Berita

Breaking News

Bupati Hamartoni Lepas Kontingen Kwarcab Lampung Utara ke Jambore Nasional XII, Pesan Jaga Nama Baik Daerah

KOTABUMI, (GNOTIF.COM)– Bupati Lampung Utara Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si. secara resmi melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Lampung Utara yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII. Prosesi pelepasan berlangsung di Ruang Tapis, Kabupaten Lampung Utara, Kamis (6/8/2026), dengan suasana penuh semangat dan kebanggaan.

Pelepasan kontingen tersebut menjadi momentum penting bagi Gerakan Pramuka Lampung Utara, khususnya bagi para peserta yang akan membawa nama daerah dalam kegiatan kepanduan tingkat nasional. Jambore Nasional XII bukan hanya menjadi ajang pertemuan anggota Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran, pengembangan karakter, kepemimpinan, kreativitas, kemandirian, serta penguatan semangat persaudaraan.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Hamartoni memberikan pesan dan motivasi kepada seluruh anggota kontingen agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, disiplin, tanggung jawab, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kepramukaan. Para peserta diharapkan mampu menjadi representasi terbaik Kabupaten Lampung Utara selama berada di kegiatan nasional tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan pelepasan tersebut Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Lampung Utara Dr. H. M. Erwinsyah, S.STP., M.Si., CGCAE., serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Lampung Utara Drs. Mat Soleh, M.Pd. Kehadiran jajaran pemerintah daerah dan pengurus Kwarcab menunjukkan dukungan terhadap pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka.

Jambore Nasional Menjadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

Dalam sambutannya, Bupati Hamartoni menegaskan bahwa Jambore Nasional memiliki arti penting dalam proses pembentukan karakter generasi muda. Kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada aktivitas perkemahan atau kegiatan kepanduan semata, tetapi juga menjadi media pendidikan yang memberikan pengalaman langsung kepada peserta.

Menurutnya, anggota Pramuka memiliki kesempatan untuk belajar hidup mandiri, bekerja sama, berkomunikasi dengan orang lain, menyelesaikan berbagai persoalan, serta menghargai perbedaan. Pengalaman seperti itu menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi perkembangan zaman yang semakin dinamis.

Jambore Nasional juga mempertemukan anggota Pramuka dari berbagai wilayah di Indonesia. Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengenal keberagaman budaya, tradisi, bahasa, dan karakter masyarakat dari berbagai daerah.

Melalui interaksi tersebut, para peserta dapat memahami bahwa Indonesia merupakan bangsa yang memiliki kekayaan budaya dan keberagaman yang sangat besar. Perbedaan bukan menjadi penghalang, melainkan kekuatan untuk membangun persatuan.

Karena itu, Bupati Hamartoni berharap seluruh anggota kontingen Lampung Utara dapat mengikuti kegiatan dengan pikiran terbuka dan semangat persaudaraan. Setiap pengalaman yang diperoleh selama Jambore Nasional diharapkan dapat menjadi pembelajaran yang berguna bagi kehidupan mereka.

Bupati Pesan Kontingen Jadi Duta Terbaik Lampung Utara

Salah satu pesan utama yang disampaikan Bupati Hamartoni kepada kontingen adalah menjaga nama baik Kabupaten Lampung Utara. Para peserta tidak hanya membawa identitas pribadi maupun gugus depan, tetapi juga menjadi bagian dari representasi daerah di tingkat nasional.

Bupati meminta para peserta untuk senantiasa menjaga sikap, sopan santun, kedisiplinan, serta menjunjung tinggi etika selama mengikuti kegiatan. Setiap tindakan dan perilaku peserta akan menjadi bagian dari gambaran tentang daerah asal mereka.

“Kami berharap adik-adik menjadi duta terbaik daerah, menjaga nama baik Lampung Utara, serta kembali dengan semangat dan inspirasi baru untuk memajukan Gerakan Pramuka,” ujar Bupati.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberangkatan ke Jambore Nasional bukan sekadar kesempatan untuk bersenang-senang. Para peserta memiliki tanggung jawab moral untuk menunjukkan karakter positif dan semangat kepemudaan yang menjadi bagian dari nilai-nilai Gerakan Pramuka.

Dengan membawa semangat tersebut, kontingen Lampung Utara diharapkan mampu membangun citra positif sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.

Perluas Wawasan dan Persahabatan

Bupati Hamartoni juga mendorong para peserta untuk memanfaatkan Jambore Nasional sebagai kesempatan memperluas wawasan. Para anggota kontingen akan bertemu dengan banyak peserta dari berbagai daerah sehingga terbuka ruang untuk bertukar pengalaman dan pengetahuan.

Persahabatan yang terbangun dalam kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti selama pelaksanaan Jambore Nasional. Hubungan antarpeserta dapat menjadi jaringan persaudaraan yang terus berkembang meskipun mereka telah kembali ke daerah masing-masing.

Dalam konteks Gerakan Pramuka, persaudaraan merupakan salah satu kekuatan utama. Para anggota Pramuka dilatih untuk saling membantu, menghargai, dan bekerja sama dalam berbagai situasi.

Melalui Jambore Nasional, nilai tersebut dapat dipraktikkan dalam skala yang lebih luas. Peserta dari Lampung Utara dapat mengenal cara berpikir dan pengalaman peserta dari daerah lain, kemudian mengambil hal-hal positif yang dapat diterapkan di lingkungan masing-masing.

Pengalaman tersebut menjadi modal sosial bagi generasi muda untuk membangun komunikasi dan kerja sama di masa depan.

Penguatan Jiwa Kepemimpinan

Jambore Nasional juga menjadi sarana untuk mengembangkan jiwa kepemimpinan. Para peserta akan mendapatkan pengalaman dalam mengatur kegiatan, mengambil keputusan, bekerja dalam kelompok, menyelesaikan persoalan, serta beradaptasi dengan lingkungan baru.

Kemampuan tersebut sangat dibutuhkan generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan. Seorang pemimpin tidak hanya dituntut memiliki pengetahuan, tetapi juga harus mampu berkomunikasi, bertanggung jawab, mengambil keputusan, dan menghargai orang lain.

Nilai-nilai tersebut telah menjadi bagian dari proses pendidikan kepramukaan. Melalui kegiatan yang bersifat praktis dan langsung, anggota Pramuka dapat belajar bahwa kepemimpinan membutuhkan keteladanan serta kemampuan bekerja bersama.

Bupati Hamartoni berharap pengalaman yang diperoleh selama Jambore Nasional dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk terus berkembang. Setelah kembali ke Lampung Utara, para anggota kontingen diharapkan mampu membagikan pengalaman tersebut kepada teman-teman mereka di lingkungan sekolah maupun organisasi Pramuka.

Gerakan Pramuka Berperan dalam Membangun Generasi Berkualitas

Gerakan Pramuka memiliki posisi penting dalam pembinaan generasi muda. Pendidikan kepramukaan memberikan ruang bagi anak dan remaja untuk mengembangkan berbagai kemampuan yang tidak selalu diperoleh melalui pembelajaran formal di ruang kelas.

Pramuka mengajarkan kedisiplinan, kemandirian, gotong royong, kepedulian sosial, kecintaan terhadap lingkungan, serta rasa tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut sangat relevan dalam membangun generasi muda yang memiliki karakter kuat.

Di tengah perkembangan teknologi dan media digital, generasi muda menghadapi berbagai tantangan baru. Informasi dapat diperoleh dengan sangat cepat, tetapi kemampuan untuk menyaring informasi, membangun komunikasi yang sehat, dan menjaga etika tetap membutuhkan pembinaan.

Gerakan Pramuka dapat menjadi salah satu wadah untuk memperkuat kemampuan tersebut. Kegiatan yang melibatkan interaksi langsung, kerja kelompok, aktivitas sosial, dan pembelajaran di alam terbuka memberikan pengalaman yang berbeda bagi peserta.

Karena itu, dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan Pramuka menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.

Kwarcab Lampung Utara Dorong Prestasi dan Pengalaman Peserta

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Lampung Utara Dr. H. M. Erwinsyah, S.STP., M.Si., CGCAE. turut hadir dalam kegiatan pelepasan kontingen. Kehadiran Ketua Kwarcab menjadi bentuk dukungan langsung terhadap peserta yang akan mengikuti Jambore Nasional XII.

Kwarcab memiliki peran penting dalam mempersiapkan kontingen agar mampu mengikuti kegiatan secara maksimal. Persiapan tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan administrasi dan perlengkapan, tetapi juga kesiapan mental dan fisik peserta.

Para anggota kontingen diharapkan memahami bahwa Jambore Nasional merupakan kegiatan dengan cakupan yang luas. Mereka akan bertemu dengan banyak peserta, mengikuti berbagai kegiatan, dan menghadapi lingkungan baru.

Dengan persiapan yang baik, peserta diharapkan dapat mengikuti seluruh agenda secara tertib dan memperoleh pengalaman sebanyak-banyaknya.

Pengalaman tersebut nantinya dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus pengembangan program Gerakan Pramuka di Kabupaten Lampung Utara.

Dukungan Pemerintah Daerah Diharapkan Berkelanjutan

Dukungan pemerintah daerah terhadap Gerakan Pramuka tidak hanya diperlukan ketika kontingen akan berangkat mengikuti kegiatan nasional. Pembinaan secara berkelanjutan juga dibutuhkan agar organisasi kepanduan tersebut mampu menjalankan programnya dengan baik.

Pemerintah daerah bersama Kwarcab dapat terus mendorong kegiatan yang memberikan manfaat bagi generasi muda. Program pembinaan dapat diarahkan pada peningkatan keterampilan, kepemimpinan, kepedulian lingkungan, kegiatan sosial, serta pengembangan kreativitas.

Dengan pembinaan yang berkelanjutan, anggota Pramuka diharapkan tidak hanya aktif ketika ada kegiatan besar, tetapi juga mampu berkontribusi dalam kehidupan masyarakat.

Pramuka dapat menjadi bagian dari berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan, seperti kegiatan kebersihan lingkungan, bakti sosial, edukasi, serta kegiatan yang mendukung kepedulian terhadap sesama.

Momentum Membawa Nama Lampung Utara ke Tingkat Nasional

Keberangkatan kontingen Kwarcab Lampung Utara ke Jambore Nasional XII menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Kabupaten Lampung Utara kepada masyarakat dari berbagai wilayah Indonesia.

Peserta dapat memperkenalkan budaya, potensi, dan karakter masyarakat Lampung Utara melalui interaksi selama kegiatan. Hal tersebut secara tidak langsung dapat menjadi sarana promosi daerah sekaligus memperkuat rasa bangga terhadap identitas lokal.

Namun, yang paling penting adalah bagaimana peserta mampu menunjukkan sikap dan karakter yang baik. Prestasi dalam kegiatan tentu menjadi kebanggaan, tetapi perilaku positif selama mengikuti kegiatan juga merupakan bentuk keberhasilan yang tidak kalah penting.

Bupati Hamartoni berharap kontingen dapat mengikuti Jambore Nasional dengan penuh tanggung jawab. Para peserta diminta untuk menjaga kekompakan, saling membantu, serta tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan.

Bekal untuk Kembali dan Berkontribusi di Daerah

Pesan lain yang disampaikan Bupati adalah agar para peserta tidak hanya membawa pulang kenangan setelah mengikuti Jambore Nasional. Mereka diharapkan membawa pulang ilmu, keterampilan, wawasan, dan inspirasi baru.

Pengalaman tersebut kemudian dapat diterapkan dalam kegiatan Gerakan Pramuka di Kabupaten Lampung Utara. Para peserta dapat berbagi pengetahuan dengan anggota Pramuka lainnya sehingga manfaat kegiatan nasional tersebut dapat dirasakan secara lebih luas.

Dengan demikian, keberangkatan kontingen tidak hanya memberikan manfaat kepada peserta yang mengikuti kegiatan secara langsung, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan organisasi Pramuka di daerah.

Para anggota kontingen juga diharapkan menjadi contoh bagi generasi muda lainnya. Semangat disiplin, mandiri, kreatif, dan bertanggung jawab yang diperoleh selama Jambore Nasional hendaknya terus dipelihara setelah kembali ke lingkungan masing-masing.

Semangat Persaudaraan dan Kebangsaan

Jambore Nasional XII juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan. Pertemuan peserta dari berbagai daerah merupakan gambaran nyata keberagaman Indonesia.

Dalam keberagaman tersebut, seluruh anggota Pramuka memiliki satu identitas sebagai bagian dari generasi muda Indonesia. Persaudaraan yang terbangun diharapkan semakin memperkuat rasa cinta tanah air dan komitmen untuk menjaga persatuan.

Nilai tersebut sangat penting untuk terus ditanamkan kepada generasi muda. Indonesia membutuhkan generasi yang mampu menghargai perbedaan sekaligus memiliki semangat untuk bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama.

Gerakan Pramuka menjadi salah satu wadah yang tepat untuk menanamkan nilai tersebut melalui kegiatan yang menyenangkan, edukatif, dan penuh pengalaman.

Kontingen Lampung Utara Diminta Tampil Percaya Diri

Dengan pelepasan secara resmi oleh Bupati Hamartoni, kontingen Kwarcab Lampung Utara diharapkan semakin percaya diri mengikuti Jambore Nasional XII. Dukungan dari pemerintah daerah, keluarga, pembina, dan seluruh jajaran Kwarcab menjadi modal penting bagi peserta.

Para peserta diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik tanpa melupakan nilai-nilai dasar kepramukaan. Mereka harus tetap rendah hati, menghargai peserta lain, menjaga kekompakan, serta mematuhi seluruh aturan yang berlaku selama kegiatan.

Keberangkatan menuju kegiatan nasional tersebut sekaligus menjadi bentuk kepercayaan kepada generasi muda Lampung Utara. Mereka diberikan kesempatan untuk belajar, berkembang, dan menunjukkan bahwa daerah memiliki generasi yang siap berkontribusi bagi bangsa.

Bupati Hamartoni berharap seluruh peserta dapat kembali ke Lampung Utara dalam keadaan sehat dan membawa pengalaman positif. Lebih dari itu, pengalaman selama Jambore Nasional diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus aktif dalam kegiatan kepramukaan dan kemasyarakatan.

Jambore Nasional sebagai Investasi Generasi Masa Depan

Jika dilihat dalam perspektif pembangunan sumber daya manusia, kegiatan seperti Jambore Nasional merupakan bagian dari investasi jangka panjang. Generasi muda yang memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, kemampuan bekerja sama, serta rasa tanggung jawab akan menjadi modal penting bagi kemajuan daerah dan bangsa.

Karena itu, dukungan terhadap kegiatan kepemudaan dan kepramukaan perlu terus diperkuat. Pemerintah, sekolah, keluarga, organisasi kepemudaan, dan masyarakat memiliki tanggung jawab bersama dalam membangun lingkungan yang positif bagi generasi muda.

Pelepasan kontingen Kwarcab Lampung Utara ke Jambore Nasional XII menjadi salah satu bentuk nyata dukungan tersebut. Pemerintah daerah memberikan pesan agar kesempatan yang diperoleh peserta dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Dengan semangat kebersamaan, kontingen Lampung Utara diharapkan mampu membawa nama baik daerah, memperluas persaudaraan, meningkatkan keterampilan, dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.

Pelepasan yang berlangsung di Ruang Tapis tersebut akhirnya bukan sekadar seremoni keberangkatan. Kegiatan itu menjadi simbol kepercayaan dan harapan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara terhadap generasi muda yang akan membawa nama daerah dalam forum kepanduan tingkat nasional.

Dengan bekal semangat Pramuka, jiwa kepemimpinan, rasa persaudaraan, dan kecintaan terhadap tanah air, Kontingen Kwarcab Lampung Utara diharapkan mampu mengikuti Jambore Nasional XII dengan penuh tanggung jawab serta kembali membawa pengalaman dan inspirasi baru untuk kemajuan Gerakan Pramuka di Kabupaten Lampung Utara.

(*)

Redaksi GNotif.com

0 Komentar

© Copyright 2022 - Gnotif