BKMT Lampung Utara Gelar Pengajian Akbar: Bangun Kemerdekaan Fisik, Hati, dan Akhlak
KOTABUMI, (GNotif.Com) – Suasana penuh kekhusyukan menyelimuti Gedung Pusiban Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, saat Badan Komunikasi Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Lampung Utara menggelar Pengajian Akbar dan Dzikir Bersama, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pendahulu bangsa. Pengajian dan dzikir bersama juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan, persaudaraan, kepedulian sosial, serta membangun semangat masyarakat dalam mendukung kemajuan Kabupaten Lampung Utara.
Pengajian Akbar tersebut menghadirkan penceramah Ustadz Dr. Asep Holis Nurjamil. Kegiatan berlangsung lancar, tertib, dan penuh kehangatan. Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh perhatian, mulai dari dzikir, tausiah keagamaan, hingga doa bersama.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Lampung Utara Romli, S.Kom., S.H., M.H., Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, S.E., M.M., beserta jajaran pengurus, Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Utara drg. Meri Farida Hamartoni beserta jajaran pengurus, Ketua BKMT Lampung Utara Hj. Merry, S.Ag., serta masyarakat, pengurus dan anggota BKMT Kabupaten Lampung Utara.
Pengajian Akbar Jadi Momentum Memaknai Kemerdekaan
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya dimaknai melalui berbagai kegiatan yang bersifat seremonial. Bagi masyarakat, momentum kemerdekaan juga dapat diisi dengan kegiatan yang memberikan penguatan moral, spiritual, dan sosial.
Pengajian Akbar dan Dzikir Bersama yang diselenggarakan BKMT Lampung Utara menjadi salah satu bentuk kegiatan positif dalam mengisi kemerdekaan. Melalui kegiatan keagamaan tersebut, masyarakat diajak untuk kembali mengingat bahwa kemerdekaan merupakan anugerah sekaligus amanah yang harus dijaga dan diisi dengan pembangunan yang membawa manfaat bagi kehidupan bersama.
Kemerdekaan yang dirasakan masyarakat saat ini merupakan hasil perjuangan panjang para pahlawan. Karena itu, generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan tersebut melalui berbagai bentuk pengabdian, termasuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta membangun kehidupan masyarakat yang berlandaskan nilai agama dan moral.
Dalam konteks pembangunan daerah, kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai kebebasan dari penjajahan secara fisik. Kemerdekaan juga dapat diwujudkan melalui masyarakat yang memiliki kebebasan untuk berkembang, memperoleh pendidikan, meningkatkan kesejahteraan, serta menjalankan kehidupan sosial dan keagamaan dengan penuh kedamaian.
Romli: Pembangunan Harus Dibarengi Iman dan Akhlak
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lampung Utara Romli menyampaikan pesan mendalam mengenai makna kehidupan, kemerdekaan, dan arah pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya mengandalkan kekuatan fisik dan kemajuan material.
Manusia membutuhkan nilai-nilai spiritual sebagai pedoman agar setiap langkah pembangunan memiliki arah yang benar dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas.
“Dalam perjalanan hidup, manusia tidak hanya membutuhkan kekuatan untuk melangkah, tetapi juga membutuhkan cahaya untuk mengetahui ke mana langkah itu diarahkan,” ujar Romli.
Pernyataan tersebut menjadi pesan penting bahwa pembangunan daerah harus berjalan seimbang. Infrastruktur, perekonomian, pelayanan publik, pendidikan, dan berbagai sektor pembangunan lainnya memang menjadi kebutuhan penting masyarakat. Namun, kemajuan tersebut juga harus diiringi dengan pembangunan karakter dan akhlak.
Masyarakat yang maju tidak hanya ditandai dengan pembangunan fisik yang semakin baik, tetapi juga oleh meningkatnya kualitas kehidupan sosial. Sikap saling menghormati, gotong royong, kepedulian terhadap sesama, serta kehidupan beragama yang harmonis menjadi bagian penting dari pembangunan manusia.
“Kita semua tentu ingin agar Lampung Utara bukan hanya tumbuh pembangunan secara fisiknya saja, tetapi juga tumbuh dalam iman, akhlak, persaudaraan, dan kepedulian sosial,” tegasnya.
Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Sangat Penting
Pesan yang disampaikan Wakil Bupati Romli juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjalankan pembangunan daerah. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat.
Begitu pula masyarakat membutuhkan pemerintah sebagai mitra dalam menciptakan berbagai program pembangunan yang mampu menjawab kebutuhan warga. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat menjadi hal yang sangat penting.
BKMT sebagai organisasi yang bergerak di bidang pembinaan dan kegiatan majelis taklim memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial masyarakat. Kegiatan pengajian dapat menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat.
Melalui kegiatan rutin maupun kegiatan besar seperti Pengajian Akbar, BKMT dapat ikut berkontribusi dalam membangun masyarakat yang memiliki kepedulian sosial dan nilai-nilai moral yang kuat.
Kegiatan keagamaan juga dapat menjadi ruang untuk menyampaikan pesan-pesan tentang pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan. Terlebih dalam kehidupan masyarakat yang memiliki keberagaman latar belakang, sikap saling menghormati dan menghargai menjadi modal utama dalam menjaga kedamaian.
Doa Bersama untuk Kemajuan Lampung Utara
Salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut adalah dzikir dan doa bersama. Para peserta bersama-sama memanjatkan doa sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat kemerdekaan sekaligus memohon keberkahan bagi masyarakat dan daerah.
Doa bersama menjadi simbol bahwa pembangunan tidak hanya membutuhkan ikhtiar manusia, tetapi juga harus disertai dengan nilai spiritual dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Di akhir sambutannya, Wakil Bupati Romli menyampaikan harapan agar doa-doa yang dipanjatkan dalam kegiatan tersebut dapat menjadi keberkahan bagi Kabupaten Lampung Utara dan seluruh masyarakatnya.
“Mudah-mudahan, melalui doa-doa yang dipanjatkan di momentum pengajian ini menjadi pelita yang menerangi jalan Lampung Utara, menjadi peneduh bagi masyarakatnya, dan menjadi benteng bagi daerah yang kita cintai dari segala marabahaya, musibah, dan bencana,” pungkasnya.
Doa tersebut mencerminkan harapan bersama agar Lampung Utara terus diberikan keamanan, ketenteraman, kesehatan, kelancaran dalam pembangunan, serta kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.
BKMT Berperan dalam Penguatan Kehidupan Sosial
Keberadaan BKMT di tengah masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung pembinaan keagamaan. Organisasi tersebut menjadi wadah bagi kaum perempuan dan masyarakat untuk memperdalam pengetahuan agama, mempererat silaturahmi, serta mengembangkan berbagai kegiatan sosial.
Melalui majelis taklim, masyarakat tidak hanya mendapatkan materi keagamaan, tetapi juga memperoleh ruang untuk bertemu, berkomunikasi, dan membangun hubungan sosial yang lebih erat.
Kegiatan pengajian juga dapat menjadi media untuk menyampaikan pesan mengenai keluarga, pendidikan anak, kepedulian terhadap lingkungan, kehidupan bermasyarakat, hingga pentingnya menjaga persatuan.
Dalam konteks pembangunan daerah, keberadaan organisasi masyarakat seperti BKMT dapat menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan berbagai pesan positif kepada masyarakat. Program pemerintah yang berkaitan dengan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat akan lebih mudah diterima apabila didukung oleh tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan.
Ketua BKMT Lampung Utara Hadir Bersama Pengurus dan Anggota
Kegiatan Pengajian Akbar tersebut juga dihadiri Ketua BKMT Lampung Utara Hj. Merry, S.Ag., bersama jajaran pengurus dan anggota. Kehadiran para pengurus dan anggota BKMT dari berbagai wilayah menunjukkan antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan keagamaan tersebut.
Pengajian Akbar menjadi kesempatan untuk memperkuat silaturahmi antarpengurus dan anggota. Selain mendapatkan tausiah, peserta juga dapat bertemu dengan sesama anggota majelis taklim dari berbagai wilayah di Kabupaten Lampung Utara.
Silaturahmi seperti ini memiliki nilai penting dalam membangun kebersamaan. Hubungan yang baik antarmasyarakat akan membantu menciptakan suasana sosial yang harmonis dan penuh kepedulian.
Semangat kebersamaan tersebut menjadi modal sosial yang sangat berharga bagi pembangunan daerah. Ketika masyarakat memiliki rasa persaudaraan yang kuat, berbagai persoalan sosial dapat dihadapi secara bersama-sama.
Momentum Memperkuat Persaudaraan
Pengajian Akbar tidak hanya menjadi kegiatan ibadah, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan. Peserta yang hadir dari berbagai latar belakang dapat berkumpul dalam satu suasana yang penuh kekhusyukan.
Melalui dzikir dan doa bersama, masyarakat diajak untuk mengingat pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama. Persaudaraan harus terus dirawat karena menjadi salah satu fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam kehidupan sosial, perbedaan merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari. Namun, perbedaan tidak boleh menjadi alasan untuk memecah persatuan. Sebaliknya, perbedaan harus menjadi kekuatan untuk saling melengkapi.
Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat kemerdekaan yang selalu menempatkan persatuan sebagai salah satu kekuatan bangsa Indonesia.
Membangun Kemerdekaan Secara Menyeluruh
Momentum Hari Kemerdekaan juga menjadi kesempatan untuk melihat kembali arti kemerdekaan secara lebih luas. Kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang kemampuan masyarakat untuk membangun kehidupan yang lebih baik.
Kemerdekaan fisik harus diikuti dengan kemerdekaan hati dan pikiran. Masyarakat perlu memiliki kebebasan untuk mengembangkan potensi, meningkatkan pendidikan, memperbaiki kesejahteraan, serta membangun kehidupan yang bermartabat.
Namun, kebebasan tersebut harus tetap dilandasi dengan tanggung jawab, moral, dan akhlak. Kebebasan tanpa nilai dapat menimbulkan berbagai persoalan. Karena itu, pembangunan karakter menjadi bagian penting dalam mengisi kemerdekaan.
Pengajian dan dzikir bersama menjadi salah satu sarana untuk menguatkan aspek tersebut. Melalui kegiatan keagamaan, masyarakat mendapatkan pengingat tentang pentingnya menjaga hati, ucapan, perilaku, dan hubungan dengan sesama.
Peran Keluarga dalam Membangun Generasi
Penguatan iman dan akhlak juga tidak dapat dilepaskan dari peran keluarga. Keluarga merupakan lingkungan pertama bagi anak untuk mengenal nilai agama, etika, sopan santun, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.
Organisasi majelis taklim dapat membantu memperkuat peran tersebut melalui berbagai kegiatan pembinaan. Pengetahuan yang diperoleh dari pengajian dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga dan lingkungan sosial.
Dengan keluarga yang kuat secara moral dan spiritual, diharapkan akan lahir generasi yang memiliki karakter baik serta mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
Karena itu, kegiatan Pengajian Akbar BKMT Lampung Utara juga memiliki nilai strategis dalam membangun sumber daya manusia. Pembangunan manusia tidak hanya berbicara mengenai kemampuan intelektual, tetapi juga karakter, integritas, dan akhlak.
Pengajian Berlangsung Penuh Kehangatan
Seluruh rangkaian kegiatan Pengajian Akbar dan Dzikir Bersama berlangsung penuh kehangatan. Peserta mengikuti setiap rangkaian dengan tertib dan khidmat.
Suasana semakin terasa religius ketika peserta mengikuti dzikir dan doa bersama. Tausiah yang disampaikan Ustadz Dr. Asep Holis Nurjamil menjadi bagian utama dalam kegiatan tersebut.
Materi keagamaan diharapkan dapat memberikan pencerahan sekaligus menjadi bekal bagi masyarakat untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Pesan-pesan yang disampaikan juga diharapkan dapat diterapkan dalam keluarga maupun lingkungan masyarakat.
Dengan demikian, kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai acara seremonial, tetapi dapat memberikan dampak positif dalam kehidupan masyarakat.
Menjadikan Agama sebagai Landasan Pembangunan
Pembangunan daerah membutuhkan berbagai unsur pendukung. Infrastruktur dan ekonomi memang menjadi bagian penting, tetapi pembangunan manusia juga harus mendapatkan perhatian yang sama.
Nilai agama dapat menjadi salah satu landasan dalam membangun masyarakat yang memiliki integritas. Masyarakat yang memiliki keimanan dan akhlak yang baik diharapkan mampu menjaga lingkungan, menghormati sesama, serta berpartisipasi dalam pembangunan.
Pesan inilah yang tercermin dalam kegiatan Pengajian Akbar BKMT Lampung Utara. Pembangunan fisik dan pembangunan spiritual diharapkan dapat berjalan beriringan.
Lampung Utara tidak hanya diharapkan menjadi daerah yang berkembang dari sisi infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga menjadi daerah yang memiliki masyarakat yang rukun, berakhlak, saling peduli, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan.
Doa dan Ikhtiar untuk Lampung Utara
Kegiatan Pengajian Akbar dan Dzikir Bersama menjadi momentum untuk menyatukan doa dan ikhtiar. Pemerintah bersama masyarakat terus berupaya membangun daerah, sementara doa menjadi bagian dari harapan agar setiap langkah pembangunan mendapatkan kemudahan dan keberkahan.
Harapan agar Lampung Utara terhindar dari berbagai marabahaya, musibah, dan bencana juga menjadi bagian penting dari doa yang dipanjatkan bersama.
Masyarakat tentunya berharap agar daerah yang mereka cintai dapat terus berkembang, kehidupan semakin sejahtera, pelayanan publik semakin baik, serta keamanan dan kerukunan tetap terjaga.
Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam mengisi kemerdekaan. Kemerdekaan harus diisi dengan karya, pengabdian, persatuan, serta kegiatan yang memberikan manfaat bagi orang lain.
Semangat Kemerdekaan dengan Nilai Keagamaan
Pengajian Akbar BKMT Lampung Utara menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan dapat diisi dengan berbagai kegiatan positif. Tidak hanya melalui perlombaan atau kegiatan hiburan, tetapi juga melalui kegiatan yang memperkuat spiritualitas dan kepedulian sosial.
Semangat kemerdekaan yang dipadukan dengan nilai keagamaan diharapkan dapat melahirkan masyarakat yang tidak hanya mencintai daerah dan bangsa, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga kerukunan dan membantu sesama.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa perjuangan membangun Indonesia belum selesai. Generasi saat ini memiliki tugas untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan melalui bidang masing-masing.
Dalam kehidupan masyarakat, perjuangan tersebut dapat diwujudkan melalui pendidikan, kerja keras, kepedulian sosial, menjaga lingkungan, membantu sesama, serta membangun keluarga yang baik.
Penutup
Pengajian Akbar dan Dzikir Bersama yang digelar BKMT Kabupaten Lampung Utara di Gedung Pusiban Kotabumi menjadi momentum penuh makna dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kehadiran Wakil Bupati Lampung Utara Romli, Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, Ketua TP-PKK Kabupaten Lampung Utara drg. Meri Farida Hamartoni, Ketua BKMT Lampung Utara Hj. Merry, jajaran pengurus, anggota BKMT, serta masyarakat menunjukkan adanya semangat kebersamaan dalam memperkuat kehidupan sosial dan spiritual.
Melalui dzikir, ceramah, dan doa bersama, masyarakat diajak untuk mensyukuri kemerdekaan sekaligus memperkuat keimanan dan akhlak. Pembangunan daerah diharapkan tidak hanya menghasilkan kemajuan secara fisik, tetapi juga melahirkan masyarakat yang memiliki karakter, persaudaraan, dan kepedulian sosial.
Semangat kemerdekaan pada akhirnya bukan hanya tentang membangun jalan, gedung, dan berbagai infrastruktur, tetapi juga membangun manusia yang memiliki hati yang merdeka, akhlak yang baik, iman yang kuat, serta kepedulian terhadap sesama.
Dengan semangat tersebut, masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara diharapkan dapat terus berjalan bersama dalam mewujudkan daerah yang maju, aman, rukun, sejahtera, dan berakhlak.
Wilujeng sareng selamat mengisi kemerdekaan. Semoga doa yang dipanjatkan menjadi pelita bagi perjalanan Lampung Utara, menjadi peneduh bagi masyarakat, serta menjadi kekuatan untuk membangun daerah yang semakin maju dan raharja.
Gnotif.Com — Menyajikan informasi terkini seputar Lampung Utara, pemerintahan, masyarakat, keagamaan, pembangunan, pendidikan, keamanan, dan berbagai peristiwa daerah.







Posting Komentar untuk "BKMT Lampung Utara Gelar Pengajian Akbar: Bangun Kemerdekaan Fisik, Hati, dan Akhlak"