Tulang Bawang Barat, Gnotif.com – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, jajaran Polsek Gunung Agung, Polres Tulang Bawang Barat, Polda Lampung, memberikan pembekalan kepada para siswa dan siswi baru SMKN 1 Gunung Agung melalui materi ketangkasan baris-berbaris.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SMKN 1 Gunung Agung, Tiyuh Marga Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Kamis (16/07/2026), tersebut diikuti dengan antusias oleh para peserta didik baru yang tengah menjalani rangkaian kegiatan MPLS.
Pemberian materi ketangkasan baris-berbaris atau PBB merupakan salah satu bentuk dukungan Polri terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki semangat kebersamaan.
Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sendi Antoni, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Gunung Agung Iptu Apriansyah, S.H., M.H., mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan MPLS merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pembentukan karakter siswa sejak dini.
Menurutnya, melalui kegiatan tersebut, para siswa tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, tetapi juga dibekali berbagai pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat bagi kehidupan mereka di masa mendatang.
“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap dunia pendidikan melalui pengisian materi tentang ketangkasan baris-berbaris dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah kepada siswa dan siswi SMKN 1 Gunung Agung, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat,” ujar Iptu Apriansyah.
Ia menjelaskan bahwa selain memberikan pelatihan ketangkasan baris-berbaris, personel Polsek Gunung Agung juga menyampaikan berbagai materi lain yang berkaitan dengan kehidupan remaja dan tantangan sosial yang dihadapi para pelajar saat ini.
Materi tambahan yang diberikan meliputi edukasi tentang kenakalan remaja, pencegahan perundungan atau bullying, serta bahaya penyalahgunaan narkoba. Ketiga materi tersebut dinilai sangat penting mengingat para pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus dijauhkan dari berbagai pengaruh negatif.
Kapolsek menuturkan bahwa pelatihan baris-berbaris bukan sekadar aktivitas fisik semata, melainkan sebuah proses pendidikan karakter yang bertujuan menanamkan nilai-nilai disiplin, kerja sama, kepemimpinan, dan rasa tanggung jawab.
“Tujuan dilaksanakannya kegiatan mengajarkan ketangkasan baris-berbaris karena merupakan suatu wujud latihan fisik yang diperlukan guna menanamkan kebiasaan dalam tata cara kehidupan yang diarahkan kepada terbentuknya suatu perwatakan tertentu. Guna menumbuhkan sikap jasmani yang tegap, tangkas, rasa persatuan, rasa disiplin, dan rasa tanggung jawab bagi siswa dan siswi,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, para peserta mendapatkan berbagai materi dasar, mulai dari sikap sempurna, penghormatan, gerakan di tempat, hingga gerakan berjalan. Personel Polsek Gunung Agung memberikan arahan dan contoh secara langsung agar para siswa dapat memahami setiap gerakan dengan baik.
Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap instruksi yang diberikan oleh petugas. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk membangun kekompakan antarsiswa yang baru memasuki lingkungan sekolah.
Selain membangun kedisiplinan, pelatihan baris-berbaris juga diyakini mampu meningkatkan rasa percaya diri para peserta didik. Dengan terbiasanya siswa menjalankan instruksi secara teratur dan terkoordinasi, diharapkan mereka dapat menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.
Di sela-sela kegiatan, personel Polsek Gunung Agung turut mengingatkan para pelajar mengenai pentingnya menjaga pergaulan dan menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan. Para siswa diajak untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan yang negatif.
Materi tentang bahaya narkoba juga menjadi perhatian khusus dalam kegiatan MPLS tersebut. Polisi memberikan pemahaman mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkotika terhadap kesehatan, pendidikan, dan masa depan generasi muda.
Tidak hanya itu, edukasi mengenai pencegahan perundungan atau bullying juga disampaikan kepada seluruh peserta. Para siswa diimbau untuk saling menghormati, menjaga hubungan baik dengan teman, dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua.
Iptu Apriansyah berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama kegiatan MPLS dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi para siswa dalam menempuh pendidikan di SMKN 1 Gunung Agung.
“Semoga ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh dapat menjadi bekal yang bermanfaat dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas bagi siswa dan siswi SMKN 1 Gunung Agung ke depan,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Kapolsek Gunung Agung juga menyampaikan apresiasi kepada pihak SMKN 1 Gunung Agung yang telah memberikan kepercayaan kepada Polsek Gunung Agung untuk turut berpartisipasi dalam pelaksanaan kegiatan MPLS tahun ini.
Menurutnya, sinergi antara institusi pendidikan dan aparat kepolisian sangat penting untuk menciptakan generasi muda yang cerdas, disiplin, dan memiliki karakter yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para siswa baru SMKN 1 Gunung Agung tidak hanya mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru, tetapi juga memiliki bekal karakter yang baik, semangat kebersamaan, serta kesadaran hukum yang tinggi sebagai generasi penerus bangsa.
(Humas Tubaba)
Pewarta: Pariyo Saputra
Redaksi GNotif






0 Komentar