TULANG BAWANG BARAT, (GNOTIF.COM) - Dalam upaya meningkatkan kemampuan fisik sekaligus mengasah keterampilan personel dalam menghadapi berbagai situasi saat menjalankan tugas di lapangan, jajaran Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba), Polda Lampung, secara rutin menggelar latihan bela diri Polri.
Kegiatan latihan tersebut berlangsung di Lapangan Mapolres Tulang Bawang Barat, Selasa (22/9/2026) pagi. Latihan bela diri menjadi salah satu agenda rutin yang dilaksanakan setiap pekan, tepatnya pada hari Selasa, sebagai bagian dari pembinaan kemampuan dan kesiapan personel Polri.
Latihan tidak hanya ditujukan untuk menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi sarana bagi anggota kepolisian untuk meningkatkan keterampilan dalam mengantisipasi berbagai kondisi yang berpotensi terjadi ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Himmawan Setiawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., melalui Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) Polres Tubaba Kompol A. Pancarudin, S.H., M.M., mengatakan latihan bela diri Polri merupakan bagian penting dalam pembinaan personel.
Menurutnya, kemampuan fisik dan keterampilan bela diri diperlukan untuk menunjang pelaksanaan tugas anggota kepolisian, khususnya ketika menghadapi situasi yang membutuhkan kesiapsiagaan, pengendalian diri, serta kemampuan bertindak secara tepat.
“Semua anggota yang berpangkat mulai Bripda sampai Inspektur Polisi Satu (Iptu) wajib mengikuti latihan bela diri Polri. Selain untuk melindungi diri sendiri dalam bertugas, juga untuk melindungi orang lain,” ujar Kompol A. Pancarudin.
Ia menjelaskan, setiap personel Polri dituntut memiliki kemampuan dasar bela diri yang memadai. Keterampilan tersebut diharapkan dapat digunakan secara tepat dan terukur ketika anggota menghadapi situasi yang mengancam keselamatan diri sendiri maupun masyarakat.
Latihan secara rutin juga dimaksudkan agar teknik yang telah dipelajari tidak hanya menjadi pengetahuan teoritis, tetapi dapat dikuasai melalui pembiasaan dan latihan fisik secara berkelanjutan. Dengan demikian, personel diharapkan memiliki kesiapan ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan respons cepat di lapangan.
Dalam latihan tersebut, personel mendapatkan materi teknik dasar bela diri Polri. Materi antara lain mencakup teknik tangkisan, teknik jatuhan, teknik melepaskan diri dari berbagai bentuk pegangan, hingga teknik membawa atau mengamankan tahanan.
Kabag SDM menambahkan bahwa penguasaan teknik dasar bela diri merupakan salah satu kemampuan yang perlu dimiliki anggota karena dalam menjalankan tugas, personel dapat berhadapan dengan berbagai karakteristik situasi maupun orang yang berbeda-beda.
“Semua anggota harus memiliki kemampuan dan keterampilan teknik dasar bela diri Polri. Karena untuk mempertahankan diri atau melindungi orang lain dari serangan orang yang berniat melakukan kejahatan, oleh karena itu perlu adanya latihan teknik-teknik dasar bela diri Polri seperti teknik tangkisan, jatuhan dan cara membawa tahanan,” jelasnya.
Materi latihan juga diberikan dalam bentuk bela diri tanpa menggunakan alat. Dalam sesi tersebut, personel dilatih menghadapi sejumlah bentuk serangan atau ancaman fisik yang dapat terjadi dalam pelaksanaan tugas.
Teknik yang dilatihkan antara lain cara melepaskan pegangan tangan, melepaskan cekikan, melepaskan diri dari sekapan, serta teknik menghindari berbagai bentuk pegangan. Latihan tersebut dilakukan untuk membangun refleks dan kesiapan anggota dalam menghadapi kondisi yang tidak terduga.
Selain teknik tanpa alat, personel juga mendapatkan materi bela diri dengan menggunakan peralatan yang biasa digunakan dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Di antaranya adalah penggunaan tongkat dan borgol sesuai dengan teknik yang telah ditentukan dalam pelatihan.
“Untuk materi latihan bela diri tanpa alat, kita latihkan bagaimana cara melepaskan pegangan tangan, melepaskan cekikan, melepaskan sekapan dan menghindari pegangan. Sementara untuk teknik bela diri dengan alat, kita latihkan tongkat sebagai alat menghadapi serangan senjata tajam dan borgol sebagai alat menghadapi pukulan dengan tongkat,” kata Kompol A. Pancarudin.
Menurutnya, latihan dengan menggunakan peralatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan anggota dalam mengendalikan situasi secara terukur. Personel diharapkan memahami teknik penggunaan peralatan dengan benar sehingga dapat menunjang pelaksanaan tugas di lapangan.
Pelaksanaan latihan secara rutin juga menjadi bagian dari pembinaan sumber daya manusia di lingkungan Polres Tulang Bawang Barat. Kemampuan personel tidak hanya dibutuhkan dalam penanganan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan mengikuti latihan secara konsisten, anggota diharapkan memiliki kondisi fisik yang lebih prima serta kesiapan mental dan keterampilan yang mendukung pelaksanaan tugas kepolisian. Latihan juga menjadi momentum untuk mengevaluasi dan meningkatkan kemampuan dasar yang harus dimiliki setiap personel.
Kabag SDM berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi seluruh anggota, terutama dalam meningkatkan rasa percaya diri saat menjalankan tugas. Namun, kemampuan bela diri juga diharapkan digunakan secara bertanggung jawab dan sesuai dengan ketentuan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
“Kami berharap dengan adanya pelatihan ini dapat meningkatkan kepercayaan diri bagi anggota Polri ketika bertugas. Serta mampu dan sigap ketika harus berhadapan dengan para pelaku tindak kejahatan maupun pengganggu Kamtibmas di wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat,” pungkasnya.
Latihan bela diri Polri yang dilaksanakan secara rutin tersebut diharapkan dapat terus berjalan secara berkesinambungan. Selain menjaga kebugaran, kegiatan ini menjadi salah satu upaya Polres Tulang Bawang Barat dalam mempersiapkan personel yang memiliki kemampuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.
Dengan pembinaan yang dilakukan secara teratur, setiap personel diharapkan mampu mempertahankan kemampuan dasar bela diri yang telah dimiliki sekaligus terus meningkatkan keterampilan sesuai dengan kebutuhan tugas. Kesiapan fisik dan keterampilan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Tulang Bawang Barat.
(Humas_Tubaba)
# Pewarta Pariyo Saputra #





0 Komentar