LAMPUNG UTARA, (GNOTIF.COM) – Pengurus Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Lampung Utara menggelar kegiatan silaturahmi bersama jajaran pelatih serta tim atlet putra dan putri di Pondok Santap Zaskya, Kamis (17/9/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari persiapan khusus menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Cricket yang dijadwalkan berlangsung di Bali pada Oktober 2026 mendatang.
Kegiatan silaturahmi tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pengurus, pelatih dan atlet, tetapi juga dimanfaatkan sebagai forum untuk menyatukan visi serta misi tim sebelum menghadapi kompetisi tingkat nasional. Pengurus PCI Lampung Utara ingin memastikan seluruh unsur yang terlibat memiliki komitmen yang sama dalam membawa nama daerah pada ajang Kejurnas.
Ketua PCI Lampung Utara, Apriyanto, mengatakan bahwa persiapan menuju Kejurnas sudah memasuki tahapan penting. Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, komunikasi antara pengurus, pelatih dan atlet perlu terus diperkuat agar seluruh persiapan dapat dilakukan secara terarah.
“Kegiatan silaturahmi ini untuk menyatukan misi pengurus PCI Lampung Utara dengan atlet, pelatih, serta atlet cricket pada pertandingan Kejurnas di Bali yang sudah di ambang pintu. Kita akan kirim 7 atlet putri dan 1 atlet putra,” ujar Apriyanto.
Menurut Apriyanto, keberangkatan tujuh atlet putri dan satu atlet putra tersebut merupakan bagian dari persiapan PCI Lampung Utara untuk mengikuti Kejurnas 2026. Para atlet yang diturunkan diharapkan mampu membawa nama Lampung Utara dan menunjukkan hasil pembinaan yang telah dilakukan selama ini.
Dalam pertemuan tersebut, pengurus bersama pelatih dan atlet juga telah membuat komitmen serta kesepakatan bersama terkait pembinaan dan peningkatan prestasi cricket Lampung Utara secara berkesinambungan. Kesepakatan itu menjadi salah satu langkah untuk menyatukan tekad seluruh elemen tim dalam menghadapi kompetisi yang akan datang.
Apriyanto menuturkan, komitmen antara pengurus, pelatih dan atlet sangat diperlukan karena pencapaian prestasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan atlet ketika berada di lapangan. Menurutnya, proses pembinaan, kedisiplinan, komunikasi, kesiapan tim dan dukungan pengurus juga menjadi bagian dari perjalanan menuju prestasi.
“Komitmen dan kesepakatan bersama yang telah dibuat ini menunjukkan pengurus PCI Lampung Utara sangat serius untuk menuju prestasi kejuaraan nasional,” kata Apriyanto.
Ia menambahkan, Kejurnas Cricket 2026 yang akan dilaksanakan di Bali menjadi salah satu agenda penting bagi tim Lampung Utara. Ajang tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan para atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding menghadapi atlet dari daerah lain.
“Kejurnas 2026 di Bali merupakan kesempatan dan peluang emas bagi tim cricket Lampung Utara. Peluang ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan torehan medali, sehingga cricket Lampung Utara dapat membuat sejarah dalam menuju kancah BK PON 2028,” tuturnya.
Target tersebut menjadi motivasi bagi pengurus, pelatih dan atlet untuk terus melakukan persiapan. Keikutsertaan dalam Kejurnas bukan hanya menjadi agenda pertandingan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan atlet agar mampu berkembang dan memiliki pengalaman menghadapi persaingan di tingkat nasional.
Di sisi lain, Apriyanto juga menyoroti keberadaan olahraga cricket yang menurutnya masih belum terlalu dikenal secara luas oleh masyarakat. Karena itu, PCI Lampung Utara menilai sosialisasi mengenai olahraga cricket perlu terus dilakukan agar semakin banyak masyarakat mengetahui dan memahami cabang olahraga tersebut.
Menurutnya, sosialisasi dapat menjadi salah satu langkah untuk memperkenalkan cricket kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Dengan semakin dikenalnya olahraga tersebut, diharapkan minat masyarakat untuk mengikuti dan mempelajari cricket juga dapat tumbuh.
“Olahraga cricket ini kita tahu kurang familiar, maka kita penting untuk mensosialisasikan kepada warga masyarakat. Alhamdulillah olahraga cricket sudah kita masukkan di KONI,” katanya.
Masuknya cricket dalam pembinaan KONI Lampung Utara menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat keberadaan cabang olahraga tersebut di daerah. Pembinaan yang dilakukan secara terarah diharapkan dapat menjadi ruang bagi atlet untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membuka peluang munculnya atlet-atlet baru.
PCI Lampung Utara sendiri memiliki catatan prestasi yang menjadi modal dalam menghadapi kompetisi berikutnya. Berdasarkan catatan yang disampaikan pengurus, cricket Lampung Utara sebelumnya telah mengikuti berbagai kompetisi dan meraih sejumlah hasil yang menjadi bagian dari perjalanan pembinaan atlet di daerah.
Salah satu prestasi yang disebutkan adalah keberhasilan meraih medali perak pada BK PON di Bali tahun 2023. Prestasi tersebut menjadi pengalaman penting bagi atlet Lampung Utara dalam menghadapi kompetisi dengan persaingan yang lebih tinggi.
Selanjutnya, tim cricket Lampung Utara juga berhasil meraih medali perunggu pada PON Aceh-Sumut 2024. Keikutsertaan dalam ajang tersebut menjadi bagian dari pengalaman kompetitif para atlet sekaligus menunjukkan perjalanan cricket Lampung Utara dalam mengikuti berbagai kejuaraan.
Selain itu, tim cricket Lampung Utara juga tercatat mengikuti Kejurnas di Bali pada 2025. Pengalaman dari kejuaraan tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi sekaligus pembelajaran bagi tim untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
Prestasi lainnya juga diraih melalui ajang Gubernur Cup I tahun 2025 untuk tim putri. Catatan tersebut menjadi salah satu motivasi bagi para atlet putri yang akan kembali dipersiapkan untuk mengikuti Kejurnas Cricket 2026 di Bali.
Dengan adanya sejumlah pengalaman tersebut, pengurus PCI Lampung Utara berupaya menjaga keberlanjutan proses pembinaan. Silaturahmi yang dilaksanakan di Pondok Santap Zaskya menjadi salah satu bentuk komunikasi langsung antara pengurus, pelatih dan atlet menjelang keberangkatan menuju Kejurnas.
Dalam proses persiapan, peran pelatih juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesiapan atlet. Para atlet diharapkan terus menjaga kondisi, disiplin dalam menjalani program latihan dan membangun kekompakan tim. Sementara pengurus berupaya memberikan dukungan terhadap kebutuhan tim sesuai dengan kemampuan organisasi.
Keberangkatan tujuh atlet putri dan satu atlet putra ke Bali nantinya menjadi kesempatan bagi PCI Lampung Utara untuk kembali berkompetisi di level nasional. Kehadiran mereka juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan keberadaan cricket Lampung Utara kepada masyarakat yang lebih luas.
Selain mengejar hasil pertandingan, pengalaman mengikuti Kejurnas juga diharapkan dapat memberikan pembelajaran bagi atlet. Pertandingan melawan tim dari berbagai daerah dapat menjadi sarana untuk mengevaluasi kemampuan serta mengetahui aspek-aspek yang masih perlu ditingkatkan dalam proses pembinaan berikutnya.
PCI Lampung Utara juga berharap olahraga cricket semakin dikenal di tengah masyarakat. Sosialisasi dan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dinilai penting untuk membangun regenerasi atlet. Dengan adanya atlet baru yang terus dibina, keberlangsungan tim cricket Lampung Utara dapat tetap terjaga.
Agenda Kejurnas Cricket 2026 di Bali yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang kini menjadi salah satu fokus utama PCI Lampung Utara. Pengurus, pelatih dan atlet telah menyatukan komitmen untuk menghadapi kompetisi tersebut.
Silaturahmi pada Kamis (17/9/2026) menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menyatukan tujuan sebelum tim menjalani pertandingan. Tujuh atlet putri dan satu atlet putra dipersiapkan untuk membawa nama Lampung Utara dalam ajang nasional tersebut.
Dengan pengalaman meraih medali perak BK PON 2023, medali perunggu PON Aceh-Sumut 2024, mengikuti Kejurnas Bali 2025, serta meraih prestasi pada Gubernur Cup I 2025 untuk tim putri, PCI Lampung Utara kini kembali menyiapkan diri menghadapi Kejurnas 2026.
Pengurus berharap proses pembinaan yang terus dilakukan dapat memberikan dampak terhadap perkembangan atlet. Ke depan, pengembangan cricket juga diharapkan tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi turut memperluas pengenalan olahraga tersebut kepada masyarakat dan mendorong lahirnya bibit-bibit atlet baru di Lampung Utara.
Seluruh persiapan tersebut menjadi bagian dari perjalanan cricket Lampung Utara menuju kompetisi nasional. Dengan dukungan pengurus, pelatih, atlet dan pembinaan melalui KONI Lampung Utara, tim kini bersiap menghadapi Kejurnas Cricket 2026 di Bali serta melanjutkan proses pembinaan menuju agenda kompetisi berikutnya. (*)
# Pewarta Pariyo Saputra #



0 Komentar