Berita

Breaking News

Posyandu Wijaya Kusuma VI Mororejo Jatibatur Gelar Pelayanan Rutin Balita dan Lansia, Mahasiswa KKN Unisri Turut Berpartisipasi

Sragen, (GNotif.com) – Posyandu Wijaya Kusuma VI yang berada di Dukuh Mororejo, Desa Jatibatur, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, kembali menggelar kegiatan pelayanan kesehatan rutin bagi balita dan lanjut usia (lansia), Senin (20/7/2026). Kegiatan yang dilaksanakan setiap satu bulan sekali tersebut berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat setempat.

Pelaksanaan posyandu menjadi salah satu program kesehatan masyarakat yang memiliki peran penting dalam memantau tumbuh kembang anak sekaligus menjaga kondisi kesehatan para lansia. Dalam kegiatan kali ini, para kader Posyandu Wijaya Kusuma VI bersama tenaga kesehatan memberikan berbagai layanan, mulai dari penimbangan balita, pemeriksaan kesehatan, pemberian vitamin, hingga konsultasi terkait pola hidup sehat.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) yang tengah melaksanakan pengabdian masyarakat di Desa Jatibatur. Kehadiran para mahasiswa diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Sejak pagi hari, para orang tua yang membawa balita telah memadati lokasi kegiatan. Mereka secara bergantian mengikuti tahapan pemeriksaan yang telah disiapkan oleh para kader posyandu. Tidak hanya balita, sejumlah warga lanjut usia juga tampak hadir untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka.

Ketua kader Posyandu Wijaya Kusuma VI mengatakan bahwa kegiatan rutin ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti balita dan lansia. Menurutnya, posyandu tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat.

“Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap bulan sebagai upaya menjaga kesehatan balita dan lansia. Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, para balita menjalani proses penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan untuk mengetahui perkembangan pertumbuhan mereka. Data tersebut kemudian dicatat oleh kader sebagai bahan evaluasi dan pemantauan kesehatan anak.

Selain itu, para ibu juga mendapatkan penyuluhan mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pola asuh anak, serta pencegahan berbagai penyakit yang rentan menyerang balita. Edukasi tersebut dinilai penting untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Sementara itu, bagi para lansia, kegiatan posyandu meliputi pemeriksaan tekanan darah, konsultasi kesehatan, serta pemberian informasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat. Pemeriksaan rutin ini bertujuan untuk mendeteksi dini berbagai gangguan kesehatan yang kerap dialami oleh warga lanjut usia.

Kehadiran mahasiswa KKN Unisri dalam kegiatan tersebut turut memberikan warna tersendiri. Para mahasiswa membantu proses administrasi, mendampingi pemeriksaan kesehatan, serta berinteraksi langsung dengan masyarakat. Mereka juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat.

Salah seorang mahasiswa KKN Unisri mengungkapkan bahwa keterlibatan dalam kegiatan posyandu memberikan pengalaman berharga karena dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat serta memahami berbagai persoalan kesehatan yang dihadapi warga desa.

“Melalui kegiatan ini, kami belajar banyak tentang pentingnya pelayanan kesehatan di tingkat desa. Kami juga berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas hidup warga. Program ini tidak hanya membantu memantau kesehatan balita dan lansia, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antarwarga.

Pemerintah desa bersama para kader berharap kegiatan Posyandu Wijaya Kusuma VI dapat terus berjalan secara berkesinambungan dan semakin mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Dengan adanya kerja sama antara kader kesehatan, tenaga medis, pemerintah desa, dan mahasiswa KKN, pelayanan kesehatan di Desa Jatibatur diharapkan semakin optimal.

Melalui kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap bulan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, baik bagi anak-anak maupun para lansia, sehingga kualitas hidup masyarakat Desa Jatibatur dapat terus meningkat.

Pewarta: Pariyo Saputra 

Redaksi GNotif 

0 Komentar

© Copyright 2022 - Gnotif