KOTABUMI, (GNOTIF.COM) – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Lampung Utara, drg. Meri Farida Hamartoni, melakukan kunjungan kerja ke peternakan ayam petelur milik BUMDes Mandiri di Desa Ketapang, Kecamatan Sungkai Selatan, Selasa (7/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Ketua TP-PKK turut melakukan panen telur bersama para peternak sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis desa.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Lampung Utara terhadap sektor peternakan yang dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, menciptakan lapangan pekerjaan, sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.
Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Lampung Utara, Drs. Mat Soleh, M.Pd., yang mewakili Bupati Lampung Utara, Camat Sungkai Selatan Drs. Muhammad Nur, M.M., Sekretaris TP-PKK Kabupaten Lampung Utara Hana Kurniati, serta rombongan dokter hewan dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Lampung Utara yang juga bertugas sebagai inseminator Kementerian Pertanian.
Dalam kesempatan itu, rombongan meninjau secara langsung aktivitas peternakan, mulai dari kandang ayam petelur, sistem pemberian pakan, pengelolaan kesehatan ternak, hingga proses pemanenan dan pengemasan telur yang siap dipasarkan kepada masyarakat.
BUMDes Mandiri Desa Ketapang diketahui telah mengembangkan usaha peternakan ayam petelur sejak tahun 2025. Saat ini, peternakan tersebut dikelola oleh tujuh orang peternak yang secara bersama-sama mengembangkan usaha dengan semangat gotong royong dan pemberdayaan masyarakat desa.
Dengan jumlah sekitar 900 ekor ayam petelur jenis Brohman, peternakan tersebut mampu menghasilkan rata-rata sekitar 38 kilogram telur setiap harinya. Hasil produksi tersebut dipasarkan ke berbagai wilayah di sekitar Kecamatan Sungkai Selatan maupun daerah lain di Kabupaten Lampung Utara untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Utara, drg. Meri Farida Hamartoni, memberikan apresiasi terhadap semangat para peternak yang berhasil mengembangkan usaha secara mandiri melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Menurutnya, keberadaan BUMDes tidak hanya menjadi motor penggerak ekonomi desa, tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menciptakan usaha produktif yang berkelanjutan.
Ia mengatakan bahwa sektor peternakan ayam petelur memiliki prospek yang sangat baik karena kebutuhan masyarakat terhadap telur sebagai salah satu sumber protein terus meningkat. Oleh sebab itu, usaha seperti yang dikembangkan BUMDes Mandiri perlu mendapatkan dukungan dari berbagai pihak agar mampu berkembang lebih besar.
"Kami sangat mengapresiasi kerja keras pengurus BUMDes dan para peternak yang mampu mengembangkan usaha ini. Semoga keberhasilan ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain untuk memanfaatkan potensi lokal dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Selain melakukan panen telur, Ketua TP-PKK juga berdialog langsung dengan para peternak mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan usaha, mulai dari harga pakan, perawatan ayam, pemasaran hasil produksi, hingga upaya menjaga kualitas telur agar tetap memenuhi standar yang baik.
Tim dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Lampung Utara juga memberikan pendampingan teknis kepada para peternak mengenai kesehatan ternak, pencegahan penyakit, manajemen kandang, serta pentingnya penerapan biosekuriti untuk menjaga produktivitas ayam petelur.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Drs. Mat Soleh, M.Pd., yang mewakili Bupati Lampung Utara menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus mendorong tumbuhnya usaha ekonomi produktif di tingkat desa. Menurutnya, keberhasilan BUMDes Mandiri menjadi bukti bahwa pengelolaan usaha desa yang baik mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat.
Ia berharap usaha peternakan ayam petelur tersebut dapat terus berkembang dengan dukungan pemerintah, masyarakat, serta berbagai instansi terkait. Selain meningkatkan ekonomi warga, sektor peternakan juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah melalui penyediaan kebutuhan pangan bergizi bagi masyarakat.
Kegiatan peninjauan ini juga menjadi bagian dari komitmen TP-PKK Kabupaten Lampung Utara dalam mendukung program pemberdayaan keluarga melalui peningkatan ekonomi produktif. TP-PKK memandang bahwa keluarga yang memiliki usaha mandiri akan lebih mampu meningkatkan kesejahteraan sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sejahtera dan mandiri.
Dengan adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, TP-PKK, Dinas Perkebunan dan Peternakan, serta berbagai pihak terkait, diharapkan peternakan ayam petelur milik BUMDes Mandiri Desa Ketapang dapat terus berkembang menjadi salah satu sentra produksi telur di Kabupaten Lampung Utara. Keberhasilan tersebut diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal yang berbasis pemberdayaan masyarakat dan penguatan UMKM. (*)
Pewarta: Pariyo Saputra
Redaksi GNotif




0 Komentar