untuk terus melaksanakan program pembinaan dan penyuluhan di sekolah-sekolah sebagai bagian dari upaya preventif dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Edukasi sejak dini dinilai menjadi salah satu langkah efektif dalam mencegah berbagai bentuk pelanggaran hukum yang melibatkan anak dan remaja.

"Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat respons positif dari para siswa maupun pihak sekolah. Kami berharap melalui pembinaan yang berkelanjutan ini dapat tercipta generasi muda yang beriman, bertakwa, berkarakter, serta mampu berperan aktif menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan di lingkungan masyarakat," pungkas Iptu Apriansyah.

Melalui kegiatan seperti ini, Polsek Gunung Agung berharap para pelajar tidak hanya memiliki prestasi akademik yang baik, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang disiplin, memiliki kepedulian sosial, menghormati hukum, serta mampu menjadi pelopor keselamatan dan ketertiban di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

(Humas Polres Tulang Bawang Barat)

Pewarta: Pariyo Saputra 

Redaksi GNotif 

0 Komentar

© Copyright 2022 - Gnotif