LAMPUNG UTARA, (GNOTIF.COM) - Camat Abung Tengah H. Kasim, S.E., M.M. yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Sekretaris Kecamatan Aisyah, S.E., menghadiri undangan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) sekaligus Musyawarah Desa Serah Terima (MDST) pembangunan fisik rabat beton di Desa Pekurun Selatan, Kecamatan Abung Tengah, Kabupaten Lampung Utara, Selasa (29/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembangunan desa, khususnya dalam memastikan perencanaan, pelaksanaan, hingga hasil pembangunan dapat diketahui dan dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Musrenbangdes menjadi forum untuk membahas berbagai kebutuhan pembangunan, sementara MDST menjadi bagian dari proses pertanggungjawaban dan serah terima hasil pekerjaan pembangunan desa kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Sekretaris Kecamatan Abung Tengah Aisyah, S.E., Kasi Pemerintahan Alek Jepra, S.E., M.M., Kasi Pembangunan Rika Rozana, S.E., Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Lampung Utara Ali Citra, Pendamping Desa Nita Nurmala, S.P., Bhabinkamtibmas Aiptu Sanitia Tara, S.H., serta Babinsa Kopda Muhammad Arif.
Selain unsur pemerintahan dan pendamping, kegiatan juga dihadiri Kepala Desa Pekurun Selatan beserta jajaran perangkat desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan RT, anggota Linmas, Ketua TP-PKK beserta pengurus, serta Bidan Desa. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya keterlibatan bersama dalam proses pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Pekurun Selatan.
Pembangunan rabat beton menjadi salah satu bentuk pembangunan infrastruktur yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat. Infrastruktur jalan yang baik dapat membantu memperlancar mobilitas warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta aktivitas sosial kemasyarakatan.
Jalan desa yang memiliki kondisi baik juga dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian maupun berbagai komoditas lainnya. Bagi masyarakat yang sebagian besar aktivitas ekonominya berkaitan dengan sektor pertanian, akses jalan yang memadai menjadi salah satu kebutuhan penting dalam mendukung kelancaran kegiatan dari dan menuju lahan maupun pusat perekonomian.
Melalui forum Musrenbangdes, masyarakat memiliki kesempatan untuk menyampaikan berbagai aspirasi serta kebutuhan pembangunan yang dianggap prioritas. Proses tersebut diharapkan dapat menghasilkan perencanaan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga dan kondisi di lapangan.
Musrenbangdes juga menjadi sarana untuk membangun kesepahaman antara pemerintah desa dan masyarakat. Setiap rencana pembangunan membutuhkan proses pembahasan agar pelaksanaannya dapat berjalan secara terarah, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, pelaksanaan MDST pembangunan fisik rabat beton menjadi bagian dari tahapan penting setelah pekerjaan pembangunan selesai dilaksanakan. Melalui MDST, hasil pembangunan dapat diperkenalkan dan diserahkan kepada masyarakat sebagai bagian dari aset serta fasilitas yang harus dijaga dan dimanfaatkan secara bersama-sama.
Keberadaan masyarakat dalam kegiatan MDST juga memiliki arti penting karena masyarakat merupakan pihak yang secara langsung akan memanfaatkan hasil pembangunan tersebut. Karena itu, masyarakat diharapkan dapat ikut menjaga fasilitas yang telah dibangun agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
Sekretaris Kecamatan Aisyah, S.E., yang mewakili Camat Abung Tengah H. Kasim, S.E., M.M., menyampaikan pentingnya kebersamaan seluruh unsur dalam mendukung pembangunan desa. Pemerintah kecamatan diharapkan dapat terus bersinergi dengan pemerintah desa, pendamping, aparat keamanan, serta masyarakat dalam memastikan berbagai program pembangunan berjalan sesuai dengan perencanaan.
Sinergi tersebut diperlukan karena pembangunan desa bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa semata. Masyarakat juga memiliki peran penting melalui partisipasi, pengawasan, pemeliharaan, serta keterlibatan dalam berbagai kegiatan pembangunan yang dilaksanakan di wilayahnya.
Kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan adanya dukungan dari unsur TNI-Polri terhadap proses pembangunan dan kehidupan masyarakat di tingkat desa. Sinergi antara pemerintah dan aparat keamanan diharapkan dapat menciptakan suasana yang aman dan kondusif sehingga kegiatan pembangunan dapat berlangsung dengan baik.
Di sisi lain, keberadaan TAPM Kabupaten Lampung Utara dan Pendamping Desa memberikan dukungan dalam proses pemberdayaan serta pendampingan pembangunan desa. Pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah desa dalam menjalankan berbagai tahapan pembangunan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Musrenbangdes juga menjadi ruang penting untuk menyatukan berbagai aspirasi masyarakat. Tidak semua kebutuhan dapat direalisasikan secara bersamaan, sehingga diperlukan skala prioritas berdasarkan kebutuhan paling mendesak dan kemampuan desa. Proses pembahasan secara terbuka diharapkan dapat menghasilkan keputusan yang dapat diterima bersama.
Dalam pembangunan infrastruktur, kualitas pekerjaan juga menjadi perhatian penting. Pembangunan rabat beton diharapkan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang apabila dilaksanakan dengan baik serta diikuti dengan pemeliharaan secara bersama-sama.
Masyarakat juga diharapkan memiliki rasa tanggung jawab terhadap fasilitas yang telah dibangun. Jalan desa bukan hanya milik pemerintah, tetapi merupakan fasilitas yang digunakan bersama. Karena itu, menjaga kebersihan, menghindari tindakan yang dapat merusak jalan, serta ikut mengawasi kondisi infrastruktur merupakan bagian dari peran masyarakat.
Keterlibatan Ketua BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan RT, Linmas, TP-PKK, dan Bidan Desa dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa pembangunan desa memiliki cakupan yang luas. Pembangunan tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga menyangkut pelayanan masyarakat, kesehatan, pemberdayaan keluarga, keamanan, serta kehidupan sosial.
Dengan adanya koordinasi yang baik antarunsur, diharapkan berbagai program pembangunan di Desa Pekurun Selatan dapat terus berjalan secara optimal. Pemerintah desa juga diharapkan dapat mempertahankan keterbukaan dalam pelaksanaan program sehingga masyarakat dapat mengetahui proses dan hasil pembangunan yang dilakukan.
Musrenbangdes dan MDST di Desa Pekurun Selatan menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong. Pemerintah dan masyarakat dapat bersama-sama menentukan arah pembangunan, melaksanakan kegiatan, serta menjaga hasil pembangunan agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Ke depan, Pemerintah Kecamatan Abung Tengah diharapkan terus mendorong pemerintah desa agar mengutamakan perencanaan pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Infrastruktur yang dibangun diharapkan dapat mendukung aktivitas warga sekaligus memberikan dampak terhadap peningkatan perekonomian dan kualitas pelayanan di desa.
Dengan terlaksananya kegiatan Musrenbangdes dan MDST pembangunan fisik rabat beton tersebut, diharapkan hasil pembangunan dapat dimanfaatkan masyarakat Desa Pekurun Selatan secara optimal. Semangat kebersamaan dan gotong royong juga diharapkan terus dipertahankan dalam menjaga berbagai fasilitas yang telah dibangun.
Pemerintah Kecamatan Abung Tengah bersama Pemerintah Desa Pekurun Selatan serta seluruh elemen masyarakat berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan desa. Partisipasi masyarakat menjadi salah satu kunci agar setiap program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan.
Tetap semangat, terus jaga kebersamaan dan gotong royong, serta jangan lupa bahagia dalam mendukung pembangunan Desa Pekurun Selatan menuju masyarakat yang semakin maju dan sejahtera.
Redaksi GNotif.com
```














0 Komentar