Lampung Utara, (Sumateranewstv.com) – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, Polri, organisasi perangkat daerah, tenaga kesehatan, serta masyarakat menggelar kegiatan Gerakan Radin Inten Asri dengan melaksanakan aksi gotong royong membersihkan sampah di aliran Sungai Way Rarem. Kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan Jembatan Muara Jaya, Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi, Jumat (10/7/2026).
Aksi peduli lingkungan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB itu diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai unsur. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi lintas sektor dalam menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian sungai sebagai sumber kehidupan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Lampung Utara yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Mad Soleh, S.Pd., M.M., Dandim 0412/Lampung Utara Letkol Inf. Roni Faturahman, serta Kapolres Lampung Utara yang diwakili oleh Wakapolres Kompol Yohanis, S.H., M.H.
Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh perwakilan Kejaksaan Negeri Lampung Utara, yakni Kasubsi I Intelijen Glen Lucky, S.H., M.H., Camat Kotabumi, Danramil setempat, Kapolsek Kotabumi Kota IPTU Syamsudin, S.H., jajaran TNI dan Polri, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Puskesmas Kotabumi Udik, serta sejumlah komunitas dan elemen masyarakat lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan secara virtual yang dipimpin oleh Gubernur Lampung. Selanjutnya, para peserta bergerak menuju sejumlah titik di sepanjang aliran Sungai Way Rarem dan area sekitar Jembatan Muara Jaya untuk melakukan pembersihan sampah yang menumpuk di bantaran sungai.
Dengan membawa berbagai peralatan kebersihan, para peserta bergotong royong mengangkat sampah plastik, ranting pohon, dan limbah rumah tangga yang berpotensi mencemari lingkungan. Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kelestarian alam terlihat dari antusiasme seluruh peserta yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Tidak hanya melakukan aksi bersih-bersih, kegiatan Gerakan Radin Inten Asri juga diisi dengan agenda sapa Pangdam secara virtual, penyerahan bingkisan oleh Dandim bersama unsur Forkopimda kepada masyarakat, serta ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyampaikan bahwa Gerakan Radin Inten Asri merupakan salah satu bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Menurut IPTU Herawati, kebersihan sungai harus menjadi perhatian bersama mengingat sungai memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Selain sebagai sumber air, sungai juga berfungsi sebagai bagian dari ekosistem yang harus dijaga kelestariannya agar tetap memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
"Gerakan Radin Inten Asri merupakan wujud nyata kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan. Melalui kegiatan gotong royong ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya hidup bersih, menjaga kelestarian Sungai Way Rarem, serta mempererat sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman," ujar IPTU Herawati mewakili Kapolres Lampung Utara.
Ia menambahkan bahwa Polres Lampung Utara akan terus mendukung berbagai program pemerintah daerah yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dukungan tersebut diwujudkan melalui keterlibatan aktif personel kepolisian dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
IPTU Herawati juga mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar, khususnya dengan tidak membuang sampah sembarangan ke sungai maupun saluran air. Menurutnya, kebiasaan membuang sampah ke sungai dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan meningkatkan risiko terjadinya banjir, terutama saat musim hujan.
Sungai Way Rarem sendiri merupakan salah satu aliran sungai yang memiliki peran penting bagi masyarakat di wilayah Kotabumi dan sekitarnya. Oleh sebab itu, menjaga kebersihan sungai tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.
Kegiatan gotong royong melalui Gerakan Radin Inten Asri diharapkan dapat menjadi contoh positif dalam membangun budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh unsur Forkopimda, TNI, Polri, instansi pemerintah, dan masyarakat menjadi bukti bahwa persoalan lingkungan dapat diselesaikan melalui kerja sama dan gotong royong.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara bersama seluruh elemen masyarakat berharap kondisi Sungai Way Rarem dapat tetap terjaga kebersihannya, sehingga mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kehidupan masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan nyaman untuk ditinggali.
(*)
Pewarta: Pariyo Saputra
Redaksi GNotif
```




0 Komentar