Kegiatan ini menjadi forum untuk menyampaikan laporan kegiatan, mengevaluasi pelaksanaan program, serta menyusun rencana kerja hingga akhir tahun 2026. Rapat dihadiri Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Lampung Utara, Bety Viviyanti Romli, Sekretaris Hana Kurniati, serta para Bunda PAUD dari 23 kecamatan dan desa se-Kabupaten Lampung Utara.
Dalam arahannya, drg. Meri Farida Hamartoni menegaskan bahwa rapat tersebut bukan sekadar agenda rutin, melainkan sarana koordinasi untuk meninjau perkembangan program dan menentukan langkah tindak lanjut. Evaluasi diperlukan agar kegiatan yang telah berjalan dapat diketahui perkembangannya, sedangkan agenda berikutnya dapat disusun berdasarkan kebutuhan di lapangan.
Ia juga menekankan pentingnya peran aktif Bunda PAUD di tingkat kecamatan dan desa dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya sektor pendidikan. Kemajuan pendidikan anak usia dini membutuhkan sinergi dan kontribusi dari seluruh tingkatan kepengurusan, tidak hanya mengandalkan peran di tingkat kabupaten.
Peran Bunda PAUD di tingkat wilayah menjadi penting karena dapat mendukung komunikasi dengan masyarakat serta mendorong kepedulian terhadap pendidikan anak sejak usia dini. Kolaborasi antara pengurus, keluarga, masyarakat, dan satuan pendidikan diperlukan untuk mendukung lingkungan belajar yang sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang anak.
Agenda rapat dilanjutkan dengan pemaparan rencana kegiatan dari setiap bidang dalam Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Lampung Utara. Setelah itu, para Bunda PAUD kecamatan menyampaikan laporan kegiatan, hasil evaluasi, dan rencana program di wilayah masing-masing secara bergantian.
Penyampaian laporan tersebut menjadi kesempatan untuk berbagi informasi mengenai pelaksanaan program di berbagai wilayah. Hasil evaluasi dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam memperbaiki perencanaan, menentukan prioritas, serta memperkuat koordinasi antara pengurus kabupaten, kecamatan, dan desa.
Melalui rapat evaluasi ini, program kerja Bunda PAUD Kabupaten Lampung Utara diharapkan dapat terus diperkuat melalui koordinasi yang berkelanjutan. Keterlibatan seluruh pengurus menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan pendidikan anak usia dini dan memastikan program yang direncanakan dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan wilayah masing-masing. (*)
Redaksi: GNotif.Com





0 Komentar